
"Ta ...tahu kalau Arga ..
"Kalau Arga bukan anak kandung kakakmu tapi Anak kandung kamu ." potong Rangga , Indah menatap Rangga dan menggeleng kan kepalanya.
" Kalau Arga anak kita berdua ." ucap Indah , Rangga berdiri mendekati Indah . Indah yang takut memilih jalan mundur menghindari Rangga .
"Kenapa kamu sembunyikan semua ini , Indah ." Rangga terus melangkah dengan pelan tapi pasti .Indah membuang pandangan nya ke sembarang arah . Rangga terus berjalan maju memojok kan nya .
Langkah Indah terhenti karena terhalang oleh tembok dinding di belakangnya . Indah menggeleng pelan , ia menelan ludahnya dengan gugup .
"Pak , kita bisa bicara baik baik . "ucap Indah berusaha menghentikan langkah Rangga .
"Tapi aku tidak baik baik . Aku sudah menunggu mu membicarakan ini , sejak kamu masuk kerja ke restoran ini ."ucap Rangga .
"saya takut bapak tidak akan mempercayainya ." ucap Indah jujur .
"Dan..."Rangga tau kalau Indah masih menyembunyikan sesuatu atau alasan yang lain .
"Dan saya orang yang memasuk kan obat perangsang ke dalam minuman bapak ." ucap Indah sambil melirik reaaksi Rangga dari sudut matanya , tapi laki laki itu tidak bereaksi atau mengatakan apapun . Hingga sampai akhirnya Rangga memintanya keluar dari ruangannya .
"keluar ." perintah Rangga dingin .
"pak saya bisa menjelaskan nya ." ucap Indah .
"Saya bilang keluar , Indah ." Indah menggelengkan kepalanya . Iya kekeh tidak mau keluar sebelum Rangga mau mendengarkan alasan nya .
"pak saya punya alasan nya ...
__ADS_1
"Diam . Saya minta kamu keluar sekarang juga . Sebelum saya yang akan menyeretmu keluar dengan kasar ." bentak Rangga .
"saya akan keluar, tapi setelah bapak mendengarkan penjelasan saya ."Indah tetap kekeh dalam pendirian nya .
"Baik , katakan apa alasan kamu ,"Rangga berbalik memunggungi Indah . Rangga kecewa , ia tidak tau motif di balik perbuatan Indah . Rangga merasa bodoh di hadapan Indah . Rangga merasa Indah mengkhianatinya .
"Saya di suruh oleh seseorang ." Indah memulai ceritanya . Rangga mengepalkan tangan nya dengan marah .
"Saya tidak tau siapa orang itu , tapi saya masih hafal wajah orangnya . Awalnya saya tidak tau kalau obat seperti itu , dia hanya mengatakan kalau ingin memasukan obat tidur , dan membawa bapak pulang dari BAR itu ." Rangga masih mendengarkan dengan dada bergemuruh menahan emosi .
"Saya berhasil memasuk kan obat ke dalam minuman bapak saat itu dan ketika saat saya ingin meminta bayaran , saya mendengar pria itu berbicara dengan seorang wanita . Ternyata mereka ingin menjebak bapak , lalu akan merekam tindak kan bapak setelah itu mereka akan menyebarkan nya , agar repotasi bapak hancur .sehingga saya buru buru kembali , untuk menghalangi bapak agar tidak minum air itu , tapi semua sudah terlambat , karena itu saya hanya bisa membawa bapak ke ruangan kosong , tapi..
Rangga mengangkat tangan nya memberi kode pada Indah untuk tidak melanjutkan ceritanya . Karena setelah itu ia tau apa yang terjadi .
"Saya sudah mendengarkan semua penjelasan kamu , sekarang kamu boleh pergi ." ucap Rangga . Indak menatap Rangga sejenak .
"Indah , mulai hari ini kamu saya pecat .silahkan bereskan barang barang kamu , dan tinggalkan restoran saya ." ucap Rangg .
***
Flasback
Indah mengingat kejadian satu tahun yang lalu saat itu Indah melihat teman temannya memamerkan tas tas bermerek mereka masing masing . Saat itu ia sedang berada di rumah teman nya untuk mengerjakan tugas kelompok .
" Ini tas aku harganya dua puluh lima juta .asli dari luar negri ." ucap salah satu teman Indah yang bernama mira .
"Dua puluh lima juta , lihat dong punya saya harganya dua kali lipat dengan mu , kalian tau di mana aku beli singapura ." ucap teman Indah yang satunya bernama bella orang tuanya memang kaya ,pulang pergi luar negri .
__ADS_1
Indah hanya bisa diam melihat teman teman nya membicarakan barang barang bermerek mereka . Ia sebenarnya iri , ingin punya tas bermerek seperti mereka . Namun ia sadar diri , ia tidak punya orang tua yang bisa di mintai uang berapa banyak dan setiap saat .
Indah tidak sanggup mendengarkan obrolan teman teman nya sehingga ia pamit pulang duluan .sampai di rumah Indah segera ke dapur dan memasak . Setelah selesai masak Indah pergi untuk membersihkan diri . Setelah menyajikan makanan nya . Karena sebentar lagi Abangnya akan datang bersama istrinya .
sebenarnya berat Indah melepaskan Abangnya pergi menikah . Tapi ia tidak mau egois sudah terlalu banyak ia merepotkan Abangnya .
"Ada sesuatu terjadi dik ." tanya dodo saat mereka sedang makan .Indah mengangkat kepalanya dan menggeleng . Tidak mungkin ia mengatakan kalau mengingginkan tas mahal .tidak mungkin Abangnya sangup membelikan nya . Walaupun sanggup tidak mungkin Abangnya akan membelikan nya .
"Bukan apa apa Bang , Indah hanya pusing banyak tugas ." jawab Indah berbohong . Dodo hanya mengangguk percaya dengan Indah . Mereka melanjutkan makan dengan diam .
Setelah selesai makan , mereka pindah ngobrol di ruang tamu ."Bagaimana dengan kuliah kamu , apa ada yang kamu perlukan lagi ." tanya Dodo .
"Kuliah Indah lancar Bang . Bulan depan harus bayar kuliah untuk semester ."ucap Indah .Dodo mengangguk dan mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya .
"Di sini ada uang sebesar lima belas juta . Kamu harus bisa mengelola ke uangan sendiri dengan baik . Karena ini jatah kamu sampai enam bulan kedepan ." ucap Dodo .
Indah mengangguk patuh . Ia sadar diri kalau sekarang bukan hanya dirinya yang akan di tanggung oleh Abangnya . Abangnya dah beristri ,kemungkinan tahun depan abang nya tidak bisa untuk membiayai dirinya lagi . Bila A)oh memberinya keturunan .
"Ini dari aku ." Cyntia memberinya uang tunai dua juta .di hadapan Indah .
"kamu gunakan ini buat beli bedak dan yang lainnya ." kata cyntia . Sebagai seorang wanita cyntia tau adik iparnya butuh dandan agar percaya diri .walau sebenarnya tanpa dandan Indah sudah sangat cantik . Namun maek uap tetap di butuhkan oleh seorang gadis .
"Terimakasih cyntia .." Indah terharu dengan perhatian cyntia . Cyntia sahabat Indah tapi indah lebih muda Dua tahun dari cyntia . cyntia meminta kepada Indah agar tetap memanggilnya cyntia tidak harus memanggilnya kakak ipar .
Tak lama kemudian dodo dan istrinya pamitan untuk pulang . Indah mengantar mereka sampai di depan pintu .
Dua hari kemudian , Indah tersenyum lebar berjalan di sepanjang koridor kampusnya . Karena dua hari yang lalu Indah pergi ke sebuah mall dan mengunakan uang pemberian Dodo untuk membeli jam tangan seharga delapan juta . Indah telah meremehkan Abangnya yang selalu memberikan apa yang Indah ingin kan .jadi ia tidak takut saat membelanjakan uang pemberian Abangnya kemarin .
__ADS_1
Hari itu Indah sangat senang karena dapat pujian dari teman teman nya .saat pulang kuliah Indah melihat Abangnya telah berdiri di depan gerbang kampusnya .