
" tatap mataku ." pinta Andre . Arga mengikuti apa kata Andre .
"Apa yang kamu dapati ." tanya Andre .
"seorang anak laki laki sekitar umur lima tahun sedang memegang perut seorang wanita yang sedang mengandung ." ucap Arga .
Andre tersenyum dan membuka laci meja di ruang tamu itu .dan mengeluarkan sebuah foto sesuai yang Arga ucapkan . Arga menerimanya dan mengamati foto itu .
"kamu tau siapa anak kecil itu , dan apa yang dia lakukan ." tanya Andre . Arga berusaha menebak tapi tidak ada ingatan sama sekali dengan foto hitam putih di tangan nya .
"Dia seorang pemuda balita , kenapa aku bilang pemuda tapi juga balita , dia baru berumur lima tahun tapi berani melamar seorang gadis kecil yang usia nya juga baru berumur lima tahun . Waktu itu dia mau pindah ke jakarta ini . Akhirnya aku bercanda dengan nya . Aku ingin menjodohkan putriku yang ada dalam kandungan istriku dengan pemuda balita itu . Ayah dia marah dengan perjodohan ini . Akhirnya ayah dia mengusir kita di larang bertemu . Mereka boleh bertemu hanya takdir yang menemukan nya ." Andre menatap wajah Arga yang seperti sedang berpikir keras ke masa lalu .
"kamu tau apa yang pemuda balita itu katakan , sambil memegang perut istriku dia bilang , ingin putriku punya segalanya mirip dengan bidadarinya . Tapi tak ada di dunia ini yang mempunyai nama bidadari sangat langka , Akhirnya aku beri nama dia Angelia andriana mahardika . Ternyata putriku benar benar mirip swkali dengan tunangan pemuda balita itu .Kamu ingat siapa pemuda balita itu ." tanya Andre . Hanya Air mata yang nenetes dari pelupuk matanya bagai air hujan .
Andre kembali membuka lacinya dan menyerah selembar foto lagi kepada Arga . Arga menerima foto itu tapi gambar yang ia lihat tidak lah jelas karena matanya telah di penuhi oleh air mata .
"dua puluh tahun kemudian takdir menemukan kedua perempuan itu . Istri pemuda balita itu bertemu dengan putriku ."..
"papi ." ucap Arga tiba tiba menatap wajah Andre dengan linangan air mata .
"Sini peluklah papi Andremu ini . Menangislah nak " ucap Andre sambil merentangkan kedua tangan nya . Novi tak tahan untuk sembunyi terus ia lari memeluk Andre dan abangnya .
Air mata Arga tiada bisa berhenti .
"Abang .....
__ADS_1
"Papi aku rapuh pi , kemana papi selama ini , selama ini aku sendiri pi." ucap Arga .
"maaf kan papi . Ini dah permintaan Ayahmu , saat Aan masih di dalam kandungan kamu dah melamarnya , tapi Ayahmu tak setuju , Sehingga kita harus pergi . Ayahmu berharap kalian di pertemukan oleh takdir . Dan sekarang tugas papi dah selesai . Kalian telah bertemu tapi sekarang cinta kalian sedang di uji ." ucap Arga .
Arga menghapus air matanya ia tatap adiknya juga Anis di sana . Anis hanya mengangguk sambil tersenyum .Dan Andre menariknya duduk di samping nya .
"Dik , nis ,kok kalian ada di sini ." tanya Arga .
"Ga , papi yang mengurus adikmu selama ini di luar negri . Kalau tidak apa kamu terpikirkan bagaimana nasib adikmu . Sedang kan kamu yang lebih tua saja begitu rapuh ." ucap Andre .
"maaafkan aku pi , siapa yang tidak rapuh dalam sehari tiga orang yang kita cintai pergi meninggalkan kita ." ucap Arga .
"mas ." Arga menoleh ke arah suara . Ia mengira Angel yang memanggilnya .matanya terpicing satu melihat dan mendengar anis memanggil Andre . Andre terkekeh melihat itu .
"bukan kah , Angel bilang papi tidak akan menikah lagi ." Andre tertawa lagi .
"Eee kamu tidak tau kenapa papi tidak mau menikah dulu , itu karena papi ingin menjaga tunanganmu , papi cuma takut mereka tidak bisa menerima Angel , tapi putri putri kita hebat bukan , mencari siapa yang pantas jadi ibu nya dan istri untuk Ayahnya,." Arga mengangguk .
" o iya Is , kamu tadi mau bicara apa ." tanya Andre pada Anis .
"tadi pak Arga bilang dia hanya punya saham 5% sedangkan Johan psikopat punya 20% , mas dia kalau sedang tersenyum mengerikan tau ." ucap Anis .
"Adik ." pekik Arga karena merasakan genggaman tangan Novia mencengkeram pergelangan tangan nya .
"Novia ikhlaskan nak kita tidak bisa berbuat apa apa tarik nafas ." ucap Andre .
__ADS_1
" mas hati hati dengan pria gila itu ." ucap Novia .Arga menepuk tangan adiknya .
Andre menepuk bahu Arga ." sekarang buktikan cintamu pada putri papi , tunanganmu sejak masih bayi itu . Apa yang kamu lihat di dalam putriku ." tanya Andre .
"Kalau ini aku katakan aku takut Aan menggangap aku mencintai nya karena kemiripan nya dengan Almarhum ." ucap Arga .
" tapi itu juga yang kamu minta pada Aan tahun itu , putri papi harus mirip dengan dia , lihat Anis dia juga mirip dengan isabel istri papi , ya mungkin semua memang sudah takdir ." ucap Andre .
Arga tersenyum lega mendengar semua ini . Tangisnya juga telah berhenti . Ia bahagia Andre , Ayah Angel ternyata orang yang telah di kenalnya . Masalah saham dan dukungan dia sekarang tidak penting . Ia akan cari cara untuk mempertahan kan posisinya .
"Is ambilkan map yang ada di atas meja kerjaku ." ucap Andre kepada Anis . Anis segera melangkah pergi .
" sayang Novi kamu pergilah istirahat seberangkat lagi ke luar negri ." ucap Andre
" iya pi ,abang jaga dirimu baik baik , juga jelaskan dengan baik semua kesalah pahaman kalian ." ucap Novia , dia pergi setelah menciu pipi Arga dan Andre .tak selang lama Anis kembali dengan map di tangan nya . Dan Andre menyerahkan map itu pada Arga . Arga bukan nya membuka map itu tapi malah bertanya .
"Apa ini pi ." tanya Arga .
Andre meraih tangan anis ."kamu masih ingat bila yang aku punyai hanyalah titipan ." tanya Andre pada anis . Anis pun mengangguk cepat .
"itu lah yang aku maksud titipan adalah saham dan perusahaan itu . Perusahaan GM di rintis oleh seseorang yang bernama Abimana . Yaitu kakak angkat ayahku . Karena Ayahku hanya anak tunggal dan terlahir tidak sempurna , karena mempunyai kelainan jantung . Saat paman abimana telah berhasil mendirikan perusahaan itu dan duduk sebagai CEO , dia jatuh cinta dengan sekretarisnya ." anis dan Arga saling tatap mendengar ucapan Andre
seperti dejavu kisah Arga dan Angel . Andre tersenyum . "kalian jangan berbahagia dulu , setelah mereka menikah dan mempunyai seorang anak ,istri paman abimana menginginkan perusahaan itu di hadiahkan kepada putra yang baru saja dia lahirkan . Tapi paman Abimana mengungkit jati dirinya , sehingga terjadilah pertengkaran di lantai Atas dan seketika istri paman Abimana mengancam akan membawa putranya pergi bila keinginan nya tak di turuti . Demi mengejar istrinya nasib naas terjadi , paman abimana terjatuh dari tangga hingga meninggal di tempat ."..
Hahhh...
__ADS_1