Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
91


__ADS_3

"Saya tetap tidak mengijinkan kamu tinggal dengan Indah dan Arga . Karena kalian belum sah menikah ." ucap Dodo tetap tidak mengijinkan Rangga membawa Arga dan Indah .


"kalau begitu secepatnya kami akan mengurus pernikahan itu ."ucap Rangga .


"Saya belum memberimu ijin untuk menikahi Indah ." jawab Dodo dengan cepat .


"Aku dan Arga akan pulang ke rumah peninggalan Ayah dan Ibu . Aku tidak akan tinggal bersama Abang ataupun Rangga ." ucap Indah lelah mendengar perdebatan Abangnya dengan Rangga .


"Tetangga kita di sana juga sama saja .mempunyai mulut yang tajam . Kamu yakin akan kuat tetap tinggal di sana , mendengarkan guncingan dan cemoohan setiap saat ." Cyntia ikut angkat bicara . Ia tau bagaimana buruknya mulut ibu ibu tetangga di sana .


Sejak awal Indah mengandung , mereka sudah memandang sinis , dan membicarakan Indah di setiap saat .


"Saya tetap akan membawa Indah dan Arga pergi dari lingkungan yang tidak sehat ini .jangan takut kita tetap pisah rumah , saya sudah membelikan rumah untuk Arga dan Indah ." ucap Rangga .


"Tetap Tidak bisa ." kekeh Dodo .


"Kamu sayang Adikmu atau ingin adikmu menderita ." tanya Rangga .


Setelah melalui.perdebatan yang Alot dengan Dodo akhirnya Rangga berhasil membawa Indah dan Arga pulang ke rumah baru mereka . Hanya Arga dan Indah yang tinggal di sana . Rangga tetap tinggal di apartemen .


***


Malam itu Rangga pergi ke rumah kedua orang tuanya atas undangan makan malam yang di kirim oleh mamanya . Sudah hampir tiga bulan Rangga tidak pulang , bukan karena tidak ada alasan , Alasan Rangga tidak pulang adalah ingin menghindari saudara tirinya Joni adi prata .


Tapi kali ini Rangga tidak akan menghindar lagi . Ia akan tunjuk kan kepada Joni , apa akibatnya kalau mau bermain main dengan nya . Rangga sudah cukup memberi pria itu kesempatan .


"Rangga , putra mama akhirnya kamu ingat pulang juga ." ucap Seorang wanita paru baya yang berpenampilan elegan menyambutnya dengan pelukan hangat . Rangga pun membalas pelukan itu . Rangga menangkap keberadaan Joni dan istrinya juga ada di sana .

__ADS_1


"Ayo duduk , makan malam akan segera kita mulai ." ucap Adinda prata . Rangga mengambil tempat duduk tepat di depan Joni , saudara tirinya . Kelihatan sekali dari tatapan mata Joni.sangat tidak mengharapkan kehadiran Rangga .


"hai , Abang ." sapa Rangga lebih dulu ." kakak Ipar ." sapa Rangga pada istri Joni amanda prata .


"Kamu menyapa semua orang yang ada di sini , hanya papa yang kamu acuhkan , menyedihkan sekali ." sindir adi prata


"ahh maaf pa , saya tidak melihat kalau papa ada di sini ." ucap Rangga dengan santai


ia tau kata kata papanya hanya candaan saja .


"Benar benar anak tidak tau di untung ." ucap Joni menyindir Rangga . Rangga hanya tersenyum mendengar sindiran Joni . Rangga ingin pastikan malam ini joni tidak akan bisa tidur dengan tenang .


Acara makan malam telah berjalan dengan lancar , Rangga dan Joni sama sama menahan untuk saling serang . Istri Joni juga hanya diam saja .


"Bagai mana dengan restoran kamu , Nak ., apakah ada kendala , atau butuh suntikan dana tidak ."tanya Adi prata .setelah selesai makan malam mereka pindah ke ruang tamu .


"Terus bagaimana dengan posisi yang papa tawarkan kemarin , apa masih berlaku , pa ." tanya Rangga mulai mengeluarkan senjatanya . Sementara Joni melotot tidak percaya .


"Tentu saja masih ." ucap Adi dengan semangat , karena inilah yang ia tunggu tunggu dari dulu .


"Bukan nya kamu tidak tertarik dengan perusahaan , sekarang untuk apa kamu tanyakan ini kepada papa ." tanya Joni .


"aku hanya bosan dengan perusahaan , dan akan mencoba ke perusahaan ."jawab Rangga .


"itu ide yang bagus , sudah sejak dulu papa berharap kamu mengantikan posisi papa ." jika Rangga mau bergabung di perusahaan K S group maka ia bisa lebih awal untuk pensiun .karena anak pertama nya joni tidak bisa di andalkan . Otaknya tidak se genius Rangga .


Joni kerap kali kalah dalam pesaingan mereka ,bahkan bisnis kecilpun dia tidak bisa memenangkan . Adi prata percaya perusahaan nya akan tamat bila di pimpin oleh Joni .

__ADS_1


"Sejak awal aku sudah menduga , kamu mengingginkan perusahaan papa ." Kata Joni pada Rangga yang baru saja keluar dari toilet dekat dapur .


Rangga tidak menyangka kalau Joni akan mengikutinya sampai ke toilet . Dan menunggunya .


"Apa salahnya ? , aku hanya mencoba untuk membantu papa ." ucap Rangga .


"Aku minta kamu untuk mundur kalau tidak aku akan ..


"Akan apa , akan memasukkan obat perangsang ke dalam minuman aku , dan merekam kegiatan percintaan aku dengan wanita bayaran kamu , kemudian kamu akan mengirimkan kepada papa , atau mengirim barang ilegal ke dalam restoran aku ." ucap Rangga .


Rangga menghilang selama seminggu ,membuat Rangga menahan kerinduan dan kemarahan nya kepada Indah . Karena restoran cabang milik nya telah di kirim barang ilegal . Sehingga selama seminggu Rangga mengatasi masalah itu .bukan Rangga tidak tau siapa dalang di balik semua itu .


"kamu selalu mengusik aku , bahkan tidak hanya sekali kamu buat kekacauan dengan restoran aku ." ucap Rangga . Joni menegang mendengar ucapan Rangga . Dengan cepat ia merubah raut wajahnya .


"bagus kalau kamu dah tau . Makanya kamu cukup jaga baik baik restoran kamu , tidak usah ikut mengurusi perusahaan papa ." ucap Joni .


"Aku pikir tujuan kamu mengusik restoran aku .karena kamu ingin menarik ku ke perusahaan papa . Saat restoran aku memburuk karena ulahmu , ku pastikan aku akan mengambil alih kepemimpinan di perusahaan papa .? Bukankah itu yang kamu mau .Joni adi prata ."ucap Rangga .


Bukan , bukan itu tujuan Joni . Joni ingin menghancurkan restoran Rangga untuk membuktikan pada Ayahnya . Kalau Rangga mengurus restoran saja tidak bisa . Maka Rangga tidak pantas untuk mengelola perusahaan papanya,.Namun kenyataan nya Joni gagal mengusik restoran itu . Karena di sana ada Dewangga yang lebih cekatan mengurusi masalah .


"selama ini aku diam karena aku menghormati kamu sebagai anak kandung papa . Sekarang kesabaranku sudah habis . Cukup kamu bermain main selama ini . Sekarang aku yang ambil alih permainan ini ." ucap Rangga sambil menepuk bahu Joni . Rangga pergi meninggalkan joni dengan wajah merah menahan marah .


"Aku lupa katakan satu hal ." Rangga kembali ke hadapan kakaknya .


"Aku akan baik jika kamu juga baik .dan begitu juga sebaliknya . Aku akan membalas dua kali lipat dari masalah yang kau coba timbulkan untuk ku ."ucap Rangga .


Ini hari kedua Indah menempati rumah yang baru di beli oleh Rangga , Indah belum terbiasa masih terasa asing di sana . Di tambah semua pekerjaan di kerjakan semua oleh asisten rumah tangga yang di pekerjakan oleh Rangga .

__ADS_1


__ADS_2