Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
150


__ADS_3

Arga merasa diri nya sudah tidak setegar dan tegas seperti dulu lagi , ia telah rapuh dan berubah semenjak kedatangan Angel dalam kehidupan nya , prinsip dalam hidupnya telah goyah . Fokusnya semakin hari semakin terpecahkan . Janji sehidup semati dengan istrinya semakin hari semakin terkikis saja .


Berapa kali , Berapa kuat ia berusaha mengabaikan Angel , tapi semakin hari perasaan nya kepada Angel semakin berbeda . Seperti hari ini , semenjak Angel bertemu dengan laki laki bernama Johan , sejak itu pula banyak pertanyaan di dalam benaknya , kalau johan akan menjadi ancaman dalam hubungan anehnya dengan Angel .


Ckh . Arga menggelengkan kepalanya berulang kali , berulang kali pula ia ingin mengenyahkan pikiran itu , ia ingin mencoba setia terhadap janjinya untuk almarhum istrinya , ia tidak ingin menyakiti hati istrinya .


Arga mencoba memejamkan matanya untuk melupakan bayangan Angel yang semakin hari selalu menganggunya .ia harus menekan perasaan ini dan kembali tegas kepada Angelia .tidak ada gunanya ia membuka hati, kalau dirinya telah terikat janji pada almarhum istrinya untuk sehidup semati .


"Ingat Arga , istrimu mengorbankan nyawanya demi putrimu , jangan kamu jadi pengkhianat hanya karena seorang Angelia ." ucap batin Arga menginggatkan nya ." jangan pernah berpaling , belum tentu dia sehebat istrimu ,tulus menyayangi putrimu ." lanjut nya .


Tanpa sadar.Arga pun ketiduran sebelum menganti baju kerjanya . Dalam alam mimpinya ia bertemu dengan almarhum istrinya . Di alam mimpi Aan menatap sedih kepada Arga . Arga berusaha mengejar Aan tapi Aan semakin menjauh dengan linangan Air mata . Arga mengartikan mimpinya bahwa Aan marah dirinya telah menyimpan rasa dengan perempuan lain .


"Aan ." Arga tersadar dari mimpinya .ia menghapus wajahnya dengan kasar . Arga ingat akan raut wajah Aan dalam mimpinya yang begitu sedih dan kecewa .


"Apa benar Aan marah karena Angel . Maafkan aku An , aku tidak akan membuka hatiku lagi , maaf telah membuatmu sedih ." lirih Arga . Arga segera bangun dari tidurnya dan segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri .


Arga berdiri di bawah pancuran air tanpa melepas bajunya . Ia tidak perduli dengan rasa dingin yang menguyur tubuhnya . Arga pikir guyuran Air dingin ini bisa membuatnya membuang semua pikiran nya terhadap Angel .


"Mulai malam ini aku tidak akan perduli lagi dengan wanita itu , apa pun yang ia lakukan aku tidak perduli , biarkan dia dapat laki laki lain yang bisa bahagiakan dia ." ucap Arga saat menginggat wajah sedih Aan .

__ADS_1


***


Kelamaan melamun dalam guyuran air dingin Arga sadar karena kedinginan badannya mengigil . Arga segera melepas bajunya dan meraih handuk kimononya . Arga segera keluar dan mengambil baju tidurnya untuk menghangatkan tubuhnya . Lalu naik kembali ke atas tempat tidurnya . Arga menarik selimutnya sampai di atas dadanya . Iseng iseng Arga membuka ponselnya . Tanpa sengaja Arga melihat sebuah story di aplikasi di medsos milik Arga .


"Johan adi prata ." Arga membaca nama panjang johan lelaki yang katanya tinggal bertetangaan dengan Angel . Arga merasa tidak asing dengan nama lelaki itu tapi siapa ia lupa . Arga mencoba untuk tidak perduli dengan lelaki itu .ketika matanya menatap status Angel yang tengah berada di dalam lift bersama dengan lelaki yang bernama Johan .


"Rupanya mereka bertemu lagi di sana , ya tentu saja mereka memang tinggal bersama , tetangaan ." gumam Arga dan langsung menutup aplikasinya dan meletak kan ponselnya di atas nakas . Bukan lagi Urusan nya bila Angel akan bertemu dengan siapa saja kalau.sudah ada di luar jam kerja .


Bukan lagi urusan Arga kalau Angel ingin berteman dengan lelaki mana pun ,itu hak Angel tidak ada urusan nya dengan dirinya . Arga menegaskan sekali lagi pada dirinya sendiri . Arga benar benar berjanji kali ini , dia tidak akan peduli lagi dengan urusan Angel yang sudah berubah di matanya . Ia hanya tidak ingin membuat Aan kecewa .


Arga kembali ingin memejamkan matanya . Ia mencoba mencari kantuknya lagi .tapi sampai larut malam mata Arga tidak bisa terpejam lagi , pikiran nya berkelana jauh ia mencoba untuk menekan perasaan itu .


"sial ." umpat Arga karena bayangan Angel dan istrinya datang silih berganti menghiasi benaknya .


***


"Gebetan baru ." isi sebuah pesan dari sahabatnya Anisa . Yang kerja sebagai resepsionis di perusahaan Arga , yang sekarang telah menjadi teman curhatnya itu mengomentari foto yang telah ia upload beberapa saat tadi di medsos . Angel dengan cepat membalasnya .


"Ganteng kan ."pesan terkirim langsung centang biru di ponselnya . Kedua sudut bibir Angel tertarik ke atas membentuk senyuman . Bukan karena pesan yang di terima oleh Nisa tetapi bukan karena hal yang lain .

__ADS_1


Angel tidak bisa menahan kegembiraan nya .begitu nomor Arga yang di beri nama Bos galak itu melintas menjadi salah satu orang yang melihat statusnya , pada aplikasi yang sering ia pakai buat berkirim pesan tersebut , Entah kirim pesan ke Angel , klien atau kepada Arga sendiri . Aplikasi tersebut hanya ia gunakan di kala dirinya , dalam kondisi dan situasi yang mendesak


. Tapi beberapa jam yang lalu adalah pengecualian . Angel sengaja meminta foto bersama dengan johan saat tanpa sengaja bertemu dengan johan di dalam lift . Mungkin waktu pulang kerja johan dan dirinya sama . Angel tidak pernah banyak berpikir , dia hanya memikirkan bagaimana ia mendapatkan foto bersama Johan .


Menginggat sikap Arga padanya saat bertemu dengan johan , Angel merasa ia harus melakukan sesuatu yang bisa memicu perasaan Arga . Satu buah foto saja mungkin sudah bisa membuat tajuk di story medsosnya .


Berbekal sebuah foto dan capsion dan nama lengkap dari Johan sebagai tetangga .


Angel melupakan apa kira kira yang terjadi pada Arga . Ia membuka pesan dari Nisa , Angel tersenyum lebar , mendapati isi oesan yang sesuai dengan pikiran nya .


"Johan ganteng , tapi masih gantengan pak Arga , duda anak satu di kantor kita ." pesan dari Anisa .


"Aku setuju banget , memang Arga ganteng tiada tandingan nya , ganteng banget meskipun cuek kayak bebek ." Angel mengirim jawaban pesan kepada nisa yang kembali , langsung centang biru .rupanya anisa masih menunggu balasan darinya .


Angelpun berpikir ingin menceritakan apa yang terjadi pada Arka hari ini .Ia rasa Anisa perlu tau .ia juga ingin lihat reaksi serta komentar teman nya itu .


"Kamu tau ngak , hari ini bos galak sangat sebal sekali padaku . Gara gara aku di dekati oleh Johan . Aku kira dia cemburu , tapi dia menolak tidak mengakui wkwkwk .."ucap Angel .


Pesan terkirim dan langsung centang biru .Angel merasa malu sendiri wajahnya menjadi merah .menunggu balasan dari teman nya itu .

__ADS_1


" Pak Arga bohong kali ? Mungkin dia gengsi ., jadi ngak mau ngaku .,"


Angel mengangguk setuju dengan jawaban Anisa .


__ADS_2