Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
70


__ADS_3

"Kamu tau betapa beruntungnya laki laki itu , Dan laki laki itu adalah aku ." lanjut Angga . Nisa menghapus air matanya yang membasahi pipinya . Ia tidak menyangka akan mendapatkan sambutan dan perlakuan yang begitu hangat dan romantis dari suaminya .


"Banyak hal yang kita lalui bersama , selama setahun pernikahan kita , mungkin kedepan nya akan lebih berat lagi . Arfira khoirun Nisa ijinkan aku selalu menemani dan mendampingi di setiap hembusan nafasmu , di setiap tawamu , dan tangismu , Nisa ...


" Aku ijinkan , cepat pasangkan cincin nya , kalau kamu mau pasangkan , aku tak kuat berdiri lama lama." potong Nisa yang sebenarnya tak sanggup lagi mendengarkan ucapan suaminya . Membuat semua keluarganya tertawa keras bersama .


Angga.menuruti apa yang di inginkan oleh Nisa , ia berdiri setelah memasang cincin di jari istrinya . Nisa meraih kedua tangan suaminya .


"Aku sangat mencintai suamiku , laki laki yang kamu sebut kurang ajar itu . Dia sangat sabar dan pengertian denganku . Laki laki itu juga pandai memasak , aku ingin selalu mendampingi laki laki itu di setiap waktunya . Apapun suasananya , bahagia ataupun sedih , aku akan selalu ada dan menjadi yang terbaik untuknya ." ucap Nisa membalas kata kata romantis suaminya .


Angga sangat bahagia mendengar ucapan istrinya . Ia tarik istrinya ke dalam pelukan nya , rasa haru dan hangat memenuhi relung hatinya .tanpa malu dan menghiraukan sekitarnya . Angga ******* bibir istrinya .


"Wah , Ga sabar , tahan dulu sampai empat puluh hari ke depan . Ingat istrimu baru kemarin melahirkan ." ucap Ardy yang gemes dengan anak menantunya . Menginggat dirinya di masa masa itu .


Nisa melepaskan ciuman suaminya dan bersembunyi di dada suaminya . Semua keluarga menertawakan mereka .


Angga dan Nisa telah mendapat kehidupan yang sangat membahagiakan sejak kelahiran putri .hari harinya penuh dengan kebahagian .waktu berjalan dengan cepat pernikahan mereka telah menginjak usia empat tahun .


Hari ini adalah aniversari pernikahan Nisa dan angga yang ke empat tahun . Mereka sedang makan siang Di restoran D&R . Sekarang Nisa sedang hamil Anak mereka yang kedua . Walau sudah bertambah usia Nisa tetap cantik dan Awet muda .sehingga sejak tadi Angga tidak makan makanannya tapi hanya memelototi kaum pria yang mencoba mencuri pandang kepada istrinya . Dengan tatapan memuja .


"Iisssh ..." Desis angga kesal . Menyesal ia mengajak istrinya makan di luar rumah , seharusnya dia dan istri juga putrinya . Makan dirumah saja , sehingga istrinya tidak jadi tontonan menarik para laki laki kurang ajar itu .


"Sayang , kamu kok ngak makan , apa tidak lapar ." ucap Nisa yang melihat suaminya tidak menyentuh makanan nya .


"Kita pindah ,makan di ruangan aku saja ya ." ajak Angga yang tidak menanggapi pertanyaan istrinya .


"kenapa ?," tanya Nisa sambil melirik ke suaminya .

__ADS_1


"Bukan nya tadi kamu yang mengajak kita makan di sini ." ucap Nisa yang sudah terlanjur makan dan malas juga untuk pindah .


"Mami Angel mau lagi sticknya ." ucap putri Nisa yang dah berusia tiga tahun lebih . Menunjuk ke daging sapi lada hitam yang ada di depan Angga .


"Dady , ambilkan untuk putrimu ." ucap Nisa karena daging itu ada di depan Angga tepat .


Angga mengangkat tangan nya dan mengambil piring berisi stick kesukaan putri dan istrinya saat hamil itu , dan ia sodorkan ke putrinya .


"Putri Dady , makan yang banyak , biar cepat besar ." ucap Angga sambil mengusap kepala putrinya .


"Mami , Dady celalu bicala begitu cetiap Aan macan ." sungut Angel yang minta di pangil Aan .


"makan sayang bukan macan ." goda Angga .


"Dady kok malah ikutan jadi anak bayi sih ." tegur Nisa .


"Sayang , habis ini aku mau ME TIME , boleh ya ."ucap Nisa .


"Semenjak ada Aan aku sudah tidak pernah ke salon atau spa ." ucap Nisa .


Semenjak melahirkan Angel , Nisa hanya fokus untuk membesarkan putrinya juga usahanya . Ia tidak memikirkan akan perawatan dirinya . Karena Nisa selalu memberi ASI bukan susu formula kepada putrinya . Sehingga Baru sekarang Nisa bisa mengandung anak ke dua .Sekarang usia kandungan Nisa baru usia tiga bulan .


"ME TIME , tapi kamu kan lagi hamil sayang ." ucap Angga khawatir .


"Justru karena itu dad . Aku mau rileks kin badan aku juga otot otot aku . Aku juga mau potong rambut aku, rambut aku sudah terlalu panjang ." ucap Nisa memberi Angga alasan .


Setelah berpikir lama Angga pun mengangguk memberi ijin Nisa ."Ya sudah kalau ada apa apa cepat kabari aku , mam ." ucap Angga .

__ADS_1


"terimakasih sayang ," ucap Nisa sambil mengambil Tas berisi peralatan Aan yang telah ia siapkan .


"Ini di dalam nya ada peralatan Aan , ada susu dan botolnya . Ada diapers juga baju ganti ." ucap Nisa .sambil menyerahkan tas kepada Suaminya . Angga mengangguk menerima tas dari istrinya .sebenarnya ia khawatir , ingin rasanya ia melarang istrinya untuk tidak pergi .ia tidak mau istrinya mendiamkan nya lagi ,tidak mau mengajaknya bicara .


Tapi kehamilan ke dua istrinya mood nya lebih parah di banding hamil pertama .seperti kejadian tiga minggu yang lalu . Entah kenapa tiba tiba Nisa menanyakan kriteria istri idaman nya .


"Aku dulu menginginkan seorang istri yang pandai masak , atau chef mungkin juga koki ." kata Angga tiga minggu yang lalu . Dan tidak taunya kata katanya menyinggung perasaan istrinya yang hingga kini belum mahir memasak .


Saat Angga mengatakan kalau kriteria istrinya adalah seorang chef , Nisa langsung ngambek dan menuduhnya kalau dirinya menyukai chef marisa di restoran nya .


" jadi karena itu kamu lebih sering ke restoran . Karena chep marisa lebih cantik , masih muda , pandai masak lagi ."tanya Nisa dengan marah .


" Tidak sayang , chef marisa sudah punya tunangan ." ucap Angga .


"Oo dari mana kamu tau , kalian sering ngobrol ya tiap hari . Atau jangan jangan kalian diam diam bertemu di belakang aku ." tanya Nisa dengan mata memicing melihat suaminya begitu santai bersandar di kursi . Pikiran buruk mulai menguasai pikiran nya .


"Jika kamu mengira aku menyukai chef marisa itu salah . Di dunia ini aku cukup menyukai kamu dan Aan . Kalian tidak dapat di tukar dengan apa pun ." ucap Angga .


"Kamu pikir aku bodoh ." sahut Angga .


"Tidak sayang , kamu tidak bodoh , kamu adalah wanita pinter yang pernah aku temui ." jawab Angga .


" Ngak usah gombal kamu , aku marah , aku mau minggat ke rumah bunda besok ." ucap Nisa .


"Sayang , Aku sering ke restoran karena mau mengurus saham Rangga yang akan di jual kepadaku . Karena Rangga akan pindah ke jakarta ." ucap Nisa .


"Bodoh amat ." jawab Nisa dan melangkah pergi .

__ADS_1


__ADS_2