Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
120


__ADS_3

Saat makan malam tiba semua keluarga berkumpul .andrean bersama istrinya yang berasal dari luar negri . George juga bersama istrinya .mata istri George berkaca kaca saat memandang Indah . Ia teringat masa mudanya dulu .


"Ma kenapa mama memandang kakak ipar seperti itu ," tanya andrean .


"Dulu mama ingin punya anak perempuan tapi tidak bisa ." ucap Dea .


"kenapa tidak bisa ma , kalau mau mama bisa anggap Indah sebagai putri mama , sejak umur empat belas dia dah jadi anak yatim piatu ."ucap Rama .


"Astaqfirulloh ,Benarkah sayang , mau jadi putri mama , sejak keguguran adik mereka mama tidak bisa mengandung lagi ." tanya Dea .


"Dengan senang hati asal mama bahagia ." ucap Indah .


""Terimakasih ." ucap Dea , sambil memeluk Indah .


"Bidadariku , kamu sedang apa di sana . Apa kau merindukannya . Aku kesepian mereka tidak perdulikan aku ." semua mata menatap Arga yang bicara dengan sapu tangan kecil di tangan nya .


" Kenapa waktu berjalan lama , mami beri persyaratan sangat berat , kalau aku sudah mapan baru boleh memintamu ." gumam Arga .


"Meminta apa cucu opa ." tanya George .


"papa mau tau ." tanya Indah semua mata menatap pada Indah . Indah mengeluarkan rekaman tentang kejadian Arga meminta Aan jadi istrinya .


"Astaga boy , kenapa kamu cari bidadari yang seumuran denganmu , siapa nama dia ." tanya andrean.


"ngak tau aku panggil dia bidadari ." jawab Arga .


"Baik sini ikut uncel ." andrea menuntun tangan Arga ke perut istrinya .


"A...gerak gerak ." pekik Arga .


"Itu namanya Aan menyambut mu ," ucap andrean


"Aan."tanya Indah dan Rangga bersamaan .Andrea tidak memperdulikan mereka berdua .


"yah dia putri uncel .namanya angelia andriana mahardika , maukah kamu menjadikan dia sebagai bidadarimu ."tanya andrean .


"Andre , itu hal buruk cabut kata katamu , kamu tidak sungguh sungguh menjodohkan merekakan ." ucap George .

__ADS_1


"maaf pa , kalau Alloh mengabulkan hanya ini jalan satu satunya , cara aku memenuhi permintakaan bang moge , untuk mempersatukan keturunan papa dan Ayah Dimas menjadi keluarga seutuhnya ." ucap Andrean .


"ya benar katamu , bagaimana Nak Rangga ." tanya George


"Begini saja , Biarkan mereka menemukan jodohnya sendiri sendiri , jangan ikat perjodohan dengan mereka . Andre tau Asal usul pertemuanku dengan kakak ipar mu , pasti akan lebih banyak yang tersakiti ." andre mengangguk .


" Iya mas , tapi apa percaya mas dengan Joni . Kalau dia benar benar berubah . Untung kakak ipar yang menjebak mas Rangga , kalau orang seperti mertua kakak ipar ..


"Adik ipar sudah jangan di bahas , semoga Alloh memberi hidayah yang kekal buat mereka .."potong Indah .


"Begini saja Jangan bahas perjodohan mereka biar takdir yang menemukan .dan jangan sering pertemukan mereka dengan sengaja atau sengaja membahasnya ." ucap Rangga .


"Baiklah mas aku setuju . istriku dari amsterdam dia blasteran jawa belanda . Dia anak tunggal jadi aku harus kembali mengurusi bisnis keluarga istriku .karena itu perusahaan papa tolong mas Rangga urus . Boy , sini sekali ini saja uncel bilang ingat ingat ."ucap andre .Andre membawa kembali tangan Arga ke perut istrinya .


"Sekarang bayangkan kalau dia bidadarimu . Apa yang kau ingat dari bidadarimu ."tanya andre .


Arga mencebik kan bibirnya sambil mengusap dagunya .


"matanya yang Indah , senyum nya yang manis , tutur katanya yang romantis ." Andre tersenyum .mendengar ucapan dari Arga .


"ok , dia akan menjadi penghapus lelahmu .kalau dia kamu ingin jadi apa ."tanya Andre .


"Matahariku , biar dia menyinariku tiap hari menemani langkahku dan aku akan berkeringat maka sapu tangan ini akan bisa menghapus nya ." ucap Arga


"Dia akan kotor dan usang suatu saat sayang ."ucap Arga .


"Bisa di ganti yang baru ."..


"Andre ." panggil.George dan Rangga bersamaan .Andre memberi kode ok dan mengezip bibirnya .


Mereka meneruskan obrolan nya hingga malam .selama indah hamil Dea meminta agar Rangga dan istrinya tetap tinggal di sana .biar ada yang menjaga Indah dan dapat merasakan kasih sayang orang tua .


***


Hari ini Rangga kembali ke perusahaan GM group untuk menghadiri rapat pemegang perusahaan dan di hadiri oleh para pemegang saham . Di lobby perusahaan Rangga melihat kehadiran Joni dan papa sambungnya ada di sana juga .tiba tiba Rangga merasakan ada tepuk kan di bahu nya .


"ngapain kamu di sini ." orang itu tiada lain adalah resepsionis beberapa hari yang lalu . Rangga melihat name tag resepsionis itu , Rita .

__ADS_1


"minggir minggir bukan nya kemarin kamu sudah di seret oleh calon presdir Directur kami , sekarang kamu ada di sini ngapain lagi . Mau jadi OB ." ucap Rita . Rangga hanya Diam .


"pa , " Joni menahan tangan Papa nya melihat Rangga di perlakukan seperti itu Adi orata tidak terima .


" Kamu tidak lihat adikmu di hina oleh seorang resepsionis . Kalau papa pimpinan perusahaan ini , resepsionis seperti dia sudah papa pecat ." sungut Adi prata .


"Iya tapi sayangnya ini bukan perusahaan kita ." ucap Joni .


"Opa .." Adi prata dan Joni terkejut tiba tiba ada seorang anak kecil datang mengagetkan mereka .


"Arga , cucu opa , bagaimana kamu ada di sini sayang . Bundamu di mana , apa bunda sakit sehingga ikut Ayah cari kerja ." tanya Adi prata cemas .


"Indah sehat sehat saja Pa ," jawab Indah .


"Nak Indah ." sahut Adi prata .


"Papa dan Bang Joni masuk ke ruang rapat dulu nanti kita bisa bicara lagi ." ucap Indah .


"Sini Arga jalan sama bunda , nanti opa capek ."ucap Indah .


"Tidak nanti Bunda yang capek , kasihan adik nya Arga dalam perut Bunda . Arga minta gending pak de ."ucap Arga .


Indah tersenyum mengangguk mendapat tatapan dari papa mertua dan kakak iparnya . Ada hembusan nafas lega di antara keduanya , yang juga ikut bahagia .


***


Di ruang rapat telah berkumpul sekitar sepuluh orang pemegang saham .perusahaan rata rata mereka menanam saham 5% di perusahaan itu .hanya Adi prata yang menanamkan saham nya sebanyak 20% di sana . Sisanya adalah saham keluarga George .


"selamat pagi semuanya ."salam dari George .


"sebelum rapat di mulai saya akan menyampaikan satu kabar bahagia dan kabar duka .perkenalkan di samping saya ada dua pemuda yang sangat tampan dan gagah . Dia adalah putra putra saya , sebelah kanan saya adalah putra bungsu saya GEORGE ANDRE MAHARDIKA dan sebelah kiri RANGGA ABIMANA .


Mungkin kalian bertanya tanya kenapa Rangga tidak membawa nama besar saya . Mungkin bapak WIRA HADI KUSUMA ingin menjelaskan , saya lihat sejak tadi sudah ingin nyerobot ucapan saya ." ucap George .


"Ya saya minta maaf nak Geo , sebenarnya saya ingin ambil saudara angkat mu itu jadi menantu aku , tapi sayang kecantikan putriku tak sebanding dengan kecantikan sekretarisnya .tapi cinta putriku tulus , tidak seperti cinta nya sekretaris dia yang hanya ...


"ekhemm ..."pak Wira hadi kusuma terdiam mendengar deheman dan tatapan sedih dari Rangga . Rangga memakai tatapan sebuah permohonan bukan tatapan arogan .

__ADS_1


__ADS_2