
Arga memejamkan matanya dan melepaskan kepalan tangan nya . Ia harus meredakan wmosinya dan mengalah , bukan kalah demi keselamatan putrinya . Cukup ia kehilangan orang tuanya di tangan Johan . Pelan pelan Arga berjalan mundur dua langkah sambil mengangkat kedua tangan nya .
" Ok aku mundur , Tolong jangan sakiti pikirku .Jo ." ucap Arga
Tawa Johan membahana mendengar permohonan dari Arga , tawa Johan membuat Indira ketakutan . Ia hanya bisa menatap Papanya penuh permohonan , mulutnya terkunci tak kuat untuk berteriak . Arga mengangguk pelan pada Indira .Angel memberi isyarat agar bersabar sambil mengelus dada .
Sesak dada Arga melihat tatapan sayu putrinya tanpa daya .Ia ingin meraih dan menenangkan putrinya . Bahkan ia rela menukar nyawanya dengan keselamatan putrinya .
"Sekarang apa yang kau inginkan , johan ." tanya Arga ingin ia bernegosiasi mungkin dengan begitu Johan mau melepaskan Putrinya .
Johan kembali tertawa , kemudian Johan melayangkan tatapan nya kepada semua yang hadir, sebelum menjawab pertanyaan dari Arga . . Ia melihat ada Angelia , Andre , beberapa anggota kepolisian juga Ayahnya .itu semua membuat Johan semakin kesal .
Johan semakin kesal melihat Ayahnya yang menatapnya dengan penuh rasa ketakutan dan ngeri .
"kenapa. ,mereka menatapku seperti itu ,aku juga ngak gila , apa harus setakut dan secemas itu ." gumam Johan dalam hati , yang berpikir kalau dirinya tidak gila sama sekali
Tapi lain dengan mereka yang telah tau akan penyakit yang di derita Johan , tentu saja menjadi takut takut .
"Benar Johan , apa yang kamu inginkan ." tanya Andre yang di angguki oleh Joni yang ada di samping Andre . Mereka semua menunggu jawaban dari Johan dengan was was dan penuh kekhawatiran . Johan tersenyum sinis . Ia benci dengan wajah yang penuh kekhawatiran itu .
"Jangan mendekat , sialan ." teriak Johan saat melihat seorang polisi bergerak ke depan untuk mendekati Johan . Arga melirik kepada polisi itu . Dengan tatapan penuh permohonan agar tidak mendekati Johan dulu .
Arga takut Johan betul betul nekat dan mencekik putrinya dan harus kehilangan nyawanya . Johan tau Polisi itu menghentikan pergerakan nya . Johan kembali melirik ke arah Angel .
__ADS_1
"tidak ada yang boleh mendekat kecuali Angelia ." ucap Johan sambil tersenyum kepada Angel yang di buat buat semanis mungkin . Hingga tanpa ia sadari orang lain yang melihat senyum itu merasa ngeri .
Kini semua mata mengarah kepada Angel . Arga mendengar itu semua tanpa sadar ia menjambak rambutnya sendiri . Karena Johan mengeluarkan permintaan itu .
"Bagaimana bisa di mwngeluarkan permintaan itu , mengingginkan Angel sebagai penganti Indira ." gumam Arga .
"Apa kalian tidak mendengar nya ? . Biarkan Angelia mendekat padaku kalau kalian inginkan gadis kecil ini selamat ." ucap Johan .
Angel mengangguk kan kepala ." Baiklah Jo kalau kamu ingin kan itu , aku akan mendekat tapi jangan sakiti Indira ." ucap Angel .
Andra dan Arga terkejut mendengar jawaban Angel , Arga menggelengkan kepala pada Angel ia mencoba menghalangi Angel . Ia minta agar Angel tidak perlu mendekati Jihan , dan membahayakan nyawanya sendiri .Ia melarang Angel mendekati Johan . Ia takut ini hanya akal akalan Johan saja .
"Aan jangan ." panggil Andra dan Arga lirih .Angel tidak mengindahkan panggilan mereka . Angel tetap melangkah dalam jarak beberapa langkah Angel meminta agar Johan melepaskan Indira .
"Lepaskan dia Jo , tolong kepaskan dia ." pinta Angel . Tapi Johan malah mengencangkan penganggannya pada Indira , membuat Indira menangis kesakitan . Arga dan yang lain nya terkejut mendengar itu , mereka jadi ikut khawatir . Bergerak gelisah ingin segera menyelamatkan Indira .
Sementara Angel tetap berusaha tenang dan tidak menunjuk kan kegugupan nya bila ingin Indira selamat . Ia yakin jika dirinya mampu membuat Johan melepaskan Indira .Johan menginginkan dirinya , dia pasti akan melepaskan Indira juga dan tak akan menyakiti dirinya .
"Jo , ayo lepaskan dia , kasihan ." bujuk angel .
"Bagaimana dengan aku ? Kamu tidak kasihan padaku , Angelia ." tanya Johan . Angel menatap Johan dengan tatapan sendu . Angel terpaksa lakukan itu , ia hanya berharap Johan memperhatikan pada dirinya seorang . Ia menggeleng lemah .
"kamu tidak perlu di kasihani Jo , tapi kamu perlu di sayangi . " ucap Angel penuh dengan kelembutan . Memang bakat dia merayu tidak perlu di ragukan . Dulu ia gunakan itu untuk Arga dan kini ia praktekkan lagi kepada Johan . Ia berharap ini bisa membuat Jihan lengah .
__ADS_1
"Kamu mencoba merayuku , sialan ." ucap Jihan yang menyadari dengan apa yang di lakukan oleh Angel . Tapi bukan Angel itu namanya , bila tujuan nya di ketahui musuh . Kini dia bahkan meneteskan air matanya , ia menangis di depan Johan . Tapi bukan karena tuduhan Johan , melainkan karena hatinya sakit melihat keadaan Indira .
Angel bertekat akan melakukan apapun asal Indira selamat . Angel akan mengorbankan apapun asal tali yang mengikat tubuh Rara tersayangnya bisa lepas .
"Aku tidak merayumu Jo , aku sungguh sungguh , kamu memang perlu di sayang ."ucap Angel .
"kamu jangan begini Jo , kita berdua kan dekat , kita bisa berbagi apa pun ." Angel semakin melangkah maju dengan berani saat melihat keraguan di mata Johan .
"Kamu mau kan berbagi apapun dengan ku ." ucap Angel .
"Tapi , kamu mencintai Arga ,Angelia ." ucap Johan kesal .kini Johan benar benar lengah .perhatian Johan hanya tertuju pada Angel .
Angel menggelengkan kepalanya ."Aku tidak mencintai dia .karena dia menyebalkan . Dia sok jual mahal , dia tidak pernah menghargai pengirbananku saat mendekatinya ." balas angel untuk menyakin kan Johan .
Sempat Angel melirik Arga yangbtegang memikirkan indira di sandera , tapi juga tegang mendengar pengakuan Angel . Arga tau Angwl berbohong bilang membencinya tapi tidak dengan pengakuan angel tentang dirinya yang sok jual mahal .memang pernah Arga dulu tidak menghargai pengorbanan Angel untuk mendekati dirinya .
"Benarkah ." tanya Johan . Tanpa sadar tangan nya mengendor memegang bahu Indira .Angel tersenyum cepat , ia tidak hanya bahagia Johan mulai mempercayainya tapi ia melihat penganggan tangan nya pada Indira mulai mengendor . Laki laki itu benar benar telah lengah oleh rayuan seorang Angelia .
Dalam hitungan detik orangbkepercayaan Andre dan Arga yang berhasil mengendap endap ke belakang Johan , berhasil memukul tengkuk Johan dan Anak buah Arga berhasil menangkap Indira .
Johan jatuh pingsan , Angel sendiri terhuyung dan jatuh terduduk karena kelama'an menahan rasa takut . Dengan cepat Arga berlari menangkap badan Angel . Keduanya menghembuskan nafas lega .
"Terimakasih sayang , atas semua pengorbanan mu ." ucap Arga sambil mengecup kening Angel .
__ADS_1
"Indira mas ." ucap Angel . Arga pergi setelah Andre mengambil alih Angel .dan mengambil Indira fari tangan anak buahnya .dan membantu melepas ikatan yang melilit di tubuh putrinya .
" maafkan papa ya sayang , membiarkanmu seperti ini . " Diam diam Air mata Arka menetes . Hatinya tersayat melihat keadaan putrinya .