
Memang Angel sangat cantik malam ini . Tidak ada wanita secantik Angel di pesta malam ini . Bahkan putri tuan Burhan sendiri yang merupakan seorang selebritis saja kalah dengan kecantikan Angel .
"Tuan Burhan bisa saja . Saya tidak secantik itu kok Tuan , tapi terimakasih atas pujian nya ." ucap Angel mengambil alih waktunya , karena swjak tadi Arga tenggelam dalam lamunan nya , menatapi terus wajahnya . Wajah Angel sebenarnya sangat malu tapi di sisi lain ia sangat bahagia . Pikiran nya sedang berangan angan , mungkin Arga sedang mengagumi kecantikan wajahnya .
Tuan Burhan mengangguk singkat , dan kebetulan ada pelayan yang lewat membawa beberapa gelas minuman di dalam baki yang di bawa .tuan Burhan memangil pelayan itu dan menawari Angel untuk mengambil salah satu minuman itu .
Tanpa meminta persetujuan Arga , Angel segera mengambil karena yang menawari adalah tuan rumah . Tidak boleh ia mengecewakan laki laki parubaya itu . Karena tuan Burhan adalah rekan bisnis Arga yang penting
"Pak arga ! Silahkan ." Arga yang masih mengagumi wajah Angelpun berdehem untuk menutupi rasa salah tingkahnya , Argapun mengambil minuman yang sama seperti yang di ambil Angel . Ia akan aman minum minuman berakohol tidak seperti Angel . Lihat sekarang Angel sudah mulai sempoyongan .
"Baiklah Tuan Burhan silahkan di lanjutkan pestanya , kami akan menikmati sampai acara selesai ." ucap Arga .berpamitan , ia akan membawa Angel untuk menyingkir dari acara ini . Bisa bisa Angel akan mempermalukan dirinya lagi .
Arga kembali meraih pinggang Angel perhi meninggalkan acara itu .
"pak , kita mau kemana ." tanya Angel dengan mata yang mulai berkunang kunang .Arga diam membungkam mulutnya karena sudah kesal .
"Arga ," ? Panggil Angel pakai namanya karena kesadaran Angel mulai menipis .
Arga berdecak ia merasa Angel benar benar merepotkan .ia semakin erat memeluk pinggang Angel dan membawanya pergi dari tempat itu .
"Argaaa....," panggil Angel semakin manja ," kenapa kepala aku pusing ." ucap Angel sambil memijit kepalanya .
"Apa karena aku tadi meneguk minuman berakohol itu , bukankah itu kadarnya rendah , tidak mungkin tinggi kan ." cerocos Angel , Arga menghentikan langkahnya .
Anis dan Andre yang juga mengikuti mereka ikut was was di balik dinding .
"Om ..
__ADS_1
"hemmm.
"Ehhh mas biar aku dekati mereka dan bawa Angel pulang ya ." ucap Anis .
"Tidak perlu , kita pulang tunggu dia di rumah ." ucap Andre menarik tangan Anis pergi meninggalkan acara itu .kaki anis mengikuti langkah Andre tapi wajahnya terus menatap Angel yang masih berada dalam pelukan Arga .
"Berdiri yang benar ." ucap Arga yang menegak kan badan Angel yang mulai melemah .
"Siap ! ," ucap Angel sambil berdiri dengan tegap yang membuat Arga sedikit tertawa . Merasa lucu melihat tingkah Angel yang mulai kehilangan kesadaran nya .
Arga menggelengkan kepalanya yang tiba tiba mempuyai rasa gemas terhadap Angel , ia berusaha untuk menepis itu .
"Kenapa tertawa ." wajah Angel menjadi sedih merasa Arga sedang mengejeknya . Arga mendegus kesal ,ini bukan kejadian yang pertama kalinya .Angel memang seperti ini kalau sedang mabuk . Dulu saat merayakan pesta ulang tahun perusahaan GM Group . Sepuluh bulan yang lalu .
Saat itu perusahaan menyediakan minuman berakohol kadar rendah untuk mereka yang tidak bisa minum . Dan Angel berdiri di dekat Arga juga meneguk minuman berakohol rendah , tapi baru minum beberapa teguk Angel sudah oleng . Otomatis Arga yang berada di samping Angel segera menangkapnya dan terpaksa membawa Angel ke dalam ruangan kantor . Di sana Angel mulai meracau tidak jelas .
Itulah alasan yang sebenarnya Arga selalu menolak saat Angel menawarkan diri untuk ikut Arga ke pesta ulang tahun seperti ini .tapi malam ini pengecualian .Arga malas menginggat apa alasan ia menolak Angel ikut pesta .semua telah terjadi . Lagi pula semua sudah terjadi , Angel sudah mabuk mulai kehilangan fokusnya .
"Arga kenapa kamu dingin padaku , nyebelin tau ." racau Angel yang menyadarkan Arga dari lamuman nya .
Arga menatap Angel dengan lekat , membalas persis bagaimana Angel menatapnya .
"Arga , sebenarnya kamu suka ngak sama aku ? Kamu cemburukan saat Johan mendekati aku ." tanya Angel dari lubuk hati nya
Tidak ada jawaban dari mulut Arga , seperti apa yang Angel harapkan . Lelaki itu memilih bungkam dan terus mendengarkan celotehan dari mulut Angel .
Melihat itu tatapan mata Angel menjadi sendu .ia membawa jari jemari tangan nya , untuk menyentuh wajah Arga yang begitu dekat dengan wajahnya .tapi sulit untuk ia gapai mata Angel mulai berkaca kaca .
__ADS_1
"kamu itu sedekat nadi , tapi rasanya sulit untuk aku gapai ." ucap Angel . Arga masih belum bergerak sama sekali , ia juga tidak menepis tangan Angel yang menangkup wajahnya .
"Setahun aku mengejarmu tapi kamu tidak membalas perasaan aku ." Angel memejamkan matanya . Ia menikmati setiap detik wajah Arga yang ada di dalam tangan nya .
Untuk pertama kalinya ia memberanikan diri menyentuh wajah Arga . Saat menggoda Arga dia tidak berani sedekat ini . Ia masih tau batasannya saat berada di kantor , Dan mungkin ini yang terakhir , mungkin juga hati dalamnya telah lelah dan ingin menyerah .
"Aku lelah."lirih Angel .
"Aku capek godain kamu terus , demi mendekatimu , aku bahkan ....." Angel menghentikan kata katanya . Ia tak ingin menyebut Indira dalam perjuangan nya untuk mendapatkan nya .
" ssstt ini Rahasia ." lanjut Angel sambil terkekeh dan kemudian diam menunduk kan kepalanya
"Itu salah kamu ." ucap Arga membuat Angel seketika menggangkat wajahnya sambil mengerutkan keningnya .
"Siapa yang suruh kamu mengejar saya , kalau capek ya silahkan berhentilah ." lanjut Arga .
Pupil mata Angel membesar dan menggeleng keras ." Tidak mau , aku masih ingin mengejar kamu , sampai titik kesabaran aku ." ujarnya keras kepala .
Arga menarik salah satu sudut bibirnya mendengar ucapan Angel . Matanya mengunci tatapan mata Angel sepenuhnya . Menunggu apalagi yang akan Angel katakan .
"Kamu .." telunjuk Angel menunjuk ke arah wajah Arga . " jangan coba coba menjauh dariku . Aku ngak akan lepasin kamu sampai kamu bertekuk lutut padaku Arga ." tegas Angel .
"O ya bukan nya kamu punya Jo ." pancing Arga
"Jo ? , siapa dia , aku tidak mengenalnya ." ucap Angel sambil berpikir seakan ia benar benar tidak mengenal siapa laki laki yang sering ia panggil Jo .
"Aaa Jo tetangga baruku , Johan Putra Adi Prata ." ingat Angel , Arga mengangguk dengan cepat .
__ADS_1
"Dia bukan siapa siapa aku , Aku cuma manfaatin dia agar kamu cemburu ." ucap Angel sambil terkekeh , entah kenapa tiba tiba Arga menghembuskan nafas lega itu semua .