Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
214


__ADS_3

Angel sadar dirinya sangat sensitip hingga terjadi perdebatan . Setelah ia pikir pikir baru ia sadar , apa yang di ucapkan Arga ada benarnya , ia berpakaian seperti itu di alam terbuka malam malam , meski ia yakin resort aman tapi tetap saja mengkhawatirkan .


Nafas Angel telah naik turun karena terengah karena berlari .Angel menghentikan larinya saat melihat bayangan seseorang di kejauhan . Ia menelan salivanya dengan susah payah . Ia melangkah dengan ragu dan tak bersuara , karena ia juga ragu dia Arga atau bukan .


Angel sedikit lega karena ia tau laki laki yang berlutut di atas pasir itu adalah Arga , sesekali laki laki itu menghapus wajahnya . Dengan suara lirih Arga menyebut namanya . Di penuhi oleh rasa penyesalan .


Hati angel merasa lega , melihat apa yang terjadi pada Arga sekarang , ia semakin percaya kalau Arga punya rasa yang sama dengan nya . Sama sama saling jatuh cinta .


"Mas Arga." panggil Angel pelan tapi tegas .


Arga sangat terkejut mendengar suara Angel . Arga langsung berdiri dan membalik kan badannya . Ia sangat bahagia bisa menemukan angel kembali , bukan ia y!ng menemukan Angel tapi Angel yang menemuinya .


Tanpa bicara dan tanpa Angel duga Arga langsung berlari dan memeluknya dengan erat . Angel sangat terkejut dapat perlakuan itu dari Arga .


"Mas ."tiada jawaban dari Arga . Tapi pelukan Arga semakin erat , seakan takut akan kehilangan kembali , Angel tambah terkejut tapi ia masih bisa menguasai diri . Angel membalas pelukan Arga sambi mengelus punggung laki laki itu , untuk memberi kenyamanan pada Arga . Karena Angel tau Arga sedang panik . Dan ia juga merasakan degup jantung Arga yang mengila .


"Maafin mas Angelia ." ucap Arga setelah menjauhkan kepalanya untuk menatap wajah Angel , tapi tangan nya masih tetap memeluk wanita itu . Jarak wajah mereka hanya sejengkal saja


"Maafin mas yang membiarkan kamu pergi begitu saja . Mas menyesal setelah tak menemukan kamu di mana mana , rasanya mas tidak bisa bernafas tanpamu ." Arga mengungkapkan isi hatinya . Ia benar benar serasa tercekik di tambah ia masih menginggat kemarahan almarhumah istrinya karena dirinya telah mengabaikan Angel .


Syukurlah , Arga sekarang merasa lega karena wanita itu sekarang telah berada di depannya . Menatapnya penuh dengan cinta . Angel mengangguk singkat , ia menyentuh pipi Arga dengan telapak tangan nya .

__ADS_1


"Aku ngak apa apa mas . Aku juga salah , mas ." ucap Angel . Dengan cepat Arga menggelengkan kepalanya . Apapun itu tetaplah dirinya yang bersalah . Karena marah marah dan membentak tidak jelas . Tidak seharusnya ia meninggalkan Angel pergi dalam keadaan memakai pakaian tipis seperti itu . Meski di lapisi oleh switer .


Menggingat switer Angel , tiba tiba Arga ingat dengan kancing switer milik Angel .Arga melepas pelukan nya dan memutar badan Angel memeriksa keadaan nya . Memutar berulang kali hingga Angel merasa pusing sendiri .


"Mas ada apa , aku baik baik saja ." ucap Angel .


" Benar kamu tidak apa apa , tadi mas menemukan kancing bajumu ,An " tanya Arga yang masih di penuhi oleh rasa kekhawatiran .


"Aku tidak apa apa mas ." ucap Angel.baru Arga berhenti .


"sungguh aku tidak apa apa ." Ucap Angel untuk menyakin Arga .


"Terus bagaimana dengan kancing baju kamu ."tanya arga masih khawatir .


Arga dapat menghembuskan nafasnya dengan lega . Dan kembali membawa Angel ke dalam pelukan kan nya . Betapa hatinya di penuhi oleh rasa bersyukur karena Angel baik baik saja .


"Mas ngapain mencari aku sampai seperti ini . Tadi kalau mbak resepsionis tidak memberi tau aku , maka aku tidak akan tau kalau mas ada di sini ." ucap Angel .


Arga merenggangkan sedikit pelukan nya , ia tatap mata angel tepat di manik matanya . Jawaban itu telah ia temukan beberapa waktu lalu , tapi ia masih ragu untuk mengatakan terus terang kepada Angel , tentang perasaan nya sendiri .


"Mas khawatirkan kamu , telah terjadi apa apa denganmu , An ." lirih Arga .

__ADS_1


Hanya dengan mendengar itu saja.Angel sudah merasa sangat berharga dirinya di hati Arga . Ia membalas tatapan Arga . Dengan berani ia memberi ciuman di bibir Arga . Tentu Arga terkejut dan diam . Kediaman Arga membuat Angel ingin menarik bibirnya dari bibir Arga .


Angel ingin membawa jauh bibirnya dari bibir Arga . Tapi dengan cepat Arga menahan kepala Angel dan membalas ciuman Angel . Akhirnya tidak hanya sekedar ciuman yang terjadi keduanya saling bercumbu dengan panas .


Mereka hanya melakukan sebatas cumbuan saja . Arga bukan laki laki yang suka membawa perempuan ke atas ranjangnya tanpa ikatan suci . Arga kembali mengantar kan Angel kembali ke kamarnya . kamar mereka hanya terpisahkan oleh dinding pemisah .


***


Keesokan harinya mereka meninggalkan resort . dengan kejadian semalam Angel tidak merasa canggung dengan Arga ia sangat pandai membawa diri . Arga pernah mengatakan kalau sekretarisnya itu tidak punya urat malu sama sekali .


Sepulang dari liburan yang Arga lakukan adalah melamun . Ia merenungkan kembali apa yang telah terjadi belakangan ini kepada dirinya . Ia mengingat kejadian pertama kali ,di mana Angel berusaha meluncurkan godaan godaan nya dan bagaimana dirinya berusaha mendorong perempuan itu untuk pergi .


ia kaitkan kejadian kejadian itu dengan apa yang ia alami akhir akhir ini , dan sekarang ia baru sadar kalau dirinya sejak dulu sebenarnya telah menyimpan rasa kepada Angel dan ini semua tidak jauh dari benang merah yang telah di ikat diam diam oleh almarhum Istrinya .


"Tapi apakah Aan percaya kalau aku benar benar mencintainya , bila dia tau , aku telah tau bahwa dia wanita yang di kirim oleh almarhum istriku ." gumam Arga .


Sekarang Arga benar benar telah menyadari kalau mencintai Angel , mungkin ia akan merubah apa yang telah ia rencanakan . Dan mungkin tujuan nya akan berubah untuk selamanya . Sekarang tujuan nya hanyalah mencintai Angel , bukan saham perusahaan juga dukungan Ayah Angel .


Alloh memang zat yang mampu membolak balikkan hati manusia .sekarang Arga telah melupakan tujuan awalnya , yaitu memanfaatkan Angel demi menguasai saham Ayahnya . Kini.Arga benar nar mengakui perasaan nya . Ia mencintai Angel dan takut kehilangan .


Cukup sudah , malam di mana ia kehilangan jejak Angel di pantai dapat menjadi bukti betapa besar perasaan nya terhadap Angel .ketakutan itu bukan dari rasa bersalahnya saja . tapi juga dari rasa cintanya terhadap Angel .

__ADS_1


Sudah cukup Arga bermain main dengan Angel . Ia ingin selamanya menua bersama , masalah posisi ia rela kehilangan , Asal tidak kehilangan Angel . Masalah posisi ia bisa cari jalan lain , yang penting tidak menyakiti wanita yang diam diam telah ia klaim sebagai kekasih hatinya .


__ADS_2