
Buru buru Angel segera naik dari bak mandinya dan segera meraih handuk untuk melindungi tubuhnya dari dingin nya malam .
"Gila , kok aku bisa mimpikan itu sih ." gumam Angel ,yang sebenarnya itu bukan mimpi tapi kenyataan yang terjadi beberapa jam yang lalu , bersama Arga , sayangnya Angel tidak bisa mengingat semua itu .
Dengan cepat Angel segera keluar dari kamar mandi dan segera mengambil baju agar tidak masuk angin . setelah pakai baju angel tidak pergi makan tapi langsung masuk ke dalam selimut tebalnya .
"sayang hanya mimpi , tapi asyik juga kalau itu tadi semua nyata , terjadi di dunia nyata dan arga seperti itu , pasti bahagia sekali hidup aku ." kekeh Angel .
"bagaimana tadi Arga mencium aku , sangat agresif sekali hehehe ." kekeh Angel sambil meraba bibirnya .meskipun itu hanya ia anggap sebagai mimpi ,tetap saja itu adalah hal yang menyenangkan bagi Angel .
Entah bagaimana jika Angel tau bahwa itu bukan mimpi ,tapi kenyataan . Mungkin Angel akan semakin bersemangat untuk mengejar cinta Arga , sang pujaan gatinya .
"Ahh , andai saja tidak ada yang menganggu tadi , aku pastikan Arga akan mencumbu aku hingga ke leher aku . Dan aku bisa buktikan kepada Arga kalau dia sudah menandaiku , ikan ****** di leherku ," kekeh Angel yang masih saja berhayal . .
"Siapa ya kira kira yang datang nganggu Arga ,yang lagi asyik asyiknya cium aku ." Angel masih penasaran dan tetap berperang dengan pikiran nya sendiri . Andaikan saja Angel tau kalau yang tiba tiba datang adalah asisten pribadi Ayahnya di jamin ia tidak akan berani menampak kan diri . Dengan santainya di depan Ayahnya tadi .
Sebenarnya Andre juga terkejut dengan kedatangan Arga di pesta ulang tahun perusahaan burhan teman nya , dan wanita yang dia gandeng tidak lain adalah putrinya sendiri . Sesuai dengan rumor yang beredar Arga sangat mencintai almarhumah istrinya dan tidak pernah ia pergi dengan wanita manapun dan dari kalangan apa pun .
Sehingga Andre ingin melupakan prihal perjodohan yang sempat ia rencanakan dulu . Dan akan membawa Angel menghadiri pesta itu sekalian mencarikan jodoh untuk putrinya . Ternyata angan angan nya jauh dari kenyataan .Angel dan Arga sepertinya memang berjodoh .
Yang membuat Andre terkejut lagi adalah kehadiran Johan putra sahabatnya juga saudara tiri dari Ayah Arga yang menyimpan dendam terhadap kemungkinan kepada keturunan Rangga . Andre kembali mendekati Anis yang sembunyi sembunyi karena juga mengetahui keberadaan Angel dan Bos nya .
"Is kamu kenapa ." tanya andre .
__ADS_1
"Om ada Aan sama bos Anis ." andre menyentil kening Anis karena memanggil dirinya Om .
"Mas , aku serius ."
"Aku dua rius ..apa mereka pacaran ." tanya Anis .
"Anakmu tu yang ngejar ngejar , tapi kelihatan nya Bos juga suka sih cuman mungkin takut merasa mengkhianati istrinya Almarhumah jadi begini ." jawab Anis .
Andre kembali.menatap mereka . Ia di kejutkan dengan kedatangan Johan putra adi prata , putra sahabatnya dalam lingkungan bisnis . Juga putra dari saudara tiri ayahnya Arga .
Andre melihat putrinya berusaha mengakrabkan diri dengan Johan lewat perbincangan tapi di balik itu semua ada rasa kecanggungan yang dalam . Yang tak dapat Angel sembunyikan .
Andre mengalihkan pandangan nya kepada Arga yang menatap sinis keduanya . Yang entah kenapa Arga kelihatan tidak menyukai kehadiran Johan . tiba tiba Johan memberi kan segelas minuman beralkohol bukan dirinya saja yang terkejut ternyata Arga juga terkejut .
Andre tau bagaimana reaksi Angel bila Air alkohol itu merasuki lambung nya . Andre berbisik pada asisten nya sebelum ia mengajak Anis untuk pulang . Karena setelah minum minuman dari Johan ,Angel minum lagi dari Burhan .Andre segera membawa Anis pergi dari pesta menuju ke mobilnya .
"bawa Aku kemana Arga membawa Aan pergi ." perintah Andre . Arga membawa Angel kembali ke perusahaan ia melihat Arga dan angel sedang berciuman . Andre mengepalkan tangan nya dan menyuruh asisten nya memaksa menarik Angel dan membawanya pulang . Andre juga membiarkan Arga tak peduli . Dan nyatanya sekarang Angel melupakan semua kejadian itu .Tapi bagi Andre itu lebih baik Angel lupa ,tidak mengingat dari pada Angel akan menahan malu .
Gara gara memikirkan mimpi nya dengan Arga semalam , Angel melupakan makanan yang telah di siapkan oleh bibi . Sehingga pagi pagi bangun perutnya terasa lapar banget .tapi yang membuatnya terkejut adalah di bangun jam sudah menunjuk kan pukul Tujuh pagi .ia ingat hari ini ia harus ke kantor .
Perempuan itu segera meloncat dari tempat tidurnya untuk segera mandi dan ganti baju padahal hari ini adalah hari minggu . Karena buru buru Angel sampai yerjatuh untung lantainya beralaskan karpet bulu ,kalau jatuhpun tidak akan merasakan sakit .
"astaga , bukan nya hari ini hari minggu ya , ah gara gara Ayah sih udah di bilang mau nginep malam senen . kenapa dia jemput aku malam minggu , Ayahhhhhh ...."teriak Angel .
__ADS_1
"Aan ...."Angel menoleh ke arah pintu mata nya membola melihat dua orang yang ia kenal muncul bersamaan di depan pintu kamarnya .
"kamu kenapa ."tanya Anis menghampirinya .sementara Andre hanya cekikikan bersandar di pintu . Anis mengikuti arah mata Angel yang menatap andre garang .
"mass apain sih .."ucap Anis .
"itu sudah kebiasaan dia Is .lupa hari .." jawab Andre .
"Ini semua gara gara Ayah , Aan bilang nanti malam Aan nginap di sini . Kenapa Ayah dah jemput Aan semalam ke sini . Hampir saja Aan akan ke kantor ." ucap Angel cemberut
"Urgen semalam ."jawab andre .
"Urgen ...urgen ...udah aku mau pulang . Ayah bawa ibu pergi jalan jalan sono . Napa mau aku panggil tante ."ucap Angel melihat Anis menatapnya tak percaya .
"kamu ngak mau nginep lagi ." tanya Andre .
"enggak kan udah ada ibu yang temani Ayah . Aku harus ambil mobil aku yah , di rumah bos galak ." ucap Angel .
"An ."
"Aku percayakan Ayah ku padamu ." ucap Angel sambil memberi kode pada andre agar mengajak Anis pergi .
Setelah selesai dengan drama paginya , Angel merapikan tempat tidurnya sendiri . Walau ada pembantu ia tetap mandiri dengan sendirinya .setelah semua selesai Angel pergi mandi .
__ADS_1
Walaupun hari ini Hari minggu Angel memutuskan untuk pergi menemui Arga . Ia tidak enak hati membiarkan Arga pulang sendiri semalam walau Arga tidak perlu menyetir .Angel tetap harus bicara kepada Arga dengan baik baik . Ia tidak mau arga akan semakin membencinya .
Angel keluar dari kamar ia melihat Ayahnya duduk di meja makan melihat Anis yang sedang sibuk masak . Tersungging senyum di sudut bibir Angel melihat Ayahnya bahagia dengan wanita pilihan nya .