
"Aku kaget mas , ternyata mas bisa bercanda juga ." ucap Angel jujur . Air mata yang tadi membasahi pipinya , kini berubah jadi sebuah senyuman yang indah dan tulus dari dirinya , Demi Alloh perjalanan ini adalah perjalanan baru yang menyenangkan bagi Angel . Selama ini ia tidak pernah bicara setenang ini apa lagi bercanda dalam satu mobil yang sama .
Bukan tak pernah satu mobil yang sama , bahkan sering mereka satu mobil yang sama dalam urusan pekerjaan , tapi Arga akan sibuk dengan tabnya dan tidak pernah menganggap dirinya ada walau duduk di sebelahnya .
Tapi beda untuk perjalanan kali ini , ada sisi lain yang ada di diri Arga , yang membuat Angel semakin jatuh cinta .ada kehangatan yang telah lama sekali ia nantikan dari laki laki itu .dan hari ini kehangatan itu telah memenuhinya . Dan membuatnya nyaman tanpa harus merasa takut .
Angel merasa dirinya semakin jatuh cinta kepada Arga . Karena laki laki itu benar benar telah mengejutkan nya dengan sikap manisnya seperti ini .sungguh demi apapun ia sangat gemas di buatnya .sampai sampai ia tak bisa berhenti terseyum .sepanjang perjalanan menuju rumah lelaki itu .
Eforia yang kini menguasai hatinya dan membuatnya benar benar mabuk , tidak akan pernah ia sesali . Bila suatu saat nanti terjadi sesuatu . Ia sangat menikmati perasaan nya sekarang ini sepenuh hati .
"Mungkin ini balasan untuk ku , karena aku bersabar menunggu mu , Arga ." bisik Angel pada hatinya sendiri , tanpa bisa di dengar oleh Arga .
***
Empat puluh menit kemudian mereka baru sampai di rumah Arga . Perjalanan sore itu benar benar mancet . Arga kembali turun dan membukakan pintu untuk Angel lagi .
"Turunlah An . Indira pasti sudah menunggumu ." ucap Arga . pinta arga yang tiba tiba mengulurkan tangan nya . Angelpun turun dengan hati dan tangan yang gemetar ia menyambut uluran tangan Arga .mereka berdua berjalan masuk dengan bergandengan tangan . Mereka masuk tanpa mengetuk pintu .
Di ruang tamu Indira telah menunggu mereka , karena pagi tadi Arga telah memberi tau Indira kalau Angel akan datang .
__ADS_1
"Mama ." teriak bocah kecil itu , sambil berlari menghampiri Angel . Sebelum menjawab dan menyambut Indira Angel melihat dulu ke arah Arga . Karena panggilan Indira kepadanya . Ia tak ingin memicu kemarahan Arga kembali .
Sungguh di luar dugaan Angel , Arga menganggukan kepala sambil tersenyum kepadanya . Seakan Arga mengijinkan Indira memanggilnya mama .
"Mama ." panggil Indira lagi saat telah sampai di depan Angel , Indira mengangkat wajahnya untuk menatap wajah Angel .
Arga mengerutkan kening saat melihat Angel mencebik kan bibirnya . Kemudian Angel jongkok langsung memeluk indira .
"Sayang , bagaimana kabarnya anak mama . Hemm ." tanya Angel sambil memeluk Indira . Diam diam Arga melihat Angel menghapus air matanya .wanita itu berusaha menyembunyikan air matanya dari putrinya . Ada rasa nyeri di hati Arga tapi ia tidak tau rasa apa itu , penyesalan atau penolakan .
"Kangen banget , sama kamu sayang ." ucap Angel . Indira yang mendengar itu ikut terkekeh bahagia , ia juga ikut mengeratkan pelukan nya kepada Angel . Ia sendiri juga sangat merindukan mama Aan nya .
"Sudah pelukan nya , jangan bikin papa iri ." sindir Arga , sengaja mengatakan itu yang sebenarnya juga mempunyai rasa iri kepada mereka berdua .
Lagi lagi perasaan aneh menyelimuti hati Arga . Ia menggeleng tegas kala logikanya memberi jawaban , tentang apa yang ia pikirkan dan rasakan . Arga menegaskan pada dirinya sendiri , kalau ia akan tetap memandang Angel sebagai sekretarisnya . Yang selama ini telah membohonginya habis habisan .
Maka dengan begitu , hatinya akan tambah membenci wanita itu .
Sejak kedatangan angel , Indira tidak lepas dari Angel , ia tidak lepas dari pangkuan Angel . Kelihatan sekali kalau gadis kecil itu sangat merindukan Angel . Seperti takut akan berpisah lagi dan takut tiba tiba Arga berubah pikiran , dan kembali melarangnya bertemu lagi dengan Angel .
__ADS_1
Begitu juga dengan Angel , ia juga takut akan berpisah lagi dengan Indira sehingga sejak tadi ia tidak menghiraukan Arga . Ia terlalu sibuk bercanda , bergurau dan menjawab semua pertanyaan yang di berikan oleh indira .
Sementara Arga juga sibuk berada di ruang kerjanya . Arga juga bersyukur melihat kedekatan mereka berdua , ia tidak perlu was was pekerjaan nya terganggu . Arga ada sesuatu yang harus ia lakukan yang tidak boleh di ketahui oleh Angel .karena pekerjaan yang sedang ia urus adalah tentang Ayah Angel .
Anak buah Arga telah menemukan keberadaan Ayah Angel .walaupun misi Arga sekarang meluluhkan hati Angel dan memanfaatkannya saja , Arga tetap harus hati hati tidak lengah .
Salah satu sikap kewaspadaan nya adalah tetap mencari keberadaan Ayah Angel .juga memantau sepak terjang Johan sekarang ini . Ia tidak ingin kecolongan lagi .ia tidak ingin membiarkan Johan bertindak semaunya lagi .
"Jadi , George masih ada di sana sekarang ." tanya Arga pada orang suruhan nya . Yang sedang terhubung dengannya lewat sambungan telepon .
Anak buah Arga sekarang berada di luar negri , tempat Ayah Angel berada ,
"Baiklah tetap Awasi dia dan cari tau kapan dia akan kembali cepat kabari saya . Dan jangan lupa awasi juga gerak gerik Johan . Jangan sampai lengah ." ucap Arga dan menutup telepon setelah mendengar jawaban dari Anak buahnya .
Arga menghela nafas dalam ia hanya seorang diri di ruang kerja . pandangan nya terpaku ke taman belakang rumahnya lewat kaca jendela ruang kerja nya . Saat ini Arga bisa bernafas dengan tenang . Karena sekarang yang di lakukan Johan adalah , sama sama mencari keberadaan Ayah Angel .
Arga juga mencari tau kenapa Johan tidak tanya saja kepada Angel keberadaan pria parubaya yang tiada lain adalah Ayah Angel . Menurut hasil dari pencarian .karena Angel juga tidak tau di mana keberadaan Ayahnya . Itu terbukti dari beberapa waktu lalu Angel pernah menelpon Ayahnya menanyakan keberadaan pria parubaya itu .
Hal ini sangat menguntungkan bagi Arga , karena Arga mempunyai waktu untuk mendekati Angel dan akhirnya Angel pasti akan membawanya pada Ayahnya , setelah semua tujuan nya tercapai ia akan pergi meninggalkan Angel.
__ADS_1
Arga juga sudah merencanakan bila telah menjauh dari Angel ia akan pura pura lupa , seperti apa yang sering ia lakukan pada Angel dulu. Di kala waktu tidak baik ,Arga juga akan melupakan perasaan Angel setelah ia tinggalkan nanti . Sebab , yang paling penting bagi Arga adalah saham george jatuh ke tangan nya . Setidaknya pria paruh baya itu mau mendukungnya .
Mampukah Arga melaksanakan tujuan nya . Mampukah Arga mengalahkan egonya yang akan tetap setia pada istrinya Almarhumah .