
Malam itu adalah malam yang sangat bahagia , kebahagiaan yang telah hilang kini kembali lagi .
"Opa andre ." panggil Indira .
"heh sekarang panggil Opa ok , ada apa sayang ." tanya Andre .
"Mama dan papa mau nikah ." ucap Indira .
"Betul kamu mau pernikahan mama dan papa seperti apa ." tanya Andre sambil berharap di dalam hati . Indira minta pesta yang mewah .
"Papa , mama Aan , Rara mau pakai baju putri yang cantik , dan di cium oleh pangeran saat tidur ."ucap Rara yang membuat mereka semua tertawa .
Sesuai dengan kesepakatan yang telah di musyawarahkan kembali . Pesta pernikahan Angel dan Arga di rayakan dengan meriah oleh keluarganya . Karena Arga hanya sebatang kara bersama adiknya saja . Keluarga Anis yang mengantikan , memeriahkan pernikahan Arga dan Angel .
Banyak para tamu undangan kolegan Arga dan Andre yang datang mengucapkan selamat kepada kedua mempelai . Setelah pesta pernikahan mereka selesai Arga membawa keluarga nya untuk pulang ke rumah tidak ada tinggal di penginapan .
"selamat ya nak , semoga kalian bahagia sampai maut memisahkan kalian ." ucap Andre .
"samawa ya sayang ." ucap Anis kepada Angel . Karena mereka juga ikut mengurus pernikahan mereka hanya di kantor catatan sipil .baru akan di rayakan di negara amsterdam . Andre memutuskan untuk tinggal di sana bersama Anis mengurus bisnis nya yang ada di sana .
"makasih bun ." ucap Angel .
"ini ada hadiah buat kalian Dari Ayah , sayang mau ke negara Opa tidak , lihat opa menikah ." tanya Andre sambil mengangkat Indira ke atas pangkuan nya .
"Opa mau menikah seperti papa dan mama ," tanya Indira .
"iya ,dan ini oma is , yang akan menikah dengan Opa ." ucap Andre memperkenalkan Anis pada Indira .
"Tante Anis ." panggil Indira .
__ADS_1
"Rara sayang , dulu tante anis tapi mulai sekarang dia istrinya opa jadi Rara harus panggil Oma ." ucap Angel .Arga hanya tersenyum melihat kebingungan putrinya .
Hari berjalan sesuai rencana .Andre dan keluarganya Arga berangkat ke amsterdam untuk merayakan pernikahan Anis dan Andre . Sekalian memperkenalkan keluarga dari ibunya Angel kepada Arga .
Pesta pernikahan Anis dan Andre tidak kalah mewahnya dengan pernikahan Arga dan Angel . Di sini Indira yang sangat bahagia , sedikit sedikit trauma yang di derita oleh Indira telah berkurang . Dari samping Angel tersenyum lega melihat kebahagiaan Indira .
***
Setelah pulang dari amsterdam Arga dan Angel menemui Indira di dalam kamar nya .
"Mama ,papa ." panggil.Indira meloncat dari tempat tidurnya melihat Papa dan mamanya datang .
"Belum tidur sayang ." tanya Angel .
"baru mau tidur ma .apa mama dan papa mau tidur dengan Rara ." tanya Indira .
"Sayang mulai besok Rara masuk sekolah lagi ya . "ucap Arga . Tiba tiba badan Indira menegang . Angel yang merasakan perubahan di diri Indira ia segera menarik Indira dalam pelukan nya .
"Sayang , kita sekolah di sekolahan baru bukan sekolah yang kemarin . Dan mama juga papa kan pernah bilang kalau orang itu sudah di tangkap polisi dan di bawa jauh ke luar negri ." ucap Angel .
"Apa dia tidak akan datang lagi ." tanya Indira . Angel menggelengkan kepalanya .
"Bagaimana jadi tidak kita tidur bersama ." tanya Arga , dengan cepat Indira mengangguk .
Di sebuah bangunan TK Taman kanak kanak yang tidak kalah megah telah berdiri seorang gadis yang di apit oleh kedua orang tuanya , dan baby sisternya yang berdiri di belakang mereka .
Gadis kecil itu tiada lain adalah Indira ia masih ragu untuk melangkah masuk ke sekolah itu . Bayangan akan penculikan dirinya masih berputar di kepalanya .
Angel busa memaklumi itu , ia sudah sangat bersyukur ,indira mulai banyak berbicara dan mau berkomunikasi dengan bebysisternya yang baru . Karena suster monica harus resign demi rumah tangga nya juga .
__ADS_1
"Nagk apa apa sayang , ayo masuk kan ada mama dan papa ." ucap Angel yang kini jongkok di depan Indira untuk menyamakan tingginya .
Indira menggeleng engan , karena tiba tiba bayangan saat dirinya di rebut dari susternya kembali menghantuinya . Ia takut kalau saat pulang sekolah nanti tiba tiba orang itu datang lagi dan menculik nya .
"Indira , semalam kita sudah sepakat lo ." ucap Arga ." katanya kamu sudah mau sekolah lagi ." lanjut arga yang ikut bicara .
"Sabar mas ," bisik Angel yang melihat suaminya mulai kehabisan kesabaran nya .
" Baiklah , Gimana kalau mama yang nungguin kamu di sekolah nanti ." bujuk Angel .Tadinya sudah sepakat suster Ayu yang akan menemani Indira di sekolahan . Dan Angel akan ke kantor bersama Arga untuk mengurus urusan pekerjaan dan tentang dirinya yang akan resign dari pekerjaan nya dan tinggal di rumah mengurus Indira . Tapi mungkin keinginan itu harus ia tunda lain hari , sekarang yang terpenting adalah Indira .
"Tapi mama kan harus ikut papa ke kantor ." ucap Indira takut takut melirik papanya .
"Mama batalin aja , mama kan lebih sayang sama Rara ." ucap Angel sambil menjawil hidung Indira . Di samping nya ada Arga yang hanya bisa pasrah .memang sekarang yang lebih penting baginya dan Angel adalah Indira .
"Boleh pa ." tanya Indira pada papanya . Arga tersenyum lembut dan mengangguk . Indira ikut tersenyum , entah kenapa ia merasa nyaman bila ada di samping mamanya .
"ya udah ayo masuk sekarang , biar papa antar , nanti biar mama dan sus ayu yang nemani kamu sampai pelajaran berakhir ." ucap Arga yang menyerahkan tangan nya agar di gandeng oleh Indira . Begitu juga Angel ia berdiri di bantu oleh Arga dan menggandeng tangan Indira , nereka bertiga berjalan bergandengan .
Sampai di dalam kelas Indira juga memperkenalkan dirinya pada teman teman nya . Begitulah hari hari yang di lalui oleh Angel dan Indira . Dokter psikolog Indira juga mengatakan kalau Indira sudah bisa terlepas dari trauma itu . Tapi tetap harus berhati hati karena , Indira sangat pandai menyembunyikan perasaan nya .
Setelah keadaan Indira benar benar stabil ,Arga dan Angel menikmati pernikahan nya dengan santai .yang lebih utama sekarang adalah kesembuhan Indira . Arga juga menyelesaikan urusan kantornya sebelum mengungkapkan rencananya pada keluarga kecilnya .
Angel juga sudah menyelesaikan urusan kantor juga resign dari pekerjaan nya . Dan Arga mencari seorang sekretaris pria .
"sayang , bagaimana harimu ." tanya Arga kepada putrinya saat pulang kerja .
"Baik papa , karena ada mama selalu di samping aku ." ucap Indira .
"Tapi sayang , papa juga butuh mama ." ucap Arga sambil melirik Angel yang membulatkan matanya minta penjelasan . Arga menarik Indira ke atas pangkuan nya .
__ADS_1