
Anida melirik Angel yang masih tertawa . Ia memberanikan diri untuk pergi ke dapur untuk mengecek isi dapur Angel .Anis ternganga melihat dapus Angel lengkap dengan alat masak . Tak lupa Anisa juga membuka kulkas . Anis di buatnya terkejut lagi , kulkas Angel terisi penuh oleh bahan makanan .
"kamu juga rajin masak An ." tanya Anis . Angel yang masih sibuk membongkar belanjaan nya itupun menoleh menatapnya . Angel melihat Anis yang sedang membuka kulkasnya .
" kadang kadang ." jawab Angel dan kembali melanjutkan kesibukan nya . Anis kembali menutup pintu kulkasnya dan mendekati Angel ke ruang tamu. Ia duduk di salah satu kursi di dekat Angel .
"Nanti malam apa kamu akan di jemput pak Arga ." tanya Anis , Angel mencebikkan bibirnya .
" mana ada dia jemput aku , Nis .yang ada dia nyuruh aku jemput dia ." ucap Angel . Memang Angel berharap Arga yang menawarkan diri untuk menjemput dirinya . Tetapi Arga mengirimkan pesan pada dirinya dengan bahasa yang trgas , Agar malam ini dirinya yang pergi menjemput laki laki itu .
"menyebalkan bukan ." ucap Angel . Namun Angel bisa apa sudah beruntung Arga bersedia mengandengnya ke pesta ulang tahun perusahaan klien bisnisnya . Ia juga tidak tau kenapa tiba tiba Arga mengajaknya pergi . Ia juga tak ingin bertanya , lebih baik diam dan menikmati apa yang ada . Belum tentu juga lain kali Arga akan mengajaknya pergi lagi . Arga sangat susah untuk di tebak .
"kirain , siapa tau tiba tiba pak Arga datang jadi pangeran berkud buat kamu ." ucap Anis terkekeh
Angel malah mengamjnkan nya . Karena ucapan adalah do'a .
"tapi sayangnya Arga bukan pangeran , berkuda putih ," ucap Angel yang memicingkan mata sambil manyun ke arah anisa .
" Tapi ." ucap Anis yang minta jawaban selanjutnya .
"Iblis berhati dingin ." jawab Angel di ikuti oleh suara tawa , Anis hanya geleng geleng kepala , ia tak menyangka kalau ternyata Angel asyik juga , ada sesal kenapa tak bersahabat dengan nya sejak dulu . Dengan begitu hari hari di kantor tidak akan terus tegang karena Bos yang kejam .
"Aku percaya sekarang telinga pak Arga pasti ada suara kodok ngorek , karena kamu ketawain terus terusan ." mereka berdua tambah tertawa kencang .
"Biarin aja siapa suruh dia sok sokan nyebelin gitu , aku percaya kok Arga tidak senyebelin itu sih Nis . Nyatanya di sayang banget kok sama putrinya , putrinya juga sayang kok sama Arga ." ucap Angel .
__ADS_1
"Kok kamu nyebut putrinya , sepertinya kamu kenal dekat sama putrinya ." tanya Anis curiga . Angel menelan ludahnya dengan kasar .
"Begini ...."Akhirnya Angel menceritakan apa yang telah terjadi . Ia percaya Anisa teman baiknya dan percaya anisa bisa jadi teman curhat yang baik . Angel berdiri mengambil duduk di dekat nya , membuatnya semakin curiga .
"Begini aku punya sebuah rahasia , aku akan ceritakan padamu , tapi kamu harus janji tidak akan menceritakan pada orang lain , terutama Arga ." ucap Angel sambil menggenggam tangan Anisa . Dengan cepat Anisa mengangguk .
"Apaan ." tanya Anisa sangat penasaran sekali .
"kamu masih ingat di hari kematian istrinya Arga , juga hari ulang tahun putrinya kan ." anisa mengangguk angguk .
"Malam itu aku ke sana , tepat putrinya akan merayakan ulang tahun , kedatangan aku yang tidak sengaja di anggap hadiah oleh putrinya . Dan memanggil aku MAMA ." mata Anisa membulat bersamaan dengan bibirnya yang ikut membentuk huruf O .
" Marah dong pak Arga ." tanya Anis setelah sadar dari keterkejutan nya .
" awalnya diam mengikuti alur cerita putrinya . Kamu tau potongan kue pertama untukku dan sisa gigitanku di masukkan kemulut arga kamu tahu ."..
"Benar , aku di bawa ke dalam ruang kerja di interogasi dari A sampai Z tau , saat dia bilang mau pecat aku , putrinya datang melarang ...dari situ terjadi oerang dingin antara anak dan papa ." ucap Angel .
"lalu lalu ?...." tanya Anis yang tidak sabar menunggu jawaban kelanjutan cerita Angel . Angel menatap Nisa dengan tatapan sedih .
"Arga menemuiku meminta padaku untuk menjelaskan hubungan kami yang sebenarnya tidak ada apa apa .tapi aku pernah ada di posisi Indira dua puluh lima tahun yang lalu . Ayahku juga sama punya pendirian seperti Arga . Aku tidak tega nis menghancurkan harapan Rara yang menginginkan seorang mama ."
"Dan kamu tidak mengatakan kepada Rara yang sebenarnya tapi kamu beri dia harapan yang masih abu abu dalam perjuangan kamu untuk mendapatkan hati pak Arga , agar tetap menjadi mama Rara ." tebak Anis .Angel mengangguk .
Anis tau perasaan Anis , bukan tidak pernah ia jatuh cinta , tapi laki laki yang ingin ia gapai terlalu tinggi dan akhirnya ia menyerah karena lelah .
__ADS_1
"Aku cuma bisa berdo'a sebagai sahabat kamu , semoga misimu segera berakhir sesuai yang kamu harapkan ." ucap anis .
"Tapi kamu benar benar gila tau , pak Arga tidak bisa move on dari almarhumah istrinya , aku pernah bilang kan padamu . Kalau dia tau kamu memanfaatkan perasaan putrinya dia pasti akan marah besar ." ucap anisa yang berubah mengkhawatirkan keberanian Angel .
"aku tau ini gila . Tapi aku ngak bisa diam begitu saja Nis , Rara sangat membutuhkan sosok seorang ibu , aku sebagai wanita yang pertama kali dia panggil mama ,kamu tau bagaimana suasana hatiku , sakit . Dulu aku juga ingin lakukan itu tapi tidak pernah terjadi . Bagiku Rara adalah pintu untuk ku mengetuk pintu hati Arga untuk menerimaku , tak perlu dia mengosongkan seluruh hatinya untuk ku dan membuang cinta Almarhum istrinya , tidak perlu . Cukup beri aku sedikit tempat untuk ku berpijak aku dah bahagia .".
"Iya itu menurut kamu , coba kembalikan pada dirimu sendiri , bila Ayahmu mendapatkan penganti ibumu ..
"Aku mau asal itu kamu ..
"Aan ...
"kamu tau siapa orang yang memanggil aku Aan dalam hidup aku ." tanya Angel . Anis menggelengkan kepalanya .
"Hanya Ayahku , yang kedua dirimu ibu...dan ketiga ..calon putriku Rara ...
"Benarkah Benang Merah aku bertemu dengan seorang duda , dan putrinya adalah sahabat aku sendiri ." gumam Anis dalam hati .
"Kenapa melamun ." tanya Angel pada Anisa yang diam melamun .
"Tidak , aku masih mencemaskan persekongkolan kamu dengan Rara di ketahui oleh pak Arga , bagaimana nasibmu dan Rara ."
"Jangan takut Rara akan aman walau bagaimana Rara adalah putrinya dengan istri tercintanya . Sementara kedekatan aku dengan Rara semoga bisa meluluhkan hati Arga untuk segera menikahiku setelah , aku berhasil meluluhkan hati Arga ."..
"Tapi ngak gini cara nya An , pak Arga minta sama kamu untuk jelasin hubungan kamu dengan pak Arga , karena pak Arga tidak ingin Rara banyak berharap kepadamu untuk menjadi ibunya , karena pak Arga percaya , kalau dia tidak akan bisa menikahimu ." jelas Anis yang ternyata masih mencemaskan nasib Angel .
__ADS_1
"kamu tau kenapa pak Arga lakuin ini . Karena dia tidak mau menduakan cinta almarhumah istrinya ." tambah Anis