Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
67


__ADS_3

"Kita di sini hampir dua minggu , tidak enak dengan Ayah dan bunda . Nanti sore kita pulang ke rumah ya ." ucap Angga .Lama Nisa tidak menjawab pertanyaan suaminya tapi akhirnya ia mengangguk juga .


Setelah berpamitan dengan Bundanya . Angga dan Nisa kembali pulang ke rumahnya sendiri . Angga menyetir mobilnya dengan santai begitu juga dengan Nisa duduk begitu nyaman di kursi samping suaminya .


"dengarkan radio ya Ga ." ucap Nisa , belum dapat jawaban dari suaminya Nisa telah memutar lagunya .lagu yang terputar adalah lagunya Lesty kejora "INSAN BIASA "


hooooo...


salahkah aku bertahan di saat hatiku bimbang


Dosakah berikan maaf kala jiwaku rentan


Aku terdiam saat hati dan pikiranku tak sama


mengukur rasa cinta dan amarah mana yang ku dengar


Aku insan Biasa begitu juga dia


walau berat ku mencoba


kesempatan kedua


Ku rela hadapi semua


ku buka hati seluas samudera


AKu iklas andai dunia tak lagi ramah pada kita


ku berserah jalani kehidupanku


yakin kau bisa berubah

__ADS_1


kan ku coba bertahan


selamatkan cinta kita dari badai prahara


Angga menatap Istrinya yang menunduk , ia raih tangan Nisa masuk ke dalam genggaman nya .


"Anggap saja kisah hidup kita seperti lagu itu , kita mulai semua dari awal , selamatkan cinta kita dari segala badai dan prahara ." ucap Angga .


Nisa hanya bisa mengangguk , dan membalas erat genggaman tangan suami .


"Jangan erat erat kita lanjut di dalam ." busik Angga di telinga istrinya .Nisa teroeranjat dan menatap keluar mobil , ia tidak sadar kalau telah sampai di parkiran rumahnya .Tapi Nisa tetap tak bergeming semakin erat menggenggam tangan suaminya


"Dari Bali kamu bawakan aku oleh oleh tidak ." Nisa melirik suaminya dengan penasaran , seharusnya ia menangih hal ini saat melihat Suaminya berdiri di depan pintunya beberapa hari yang lalu . Tapi karena gara gara vidio sialan itu , ia urung meminta oleh oleh .


Nisa masih kesal jika menginggat vidio palsu yang di kirim kepadanya . karena masalah itu membuat dirinya mengeluarkan air mata dan sakit hati berhari hari . Jika saja ia di beri waktu untuk bertemu dengan Devina ia ingin menjambak rambutnya hingga botak .


" Siapa suruh kamu marah membabi buta . Membuat hadiah romantis aku berantakan ."ucap Angga .


"Iya ...iya maaf , aku bersyukur dan terimakasih bisa bertemu dengan mu Sayang . Kemarin aku bawakan kamu bunga mawar merah dan kotak perhiasan , aku taruh di meja rias kamu ." ucap Angga .


"kapan ." tanya Nisa .


"ya pagi itu saat , saat aku pulang dari Bali aku bawa bunga mawar dan kotak perhiasan aku taruh di kamar kamu ." kekeh Angga .


"Ngak ada , aku tidak merasa lihat kamu bawa bunga mawar dan kotak perhiasan ." Nusa mendelik .


"kamu pasti bohong ." ngotot Nisa .


"Aku ngak bohong yang , Aku meninggalkan di kamar kamu , di atas nakas atau ranjang aku lupa , karena kamu keburu ngusir aku dan minta cerai , aku juga shock . Yang jelas aku meninggalkan nya di kamar kamu ." Ucap Angga . Nisa mengingat ingat momen kepulangan Angga beberapa hari yang lalu .


"Iya memang aku lihat ada bunga , tapi ngak lihat ada kotak atau yang lain ." ucap Nisa .

__ADS_1


"Ya udah lupain saja , nanti aku beli yang baru lagi . Biar kamu pilih sendiri ya ." ucap Angga tidak tega membiarkan istrinya menguras ingatan nya terlalu lama .


"Ayo kita turun ,lihat bi sarijem sudah bukain pintu untuk kita ,bibi juga pasti kangen sama kita ." ucap Angga .Nisa tersenyum dan mengangguk .


"Selamat datang kembali tuan dan nyonya ." ucap Bi sarijem menyambut kepulangan mereka dengan senyum hangat di bibir dan wajahnya .


"Terimakasih bi ." jawab Nisa sambil tersenyum membalas senyuman hangat bi sarijem . Nisa langsung menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya .


Nisa membaringkan tubuhnya di atas ranjang , hampir dua minggu ia tidak tidur di atas ranjangnya membuatnya sangat rindu . Rindu akan aroma khas kamar mereka . Nisa menutup matanya mengumpulkan kenangan yang ada di kamarnya itu , dan saat ia membuka mata , ia mendapati wajah suaminya telah berada di atasnya dengan senyum menggoda .


"Apa kah istriku ini kelelahan ." tanya Angga . Nisa hanya menggeleng .


"Apa kah istriku mengantuk ." tanya Angga lagi , Nisa juga menggeleng lagi menjawab pertanyaan suaminya .


"Kalau begitu aku ingin melanjutkan kegiatan kita siang tadi yang telah tertunda , apa boleh ."ucap Angga , Nisa kembali mengangguk tanpa ragu .setelah mendapatkan anggukan dari istrinya .angga dengan semangat langsung melepaskan semua pakaian nya juga pakaian istrinya . Tanpa ingin mengulur waktu lagi . Juga tak mau mengucapkan kata kata lagi . Takut akan merusak mood istrinya lagi dan berakhir gagal lagi .


Angga mengecup kening istrinya terlebih dahulu .kemudian menciumi kedua pipi istrinya yang mulai berisi , ia sengaja berlama lama di sana , karena ia sangat gemas Angga mengangkat wajahnya menatap dalam ke bola mata istrinya .


"Aku mencintaimu , Arfira khoirun Nisa ." Bisik Angga tanpa melepaskan tatapan nya sedetik pun . Melihat tatapan teduh Suaminya jantung Nisa tidak kuat untuk tidak berdegup . Hatinya juga meleleh melihat tatapan teduh suaminya dan pengakuan cinta yang begitu tulus .


"Aku juga mencintaimu melebihi cinta pada diriku sendiri ." ucap Nisa dengan lembut , sambil meraih tengkuk suaminya . Kemudian Nisa menyatukan bibirnya dengan bibir suaminya . ia tidak sanggup menerima tatapan penuh cinta dan memuja dari suaminya .


Nisa mendesah lembut saat tangan suaminya merayap lembut di atas perutnya , semakin keatas hingga sampai di antara dua gunung kembarnya .Angga berhenti di sana .


"Kamu sangat indah sayang ." bisik Angga dengan suara serak .Angga mendaratkan ciuman nya di leher jenjang nan putih istrinya dan banyak meninggalkan jejak merah di sana.


Angga meloloskan pakaian satu satunya yang masih istrinya pakai . Angga melempar sembarang benda segitiga istrinya, yang menghalangi keindahan yang di miliki istrinya . Angga dan Nisa melanjutkan mereguk indahnya cinta dalam rumah tangga yang di dasari oleh cinta pula .


***


waktu berjalan dengan cepat usia kandungan Nisa telah memasuki usia tiga puluh tujuh minggu . Sebentar lagi anaknya akan lahir ke dunia menghiasi keharmonisan rumah tangga mereka . Bentuk cinta dan kepercayaan yang Alloh berikan berupa titipan Anak .

__ADS_1


Menurut perhitungan HPL Nisa kura kira satu minggu lagi .tapi mungkin juga bisa mundur .sesuai dengan hasil USG Nisa akan melahirkan seorang putri untuk Angga . Yang paling heboh menyambut kelahiran putri Nisa dan Angga adalah calon oma oma mereka berdua . Kamar yang di khususkan oleh Angga untuk putrinya telah mereka sulap dengan warna pink dan di penuhi oleh mainan anak anak jyga .


__ADS_2