Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
182


__ADS_3

Angel segera masuk kedalam apartemen nya , ia juga mengunci pintu nya menandakan tidak ingin ada yang menganggunya . Ia ingin menikmati me time tanpa ada yang menganggunya . Hari minggu ini adalah hari miliknya . Sebab Angel tau betapa beratnya besok hari senin ,ia harus bangun pagi .


Harus kembali menjadi sekretaris yang perfec untuk Arga agar tidak terjadi pemecatan . Angel tau betul Arga masih mengharapkan kesalahan nya sehingga bisa memecatnya .


***


Sementara Arga yang menemani Indira bermain mendengar suara mobil Angel , segera memanggil suster monica untuk mengantikan nya menemani Indira bermain . Indira juga tidak protes karena hari ini papanya telah meluangkan banyak waktu untuk menemaninya bermain .


Arga segera berlari ke depan untuk menemui Angel , tapi Arga terkejut saat sudah tidak menemukan mobil Angel di halaman rumahnya .


"Sial ! , kamu berusaha mengindari aku ya ." umpat Arga sambil menatap pintu gerbang rumahnya yang telah tertutup . Mata Arga memicing saat melihat securitynya berlari ke arahnya .


"Selamat pagi Tuan , tadi mbak Angel titip pesan , katanya mau Ambil mobil saja .." ucap securitynya. Membuat arga membuang sedikit kekesalan nya .


"Kenapa tidak kamu suruh dia menemui Saya dulu ." ucap Arga .


"Sudah Tuan ,Sebenarnya tadi mbak Angel juga ingin menemui Tuan ke taman belakang . Tapi mbak Angel melihat Tuan sedang bermain dengan Non Indira , mbak Angel bilang tidak mau ganggu ." ucap Security .


Arga melambaikan tangan pertanda ia tak mau dengar penjelasan securitynya . Karena Angel juga sudah pulang . Arga segera masuk ke dalam rumah lagi . Arga sebenarnya hanya ingin menginterogasi Angel , siapa sebenarnya yang telah membawa nya pergi semalam .


Arga hanya penasaran karena pagi ini Angel datang mengambil mobil , ia pastikan dia pasti baik baik saja . Kalau tidak baik baik saja , tidak mungkin dia nekad datang ke rumahnya pagi ini untuk mengambil mobilnya saja .

__ADS_1


"kamu lihat saja besok , kamu harus menjawab semua pertanyaan ku ."ucap Arga sambil mengepalkan tangan nya . Arga tidak ingin melepaskan Angel lolos dari interogasi nya . Angel harus menjelaskan semuanya .


Arga juga ingin menjelaskan tentang ciuman nya semalam . Karena itu semua hanya sebuah kekhilafan yang tidak dirinya pahami kenapa ini semua bisa terjadi . Arga juga menyesali kejadian semalam .


Arga melupakan masalahnya dengan Angel , Ia mengingat kejadian di pesta semalam , kehadiran Johan ia merasa janggal dan aneh . Karena Johan semakin hari sering muncul , di sampingnya . Seakan kehadiran Johan adalah ancaman baginya .


Arga merasa penasaran dengan rencana atau rahasia yang akan di lakukan oleh Johan . Ia berharap tidak akan ada kejutan yang tidak mengenakkan setelah ini . Sebab dirinya sudah cukup terkejut setelah mendengar apa yang telah di lakukan oleh Johan dari viona .


Arga menghela nafas berat , di masa lalu ada hubungan apa sebenarnya keluarga Arga dan adi prata . Karena ia tidak begitu paham dan jarang mendengar Ayahnya menceritakan tentang keluarga adi prata . Demi apa kemunculan Johan kali ini , benar benar membuat dirinya tidak nyaman .


Arga masih fokus dengan Johan , tiba tiba pintu kamarnya di ketuk oleh Bik nina .


"Masuk bi ." ucap Arga dari dalam ruang kerjanya . Tak lama kemudian Bi nina masuk ke dalam ruangan nya .


"Ada apa bi ." tanya Arga kembali , karena tidak ada jawaban dari Bi Nina alasan kedatangan nya . Arga tidak sabar . Tapi bi nina tidak cepat menjawab atau bicara . Sejak membuka pintu sampai sekarang bi nina kelihatan ketakutan dan gugup .


"Tuan ..." Bi Nina sudah membulatkan tekatnya . Akan mengatakan semuanya demi kelancaran semua nya , kedepan nya nanti . Bi Nina masih belum bicara malah kedua tangan nya saling meremas kiri dan kanan .hal itu membuat Arga mengerutkan keningnya . Wajahnya menunjukan rasa penasaran yang besar .


"Bibi ." Arga tidak ingin menunggu lebih lama lagi . Ia ingin bibi mengatakan apa sebenarnya yang terjadi .


"Katakan jangan membuang buang waktu saya bi ." tegas Arga .

__ADS_1


Mendengar itu bi Nina semakin gugup dan remasan di tangan nya semakin kuat . Bahkan keringat juga sudah membasahi telapak tangan nya juga keningnya . Akibat terlalu gugup dan takut . Karena apa yang akan ia katakan pasti akan membuat Tuan nya itu marah besar .


" sebenarnya ....itu ." ucapan Bi Nina kembali berhenti .wanita yang sudah menginjak usia senja itu sangat lah gugup .


Arga menarik nafas berat dan menghembuskan nya berat pula . Kenapa pengasuhnya ini begitu takut padanya .ia harus mengalah dan membuang sikap dingin nya . Kalau tidak masalah ini tidak akan cepat teratasi .


"Ada masalah apa bi , kelihatan nya penting sekali , katakan lah saya akan dengarkan ." ucap Arga dengan suara yang hangat . Agar rasa takut bibi bisa hilang .Bi nina segera mengangguk . Sebenarnya sudah sering Bi nina ingin memberi tau Arga masalah ini . tapi selalu di halangi oleh Indira dan sus monica .


Dan hari ini menurut bi nina adalah hari yang tepat baginya untuk mengatakan semuanya pada tuan nya . Bi nina merasa demi ketentraman keluarga kecil itu , dan janji setianya pada kedua majikan nya dulu , ia harus ceritakan ini semua .


"saya habya ingin mengatakan kalau nona Indira selalu menganggap mbak Angel sebagai mamanya setiap kali mereka bertemu Tuan . Dan saya juga ingin memberi tahu Tuan kalau beberapa hari yang lalu suster monica membawa nona Indira , diam diam menemua mbak Angel ." jelas Bi nina .


"Maksudnya apa ." tanya Arga yang wajahnya mulai mengelap .karena terkejut , bibi Nina mengangguk dan mulai mengulangi ceritanya!


"Saya menyakini mbak Angel telah mempengaruhi nona Indira Tuan . Bibi ingat Tuan ingin mbak Angel menjelaskan kalau mbak Angel bukan calon mamanya non Indira kan Tuan . Makanya bibi ingin menjelaskan ini pada Tuan ." jelas bi Nina .


"kurang ajar sekali ." Arga marah dan menebrak meja dengan srkuat kuatnya .Arga paham dan cukup mengerti dengan penjelasan bibinya .


" pantas saja selama ini Indira tidak pernah menanyakan tentang Angel . Aku selama ini berpikir kalau Angel berhasil membujuk nya , tetnyata kebenaran nya tidak begitu .Angel benar benar sudah keterlaluan sekarang . Karena telah berani menipu aku ." gumam Arga dalamhati .


"Tuan , bibi mohon jangan menegur nona Indira keterlaluan . Semua ini bukan salahnya ." ucap bibi nina . Bagaimanapun juga bibi tau perasaan Indira cuma cara mereka yang salah , karena lain hari ini akan jadi bumerang yang jauh besar dari ini .

__ADS_1


"keluarlah bi , saya harus berpikir ." ucap Arga dengan suara tinggi


Bi nina keluar dari ruangan Arga mesti dengan rasa khawatir tapi dengan hati yang lebih lega juga . Akhirnya ia bisa mengatakan ini semua .


__ADS_2