
"mas tenang mas , kita pasti bisa temukan Rara , Rara pasti baik baik saja ." ucap Angel menenangkan Arga , tapi Arga tidak mendapatkan ketenangan itu . Ia malah di liputi oleh kecemasan dan kekhawatiran yang telah membelenggu jiwa dan raganya .
"Ayo mas kita keluar dari sini dulu , kita cari cara lain untuk menemukan Indira . Aku percaya Johan belum jauh dari tempat ini , mas ." Angel mencoba untuk menyadarkan Arga dari rasa frustasinya .
Arga menatap wajah Angel frustasi . Angel mengangguk dan di ikuti Arga yang juga mengangguk , Arga mengikuti Angel pergi meninggalkan gudang tua itu .
"kalian telusuri kembali tempat ini .sampai temukan jejak johan , jangan sampai ada yang tertinggal ," perintah Arga .
Kemudian Arga dan Angel kembali masuk ke dalam mobil . Ada yang harus ia selesaikan sekarang .
" Antar kembali kami pulang ," ucap Arga kepada Sopirnya . Mobil segera melaju menuju ke tempat tinggal Arga . Ia akan menunggu kedatangan joni , ia ingin meminta pertanggung jawaban atas perbuatan Johan . Arga tidak akan melepas kasus ini hingga semua terbalaskan .
"Apa yang akan mas lakukan ." tanya Angel yang duduk di samping Arga di penuhi dengan kekhawatiran. Ini pertama kalinya ia melihat Arga penuh dengan amarah , hingga ingin membunuh seseorang . Angel khawatir Arga benar benar melakukan itu .
Arga menoleh menatap Angel sambil menggelengkan kepala ." kita tunggu Joni adi prata , siapa tau kita akan dapat informasi tentang Johan ." ucap Arga .
Akhirnya Angel menghembuskan nafas lega .Setidaknya Arga tidak melampiaskan Amarahnya pada Johan , lewat kedua orang tua johan .
"Aku yakin Johan dapat di temukan , dan Rara pasti baik baik saja , aku yakin Rara anak yang kuat ." ucap Angel .
Arga hanya mengangguk kan kepala kepada Angel , walau sebenarnya dirinya masih khawatir tapi ia tak ingin membuat Angel juga ikut khawatir .sudah cukup ia merepotkan Angel , dan tidak seharusnya ia membuat Angel semakin repot .
__ADS_1
Setelah itu hanya ada keheningan di dalam mobil . Arga masih berpikir di mana kira kira Johan membawa Indira bersembunyi .tak lama kemudian mereka telah sampai di rumah .
Tak lama kemudian Joni dan Anak buahnya datang menemui Arga . Arga berusaha meredam emosi dan amarahnya . Ia hanya ingin tau keberadaan Indira saat ini .
"Silahkan duduk tuan Joni ." ucap Arga .
Selama Arga membahas perihal johan dan Indira diam diam Angel menghubungi Ayahnya .
" Ayah .." suara Angel serak .
"Ayah sudah tau , is mi mu telah mengabari Ayah . Ayah juga sudah mengerah orang orang Ayah . Tidak akan lama pasti akan segera ketemu . Sekarang Ayah dalam perjalanan pulang , kamu jaga dan dampingi Arga , jangan biarkan dia bertindak gegabah ." ucap Andre .
" kami benar benar minta maaf nak Arga , Atas apa yang telah Johan lakukan pada putrimu .paman berjanji akan menemukan keberadaan Johan dan menyelamatkan putrimu ." itulah yang Angel dengar saat ia datang menghampiri Arga .
"Paman .. Kamu bilang kamu paman . Terus apa salah saya selama ini pada paman . selama Ayah saya menjadi adik tirimu , Ayah saya juga mencari kehidupan sendiri , Ayahku tidak pernah mengambil harta Ayah mu sepeser pun . Malah putramu yang ingin mengambil dan menghabisi keluargaku ." teriak Arga yang sudah tidak mampu menahan emosinya .
" mas ." tegur Angel .
"Apa yang paman katakan kepada Jihan selama ini tentang Ayah saya ." tanya Arga lagi .
"kita hanya memberi dia motivasi saja , Agar dia bisa seperti Ayahmu , jadi laki laki mandiri dan sukses ." jawab Joni .
__ADS_1
"motivasi kalian di telan mentah mentah oleh putramu , sehingga menumbuhkan racun dalam otaknya , dan racun tidak bisa membunuh ketamakan yang telah engkau turunkan sejak ia dalam rahim ibunya . Sehingga dia dewasa tidak hanya bisa meracuni orang orang di sekitarmu , agar mendukung semua yang dia inginkan .tapi dia mampu membunuh orang yang telah mengalah untukmu ." pekik Arga .
Joni membulatkan kedua matanya , rahangnya juga mengencang ,tangan nya juga terkepal erat .
"Selama ini saya tidak mengenal Anda begitu dekat . Ayah juga tidak pernah menyinggung hal ini . Hanya terakhir saya ingat pernah bertemu di hari ulang tahun saya yang ke dua puluh lima tahun . Itupun tidak jelas . Setahun kemudian kedua orang tuaku kecelakaan di pesawat terbang pribadi keluarga anda . Ok saya diam mungkin di masa lalu Ayah ku berhutang pada Anda . Tapi kali saya tidak akan meleoaskan putra Anda ." putus Arga .
"Maaf , Johan mengalami gangguan jiwa sejak kecil . Kami pikir dia sudah sembuh karena prilaku dia sudah sama seperti orang orang kebanyakan , tetapi pandangan kami salah , Johan belum sembuh hanya saja dia pandai menyembunyikan semua nya dari kami . Masalah kejiwaan nya , agar kami mau membawanya pulang ." ucap Joni .
Angel seketika menjadi lemas , " jadi selama ini aku benar benar bertetangga kan pria yang kejiwaan nya terganggu ." Angel menelan ludahnya susah payah . "Pantas saja , johan terkadang senyum senyum sendiri tidak jelas , terkadang dingin menyeramkan .ternysta d>a bukan laki laki normal ."
Arga yang melihat Angel hampir roboh , dengan cepat ia memapah Angel . Arga paham perasaan Angel sekarang . dia pasti terkejut kalau selama ini dia punya teman dan tetangga yang tidak waras karena punya gangguan jiwa .
" Ba...Bagai ...mamana dengan Rara mas ." tanya Angel terbata bata .jika memang Johan memiliki gangguan jiwa maka keselamatan indira pasti sedang teracam . Dirinya yang telah dewasa saja shock mendengar masalah kejiwaan Johan yang terganggu .lalu bagaimana dengan Indira .? Angel tidak bisa membayangkan bagaimana ketakutan nya Indira .
"Belum ada titik terang nya ,sayang ." ucap Arga sembari menggelengkan kepala . Angel semakin merasakan sendi sendi tulangnya nya melunak . Ia berdo'a pada Alloh , Agar Indira tetap dalam perlindungan nya . Jangan sampai terjadi apa apa pada indira . Kalau tidak Angel tidak akan memaafkan kan Johan karena menyakiti putrinya .
"Mas , cepat temukan Rara , jangan sampai terjadi sesuatu pada Rara ." ucap Angel memohon kepada Arga . Kekhawatiran nya membuat kepalanya pening . Ia tiba tiba ingat keceriaan Indira , ia menjadi sangat merindukan gadis kecil itu . Yang selalu memanggilnya mama .
"An , tenangkan dirimu . Tadi Tuan Joni bilang Dia punya tiga buah villa , yang satu sudah di periksa tapi Johan tidak ada di sana . Kita masih ada dua harapan kemungkinan ada di salah satu dari dua villa itu ." ucap Arga .
"Tiga villa , ya memang lebih unggul darimu mas . Kamu hanya punya 5% saham dan rumah ini . Jangan villa apartemen saja kamu tidak punya ." sindir Angel yang di tujukan pada Joni .
__ADS_1