Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
107


__ADS_3

Rangga menarik kembali Joni masuk ke ruangan kerja papanya .


"Aku akan melepaskan jabatan aku dan memberikan kepemimpinan aku kepada Joni pa ." ucap Rangga kepada Adi prata setelah ia duduk di kursi ruangan itu . Membuat Adi prata terkejut dengan keputusan Rangga yang tiba tiba .


" Apa maksud kamu Nak ." tanya Adi prata , ia tidak setuju dengan keputusan yang di ambil oleh Rangga . Sementara Joni mengangkat alisnya tidak percaya . Dia menatap adik yirinya penuh dengan kecurigaan .


"Kamu tidak mengakui pengorbanan saya , kamu mengatakan keberhasilanmu adalah kerja keras kamu sendiri . Baik , aku beri kamu waktu tiga bulan . Dan kamu harus meningkatkan penghasilan perusahaan tiga persen saja .besok aku akan membuat surat pernyataan sementara , bahwa kepemimpinan perusahaan akan di pegang oleh Joni ." ucap Rangga .


"Tiga persen saja , kamu meremeh kan aku , aku bahkan bisa membuatnya lebih dari lima persen ." ucap Joni dengan percaya diri .dengan kemampuan nya .


"Aku beri kamu kemudahan , bukan meremeh kan mu ." ucap Rangga santai .


"Aku akan buktikan . Dan cepat keluarkan surat kuasa mu itu , juga cepatlah angkat kaki dari perusahaan papa ." ucap Joni . Sambil terseyum mengejek pada Rangga . Joni membungkuk hormat pada papanya sebelum pergi meninggalkan ruangan papanya .


"apa maksudmu ,Nak ? Kenapa kamu membuat tantangan seperti itu ." tanya Adi prata setelah Joni pergi dari ruangan nya .


"Kita harus memberi dia satu kesempatan pa , kalau berhasil bukan kah bagus , tapi kalau dia gagal , dia tidak akan ada penyesalan di kemudian hari ." ucap Rangga santai .


"Adakah alasan lain ." tanya Adi prata , iya percaya putra tirinya masih punya alasan lain di balik semua ini . Karena ada ke gusaran terpancar di wajah Rangga .


"Aku mau fokus mencari Indah pa ." jawab Rangga .


" mencari Indah . Memang kenapa harus di cari , indah pergi ke mana ." ternyata Adi prata tidak tau apa yang telah terjadi dan siapa penyebab semua itu .

__ADS_1


"Sejak empat hari yang lalu indah menghilang dan ponselnya tidak bisa di hubungi ." Rangga dan adi prata saling pandang .


"Apa mamamu di balik semua ini ." tanya adi prata yang melihat kekecewaan di wajah putra sambungnya . Ia merasa bersalah tidak bisa mendidik anak kandungnya juga istrinya .


Beruntung Indah gadis yang baik tidak memanfaatkan kejadian . Malah menghargai orang yang di rugikan walau sebenarnya dirinyalah yang mengalami kerugian besar .


"ya ,pa . Dan aku telah membekukan semua akses mama , ATM dan kartu credit lain nya ." ucap Rangga .


"Sampai kapan ." tanya Adi prata ia menghela nafas lelah , istrinya benar benar keras kepala , memang wulan harus di beri sedikit pelajaran agar sadar diri .


"Sampai mama sadar akan kesalahan mama ." jawab Rangga . Adi prata mengangguk mendukung apa yang di lakukan putra sambungnya .


"Di sini ternyata kalian berdua ." ucap Wulan yang datang dengan membuka pintu ruang kerja adi prata sangat kasar . dia menatap dua laki laki beda generasi itu dengan tatapan marah .


Rangga dan Adi prata saling melempar tatapan . Hanya mereka berdua yang tau rahasia itu . Kedua nya bersiri dan pergi meninggalkan wulan yang masih mengoceh sendiri .


"Eh Rangga , kamu dengar mama tidak ," teriak wulan marah .


"Iya , aku dengar . Tapi apa mama tau kesalahan mama apa ." tanya Rangga datar sambil membalik kan badan menatap mamanya .


"Apa , ? Mama tidak punya salah sedikit pun ." ucap Wulan tanpa merasa bersalah sedikitpun .


"Indah pergi , semua ini gara gara mama ." ucap Rangga .

__ADS_1


"Bagus kalau sadar diri , aku tidak perlu menanggung malu punya menantu miskin ." ucap Wulan dengan hati yang senang , ia tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk mengusirnya pergi meninggalkan putranya .


"Selama indah dan Arga belum kembali , semua kartu ATM dan Card kredit kamu akan tetap kami bekukan ." ucap Adi prata sama datar seperti Rangga .


"Itu tidak adil untuk ku ." ucap Wulan , kalau selamanya Indah tidak kembali maka selamanya pula ia tidak akan pernah belanja lagi .


"Bukankah kamu juga berasal sama seperti Indah , sayang . Bukan aku sombong ,bukan aku tidak tulus padamu , aku sangat mencintaimu , Aku hanya ingin kamu bercermin . Seandainya dirimu sekarang sekarang adalah Indah , dan Arga adalah Rangga , kamu di perlakukan seperti ini , apa yang akan kamu lakukan . Arga baru umur enam bulan sayang .sadarlah belajarlah menghormati orang lain tidak selamanya kita di atas ." ucap Adi prata


Adi prata pergi meninggalkan istri bodohnya . Karena ulahnya dia harus kehilangan cucu kesayangan nya .


"Rangga kamu mau bantu mama kan Nak ." ucap Wulan .


"Kenapa Rangga harus bantu mama , sementara mama tega menghancurkan kebahagiaan Rangga . Boleh mama tidak suka pada Indah , cukup mama menjauh saja . Karena yang mama mau hanya uang Rangga kan . Boleh setelah Indah kembali dan mama minta maaf pada Indah , kalau tidak aku dan Indah akan pergi dari mama .silahkan mama nikmati kekayaan Rangga tapi jangan ganggu hidup Rangga nanti." ucap Rangga .wulan terdiam mendengar ucapan Rangga .


Rangga menunjuk kan akan kekecewaan nya kepada mamanya . Ia telah putuskan kalau memang ibunya tidak bisa menerima kehadiran Indah dan putranya ia akan bawa keluarga kecil pergi dari Batam .


"Apa mama tahu bagaimana Indah mempertahan kan dan memperjuangkan putra aku . Bisa saja dia mengugurkan putra ku . Karena aku hanyalah laki laki ba****n setelah menodainya aku tidak pernah mencarinya .ini lah aku , anak mu ,yang b******n , dan b*****k . Indah melupakan cita cita nya , mempertaruhkan kuliahnya , demi cucumu , dia tutup mata dan telinga dari tatapan dan cemoohan dari tetangga nya ." wulan menelan ludah nya dengan kasar .


"Dia gadis yatim piatu ma , dia juga melahirkan putraku seorang diri . Aku membawanya kembali ke sisiku , aku kira dengan kekayaan ku aku bisa menebus semua yang telah dia alami . Tapi apa nyata nya , kekayaan ku tidak menjadikan surga untuk nya .tapi hanya penderitaan dan hinaan yang mamaku berikan ." wulan benar benar tertampar mendengar perjuangan Indah yang sesungguhnya .


***


Rangga menatap luas nya ibu kota jakarta .sudah dua minggu Rangga berada di kota jakarta . Nando memberinya kabar kalau Indah berada di kota jakarta .Dua minggu yang lalu Indah memakai Bus jurusan jakarta . Rangga telah mengelilingi kota jabotabek dan dua kota lain nya , Rangga di temani oleh sepuluh orang yang lain nya . Berbekalkan foto saja Rangga mencari Indah .

__ADS_1


__ADS_2