
Setelah menjalani hidup lima tahun bersama orang tua sambungnya Rangga dan Indah pergi meninggalkan Batam menuju ke ibu kota jakarta . Joni juga telah belajar menjadi laki laki yang bertanggung jawab . Waktu lima tahun yang di berikan oleh Rangga ia buat untuk belajar dengan baik baik .setelah Joni mampu menjadi pemimpin perusahaan Adi parta , Adi parta juga melepas Rangga untuk mencari kebahagiaan nya sendiri .
"Pa Rangga titipkan mama padamu , Bang aku titip mama ku padamu , anggap dia seperti mama mu sendiri ." ucap Rangga .
"Terimakasih kamu telah memberiku kesempatan , pembelajaran sangat berati hingga aku bisa di 0ercaya oleh ayah ku sendiri . Terimakasih juga kamu telah menganggap aku sebagai abang ." ucap Joni .
" Jangan lupa didik keponakan aku yang baik ." ucap Rangga .
"Indah , maafin sikap mama selama ini , mama tau Rangga bahagia di sampingmu , kaga dia baik baik ." ucap wulan .
"Ma , kenapa mama bicara seperti itu .seakan akan kita tidak akan pernah bertemu lagi ."ucap Indah .ia menatap wajah Wulan yang berlinangan Air mata .
"Ma , kenapa menangis ." tanya Indah .wulan hanya geleng kepala .
"Baiklah ma ,pa kami pamit dulu , bang binalah rumah tanggamu yang baru ini . Lupakanlah yang berlalu , semoga istri barumu ini jadi tempat terindah untukmu pulang dan berteduh ." ucap Rangga sambil menepuk bahu Joni .
"kak ipar ambar , titip mama dan papa ya ." ucap indah kepada istri joni .
Sebelum berangkat ke jakarta indah dan Rangga pergi ke restoran untuk berpamitan dengan Angga dan Nisa yang sedang makan siang di restoran mereka dulu .
***
"Nyonya Angga mau pergi ."sapa indah .
"Indah panggil saja mbak atau cukup namaku saja , suamimu sahabat suamiku jadi kita juga sahabat ."ucap Nisa .
"Apa kita juga boleh bersahabat ," mereka di kejutkan oleh suara pria kecil yang telah menggenggam erat tangan Aan . Angga dan Nisa saling pandang mereka berdua seakan merasa dejavu .
"kenapa apa kalian tidak suka mereka berteman , Tidak apa apa kami ke sini hanya ingin pamitan .kami akan ke jakarta besok . Arga sini sayang ." panggil Rangga . Tapi Arga menyembunyikan Aan di belakang badan nya .
"Arga ingin bawa dia , dia istri Arga ." ucap Arga .
__ADS_1
"Arga kamu bicara apa sayang . Maaf mas Angga mbak Nisa ." ucap Indah sambil berusaha memisahkan tangan Aan dari genggaman Arga .
"Jangan di paksa Indah , ngak papa . Kalau memang mereka berjodoh walau jarak memisahkan mereka pasti akan bertemu ." ucap Nisa .
"Arga sayang , kamu ingin Aan jadi istrimu ." tanya Nisa . Dan Arga mengangguk pasti .dengan wajah yang cool .
"Tapi mami punya syarat ." ucap Nisa .
"Apa syaratnya ." tanya Arga .
"Sekarang ikut kemana langkah kedua orang tua Arga melangkah . Dan patuhi semua ucapan kedua orang tua Arga . Dan Arga boleh datang kepada mami saat Arga dah merasa mampu dan berhasil . Dan minta Aan baik baik dari tangan Dady Angga ." ucap Nisa sambil menatap suaminya . Angga mengangguk kan kepalanya kepada Arga .
"Aku tidak tau siapa namamu tapi aku akan panggil dirimu bidadariku . Bolehkah aku pinta ini untuk aku ."ucap Arga yang meminta kain kecil yang melingkar di leher Aan .
Tanpa menjawab Aan melepaskan benda itu dari lehernya dan mengikatnya di leher Arga .Diam diam indah mengabadikan momen langka itu dalam ponselnya .Air mata mereka menetes seakan melihat Aan mencium tangan Arga setelah memasangkan kain itu .seakan mereka di lahirkan sebagai pasangan abadi .
Arga melepas jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan nya .dan melingkarkan nya di pergelangan tangan Aan .
"Jangan kamu pakai ini sebagai panjangan di lehermu .di saat kamu lelah dan berkeringat gunakan untuk menghapus keringatmu . Anggap itu aku yang sedang menghapus lelahmu ." ucap Aan yang keluar dari naluri masing masing .
"mereka anak anak yang lahir dari rahim wanita wanita yang kuat dan hebat . Semoga ucapan kalian barusan di amini oleh malaikat dan di kabulkan oleh Alloh ." ucap Angga .
"Angga terimakasih atas persahabatan kita selama ini , dan cukup sampai di sini . Semoga kita akan di pertemukan lagi oleh anak anak kita ."ucap Rangga ...
***
Indah dan Rangga mulai berangkat ke jakarta mengunakan pesawat . Rangga meninggalkan semua aset asetnya atas nama mamanya ..Rangga akan memulai kehidupan baru di jakarta mulai dari nol .ia akan pergi mencari sahabatnya .yang telah hilang komunikasi dengan nya hampir lima tahun .
Sesampainya di jakarta Rangga menuju ke rumah yang telah Rangga beli sebelum mereka benar benar pindah ke jakarta bersama keluarga kecilnya .
"mas bagaimana kabar teman mas ,apa sudah mas temukan ." tanya indah .
__ADS_1
"Apa Arga sudah tidur ." tanya Rangga .
"Sudah mas ." jawab indah .
"Bagaimana dengan dia ." tanya Rangga , indah melotot matanya , dia terkejut suami nya kalau dirinya sedang hamil .sementara dirinya belum memberi tahunya .
"dari mana mas tau . Jangan bilang papa lgi ."tanya Indah . Rangga tersenyum dan mengangguk .Rangga menepuk kursi kosong di sampingnya .
"Kenapa tidak ngomong sama mas ." tanya Rangga .
"Belum pasti mas , kan belum periksa ke dokter ." ucap Indah
"Baiklah besok kita ke rumah sakit ya ." ucap Rangga sambil memeluk indah .
sementara Arga yang bangun lagi setelah bundanya keluar dari kamarnya . Ia berdiri di tepi jendela menatap rembulan yang bersinar sempurna di atas awan yang kelihatan cerah .
"Bidadariku , " gumam Arga sambil mengulurkan tangan beebentuk hati .
Keesokan harinya Rangga membawa Arga dan Istrinya ke sebuah rumah sakit . Tanpa sengaja ia melihat bayangan seseorang di rumah sakit itu .
"Bro .."teriak Rangga tapi orang yang di teriak i tidak menoleh sama sekali .
"Siapa mas ."tanya Indah .
"George mahardika ." jawab Rangga sambil menarik pelan indah dan Arga berada di gendongan nya . Tapi sayang Rangga kehilangan jejak orang yang ia cari .
"ya sudah mungkin belum waktunya kita bertemu dengan dia ." ucap Rangga . Akhirnya Rangga membawa Indah ke poli kandungan . Rangga tersenyum pada Arga saat melihat layar USG .
"Abang lihat , itu di sana ada calon adik kamu . Kamu akan menjadi seorang Abang . Kelak kamu harus bisa jaga adikmu ya . Jangan jadi seperti Ayah ." ucap Rangga .
"Arga akan jadi seperti Ayah , sayang pada Istri nya . Sekarang di hati Arga hanya ada Bidadari Arga ." Rangga tersenyum sambil memencet hidung Anaknya .
__ADS_1
"lihat dirimu , sekarang saja masih Ayah gendong . Kamu tau Istri dari mana ." tanya Rangga .
"Ya tiap hari Ayah dan Bunda selalu bilang , Istriku , Istri itu harus di sayang , bukan untuk di perkerjakan ." Rangga tertawa sendiri melihat ucapan putranya .ia bersyukur dari kesalahan lahir anak yang membanggakan . Cerdas dan cepat tanggap .