
Indah pulang tidak pulang ke rumah Rangga lagi tapi ia kembali pulang ke rumah peninggalan orangtuanya .
"Indah kemana saja kamu sih , Rangga datang mencarimu aku kaget lo .padahal aku senang sekali saat Rangga datang aku kira bersama dengan mu ." ucap Cyntia yang memang sengaja sering datang ke rumah peninggalan orang tuanya Dodo .
Cyntia tidak menceritakan kepada suaminya akan kepergian Indah . Ia selalu datang ke rumah Indah menunggu kedatangan Indah , ada kabar bahagia yang ingin ia ceritakan pada Indah .
"Kelihatan nya bahagia sekali ada apa ." tanya indah .melihat raut wajah berbinar di wajah kakak iparnya itu .
"Jawab dulu pertanyaan aku , kamu kemana ." tanya cyntia .
"Aku jalan jalan ke jakarta .karena di rumah sendirian ngak ada Rangga gabut ." alasan Indah pada cyntia .
"Kamu bohong , Rangga dah ceritakan semuanya ." potong cyntia .Indah tersenyum .
"Aku sebenarnya juga menyesal meninggalkan nya . Tapi aku tidak mau diriku menyebabkan Mas Rangga jadi anak yang durhaka pada Ibunya ." ucap Indah .
"Iya , tapi mungkin masih ada cara lain yang bisa kalian lalui . Bukankah selama ini mamanya Rangga hidup bersama suaminya . Apa hubungan nya dengan rumah tangga kalian ." ucap Cyntia .
"Kita orang biasa cyn , pikiran kita juga ngak muluk muluk beda dengan orang kaya tidak hanya harta yang di pamerkan , menantu ,cucu juga jadi bahan pamer ." ucap Indah .
"sudah jangan bahas masalah aku , dari tadi aku lihat kamu senyum senyum sendiri . Ada apa ." tanya Indah .
"hei iya , aku mau ngabari kamu , sebentar lagi Arga akan punya teman ." ucap Cyntia sambil mengusap perutnya . Indah menutup mulutnya yang terbuka bahagia .
"Benar , kamu lagi hamil ." tanya indah sambil mengelus perut Cyntia , cyntia tersenyum mengangguk .
"Alkhamdulillah , selamatnya ." ucap Rangga .
"Terimakasih ya , kamu dah menulari aku , untuk cepat punya keturunan . Terutama Arga , dia yang telah memberiku anugerah ini ...
__ADS_1
"Tidak kakak ipar , bukan aku atau Arga . Tapi karena Alloh sudah percaya sama kakak ipar untuk di titipi amanah ." ucap Indah bijaksana .
"kalian sedang berkumpul di sini ." suara Dodo membuyarkan obrolan mereka .
"Mas Dodo apa kabar ." tanya Indah sambil menyalami Abangnya .
"Baik , kamu ke sini sendirian , apa mau nginep di sini ." tanya Dodo ,karena saat pulang dati kerja ia juga keluar kantor bersamaan dengan Rangga ,tapi Rangga tidak menuju ke rumah Indah .
"Iya mas , aku akan tinggal di sini sampai mas Rangga meminta Indah dari Abang Dodo ." ucap Indah .
"Dia mau melamarmu , tidak langsung nikahi kamu saja ." tanya Dodo .
"Apa mas Dodo sudah tidak menganggap aku Adik ." sungut Indah .
"Bukan gitu , kamu tau keadaan Rumah kita ndah ..
"Itu bukan masalah untuk mas ,Rangga ...
Sementara Wulan ia menunggu Rangga di ruang tamu rumah Rangga yang di tempati Indah dulu . Mereka berdua sedang duduk di ruang tamu .
"Mama ingin aku membuka pembekuan pada semua kartu ATM mama juga kartu kredit mama ." tanya Rangga .
"Iya Nak , mama sudah lama tidak belanja , mama di jauhi oleh teman teman mama ." ucap Wulan .
"Ma , mama lebih mementingkan teman teman mama yang hanya pamer kekayaan dari pada dengan keluar sendiri . Rangga cuma minta mama minta maaf dulu sama Indah baru aku akan mencairkan semua hak mama ." ucap Rangga .
"Tidak , mama tidak salah , kenapa mama yang harus minta maaf , kalau dia mau meninggalkan kamu itu artinya dia tidak tulus mencintaimu ." jawab wulan .
"mama minta maaf dulu sama Indah dan Arga baru aku akan membuka blokiran salah satu ATM mama ." ucap Rangga ia tidak mau berdebat dengan mamanya . Selamanya ia tidak akan bisa membuat Mamanya dan Indah akur .
__ADS_1
"sudah mama katakan mama tidak bersalah." ucap Wulan . Wulan tetap menolak untuk meminta maaf pada Indah . Menurut Wulan seharusnya Indah yang seharusnya minta maaf pada dirinya . Karena dia lah yang telah membuat hidupnya sengsara . Semua masalah nya bersumber dari wanita itu .
"Mama merebut paksa Arga dari Indah . Apa itu namanya , menurut mama itu kesalahan siapa ."tanya Rangga .
" Itu kesalahan dia sendiri , mama melakukan itu ,karena dia membangkang tidak mau meninggalkan kamu ." ucap Wulan .
" seperti nya mama tidak akan pernah bisa berubah .Lebih baik mama pulang saja . Tidak ada yang perlu aku bicarakan lagi dengan mama ."Rangga berdiri dan menaiki anak tangga menuju kamar yang dulu di tempati oleh Indah dan sekarang ia jadikan sebagai kamar utama .
"Bagaimana dengan kartu ATM mama ." teriak Wulan yang berlari mengejar Rangga , dia benar benar sudah lama tidak pergi belanja dengan teman teman nya .
"kalau mama tidak mau menyadari kesalahan mama , aku tetap akan membekukan kartu kartu mama ." jawab Rangga dan langsung melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga menuju ke kamarnya tanpa menoleh lagi .
Wulan mendengus kesal , tidak mungkin ia meminta maaf kepada Indah . Egonya tidak mengijinkan ia melakukan hal itu . Wulan yakin ia bisa membujuk Rangga dengan cara lain . Wulan pergi meninggalkan rumah Rangga dan akan kembali jika sudah menemukan ide yang baru .
***
Rangga menghempaskan badan nya di atas ranjang nya . Mereka pulang dari jakarta sudah hampir Satu minggu . Tapi sampai sekarang Indah belum mau pulang ke tempat tinggalnya .Rangga berpikir cepat mencari cara bagaimana agar Indah mau kembali pulang ke rumah itu kembali .
Tiba tiba ponsel Rangga berdering . Rangga melihat papanya yang menghubunginya . Rangga segera mengangkatnya .
"Iya pa ," jawab Rangga langsung saat melihatnomor papanya tertera di sana .
"iya , apa kamu sudah bicara dengan Joni ." ucap Adi Prata .
"Belum pa ,memangnya afa masalah apa ." tanya Rangga . Memang sejak ia menyerahkan posisinya kepada saudara tirinya itu ., Rangga tidak pernah komunikasi dengan Joni . Ia sedang fokus dengan hubungan nya dengan Indah .
"Dalam satu bulan ini , Joni tidak ada mendapatkan proyek kerjasama dengan perusahaan lain . Proyek yang kecilpun tidak dia dapatkan .bahkan kabar buruknya , banyak perusahaan yang mengundurkan diri . Menarik kerja sama dengan perusahaan kita ." Rangga mendengar tarikan nafas panjang papanya di sebrang telepon . Rangga juga tau papanya juga sangat mencemaskan Joni .
Rangga bisa bayangkan kalau laki laki itu pasti telah dapat atau jadi bulan bulan para karyawan atau para penanam saham . Apa lagi perusahaan yang telah memutuskan kontrak kerja adalah perusahaan yang bisa memberi keuntungan yang sangat besar untuk perusahaan K S group .
__ADS_1
"Joni masih punya waktu dua bulan lagi pa , siapa tau di bulan depan Joni bisa mendapatkan klien baru yang lebih besar lagi ,." ucap Rangga membesarkan hati lapanya
Sebenarnya Rangga sendiri pun tidak yakin dengan kemampuan Joni .ia menyerahkan posisinya pada Joni karena ia cuma ingin fokus mencari Indah .