Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
137


__ADS_3

Rahang arka semakin mengeras ,ia benar benar tersulut emosinya .siapa Angel berani mengingatkan dirinya . Arga merasa Angel tidak berhak atas apapun yang akan ia lakukan kepada Indira . Angel bukan siapa siapa selain pengacau yang tiba tiba masuk ke dalam rumahnya .


"Kamu ."


"Mbak , bi tolong bawa Indira ke kamarnya ya , bawa dia untuk istirahat ." ucap Angel yang tidak menghiraukan Arga dan kedua Artnya yang telah ketakutan menyaksikan pertengkaran mereka .


Suster monica segera mengambil Indira dari dekapan Angel dan segera membawanya ke dalam kamar Indira .


Kini hanya tinggal mereka berdua di ruangan itu . Arga dan Angel saling melempar tatapan sinis satu sama lain. Mereka berdua benar benar akan mengibarkan bendera perang . Angel tidak punya rasa takut sama sekali ia merasa Arga sangat keterlaluan sebagai seorang atasan juga Ayah untuk Indira .


"Tuan Arga . Kamu kenapa ." Angel segera mendahului Arga yang ingin membuka pembicaraan . Sudah lama Angel ingin melakukan ini semua , tetapi ia menahan dirinya karena rasa cintanya .tapi sekarang tidak karena Arga sudah keterlaluan memperlakukan dirinya ,dan Indira . Angel juga merasa telah di bohongi .


"kamu yang kenapa , datang datang tanpa di undang dan mengacaukan ulang tahun putri saya . Dan sekarang kamu marah marah tidak jelas ."ujar Arga dengan suara sedikit keras .


Mendengar ucapan Arga , angel merasa geram , ingin sekali rasanya ia meninju mantan bosnya itu agar sadar dan tau kesalahan nya .


"Astaga , menyebalkan sekali . Ku kira sikap menyebalkan dia selama ini sudah cukup dia berikan padaku setiap harinya , ternyata sekarang lelaki itu lebih menyebalkan lagi ." gumam Angel , ada penyesalan di hatinya telah mencintainya , karena kebohongan yang di simpan oleh Arga .


Bukan Angel tidak menyukai status Arga sebagai seorang duda beranak satu .Tapi , hanya Arga yang sengaja menyembunyikan siapa dirinya yang membuat nya semakin membencinya .

__ADS_1


"Ya tentu saya marah kepada bapak , karena bapak telah menipu saya dan semua karyawan , kalau bapak seorang duda beranak satu . Dan satu lagi bapak mengabaikan pekerjaan bapak , dan pergi meninggalkan kantor begitu saja tanpa alasan yang jelas ." ucap Angel .


"Bilang saja kamu tidak Becus bekerja , Agelia . Dan tidak bisa mendapatkan jadwal meeting baru dari klien ."ucap Arga yang masih tetap menyalahkan Angelia , walau dirinya sebenarnya juga salah karena pergi tidak memberi penjelasan kepada Angel . Dan seharusnya dia juga harus mengabari Angel lebih dulu tiga hari sebelumnya biar ia bisa mengatur semuanya .


"astaga , jadi ini sudah dia rencanakan untuk memecatku , sehingga dia tidak memberi tau ku kepentingan kepentingan dia . Ya ok aku tidak bisa menyalah kanmu , karena Angel sudah tidak ada memang kamu yang harus merayakan ulang tahun Indira . Tapi aku tidak bisa terima pemecatan ini ," gumam Angel dalam hati dengan menatap Arga dengan tatapan kesal .


"intinya kamu saya pecat ." ucap Arga yang tidak mendapat sahutan dari Angel .


Angel tersenyum sinis ." jangan harap aku akan mundur , karena kalau di pikir pikir memang bukan salah klien tidak mau mengatur ulang jadwal meeting . Bahkan aku juga sudah berusaha memohon mohon tapi akhirnya tetap nol . Jadi tidak bisa bapak memecat aku dan aku akan tetap jadi sekretaris bapak , juga jadi mamanya Indira nexs soon ." ucap Angel .


Mata arga membulat , Berani sekali Angel mengatakan itu , siapa dia berani bilang kalau dia akan jadi ibunya Indira selanjutnya , jangan bermimpi ,tidak istrinya tidak akan tergantikan . kamu siapa bisa memutuskan semua itu . Aku di sini Bos nya bukan kamu ." ucap Arga .


" Oh ." ucap Angel sambil melipat kedua tangannya di depan dada , dan dagunya sedikit di angkat sehingga terlihat kesombongan nya .


"Dasar tidak tau diri ." ucap Arga .


"Bapak yang tidak tau diri , sudah jadi duda tidak bilang bilang sama saya ." jawab Anggel ringan


Arga merasa kalau otak Angel mungkin yang tiga perempat tertinggal entah di mana . Karena seharusnya sekarang yang jadi permasalahan ialah Dia yang datang secara tiba tiba dan menghancurkan semuanya . Atau dengan gagalnya dia menyakinkan klien , tapi di sini yang Arga lihat sejak tadi adalah Angel kesal karena statusnya yang duda .

__ADS_1


"Yang jelas saya tidak mau di pecat ,dan tetap akan mengejar bapak ,saya tidak perduli dengan status duda bapak ..dan satu lagi masalah kegagalan dengan klien itu bukan salah saya sepenuhnya , dan saya tidak mau menanggung seorang diri . Ini juga salah bapak ,Karena bapak tidak mau memberi tau saya sehari sebelum acara Indira di lakukan ." ucap Angel .


"Itu karena saya sengaja agar saya bisa memecatmu ." Angel tersenyum pada Arga . Arga mengeratkan rahangnya , emosinya terpancing dan mengatakan yang sejujurnya .


"Saya sudah tau sejak dulu , bapak Arga yang terhormat , dari sikap dan tindakan bapak . Dari memberi pekerjaan berat pada saya , dan perintah perintah yang tidak masuk akal . Karena bapak sudah mengatakan niat dan tujuan bapak . Ok saya juga putuskan tidak akan sudi di pecat atau meninggalkan status mama Indira ." ucap Angel .


"kamu lupa , kemarin kamu hampir membuat saya bangkrut . Kamu lupa dengan kecerobohan kamu ." sindir Arga .


Angel sedikit malu mengingat itu ." hanya sekali pak ." jawab Angel .


Arga melambaikan tangan nya tidak peduli berapa kali Angel melakukan kesalahan yang pasti Kali ini Angel telah melakukan kesalahan besar , Angel telah gagal meyakin kan klien dan dia juga ikut andil mengacaukan acara ulang tahun Indira .dan telah membuat perasaan Indira terluka , walau sebenarnya itu juga ulah dirinya sendiri .


"Kamu tetap akan saya pecat , dan besok pagi kamu tidak usah datang ke kantor paham ." tegas Arga . Namun dengan tegas pula Angel menggelengkan kepala , karena tidak ada seorang pun yang bisa menolaknya bekerja di GM Group , karena dia juga bagian dari perusahaan itu .


***


Angel menginjak pedal gas mobil mewahnya meninggalkan rumah Arga . Ia tetap kekeh tidak mau di pecat dari pekerjaan nya . Dari apa yang ia lihat , ia belum bisa percaya kalau Arga seorang duda anak satu .di lihat dari postur badan , wajah dan bodynya dia tidak kelihatan jika Arga seorang Hot Daddy .


"Ini Gila ." Angel menginjak rem mobilnya hingga menimbulkan bunyi decitan . Angel menghentikan mobilnya di bahu jalan yang sepi .

__ADS_1


"Demi apa , ini benar benar gila . " senyum tak tertahan masih setia menghiasi bibir gadis itu . Angel memutar ulang pertemuan nya dengan Indira .


"Angela indira , Apa mereka orang sama , wanita hamil yang aku tolong enam tahun yang lalu ," Angel mengeluarkan sebuah jam tangan dari dalam tasnya .


__ADS_2