
Mereka semua telah berkumpul di sebuah ruangan di rumah sakit itu .ruangan kerja Andre , di sana juga ada pengacara andre , pengacara Arga dan juga pengacara Joni .
"Papa , mama ada satu lagi yang ingin aku beri taukan padamu ." ucap joni .
"Apa lagi Jon . Jangan kamu buat papamu mati di sini ." ucap Adi prata .
Joni menarik nafas panjang ia ingin mengungkap kejadian lima tahun yang lalu .tentang pesawat pribadinya yang tiba tiba meledak .
"masalah pesawat pribadi kita yang meledak lima tahun yang lalu ." ucap joni .
"kenapa dengan pesawat itu . Bukan nya pesawat itu belum sempat lepas landas ." ucap Adi prata .
"ya , tapi aku tidak pernah menyangka kalau Johan memberi kan tumpangan kepada rangga dan tuan George dan istrinya ."ucap joni tak mampu meneruskan kata katanya .
"Joni...
"aku tau , aku salah pa , aku juga dengan muka tebal yang berkerut ini , memohon pada keponakan aku . Maafkan Johan yang mempunyai gangguan jiwa , paman mohon ini yang pertama dan terakhir kali , paman akan pergi tinggalkan negara ini dan tak akan pernah muncul lagi di hadapan mu . Apa kamu mengijinkan nya . Dia melakukan tidak sengaja pikiran nya tidak waras ." tanya joni .
Joni menyodorkan sebuah map kepada Arga . Arga hanya meliriknya saja .
"kalau kamu setuju dan memaafkan johan tolong tanda tangani ini biar kami bisa tenang meninggalkan negara ini . "ucap Joni .
" anda mau pergi silahkan pergi kita tidak saling kenal ." ucap Arga .
__ADS_1
"kita pergi di kawal polisi , karena masalah johan dengan putrimu . Tentu kepolisian negara butuh persetujuan darimu ." ucap joni .
Arga menatap wulan yang juga hanya menatap dirinya . Ia ingat ucapan Joni bila Ayahnya ingin kebahagiaan neneknya . Dan jihan adalah cucu kesayangan nya .
"Baiklah ini ku lakukan demi Bakti Ayahku yang ingin membahagiakan ibunya , wanita yang telah melahirkan nya ." ucap Arga dan langsung menanda tangani semua berkas yang membutuhkan tanda tangan nya .
Setelah selesai menanda tangani semua nya joni memisahkan beberapa berkas dan ia berikan kepada Andre .
"Aku titipkan ini padamu ," ucap Joni .
"Apa ." tanya Andre .
"Sebenarnya ini saham bagian Rangga dari papa . Tapi Rangga tidak mau menerimanya . Sekarang aku berikan kepada Indira sebagai kompensasi dari ku atas ulah johan . Berikan padanya kelak bila indira telah dewasa pantas memegang saham ini ." ucap Joni lirih dan melangkah pergi meninggalkan ruangan itu .
Sementara dokter masih berusaha keras untuk menolong Indira untuk bernafas dengan normal kembali . Segala cara telah dokter lakukan , kejut jantung juga telah dokter lakukan . Keringat dingin telah membasahi para dokter dan suster yang berusaha menolong indira . mereka akan merasa bersalah bila tidak bisa menyelamatkan Indira .
"Tolong sadarlah Nak , kasihan mama dan papamu menunggumu di luar ,nak ." lirih dokter di dekat telinga Indira . Semua tenaga medis melemaskan bahunya seakan ia kehilangan harapan untuk Indira yang tidak sadarkan diri .
Tiba tiba monetor alat pendeteksi jantung berbunyi pertanda kehidupan Indira akan di mulai kembali .melihat Indira telah membaik Arga mengikhlaskan apa yang telah di lakukan oleh Johan .
Sesuai dengan janji joni setelah menyelesaikan sidang yang berjalan dengan lancar segera pergi meninggalkan negara indonesia bersama dengan adi prata juga wulan
Wulan benar benar tidak menyapa atau mengenali Arga sama sekali sebagai cucunya , Arga juga tidak ambil pusing .
__ADS_1
"Boy ini ," Andre memberikan map yang pernah di titip kan oleh Joni .
"Apa pi ." tanya Arga .
"Ini bagian Ayah kamu dari tuan Adi prata , dulu Ayahmu menolak , sekarang saham Mereka yang ada di GM Group . Mereka berikan untuk Indira ." ucap Andre .
Arga menghela nafas panjang . Angel membujuk Arga agar menerima saja tidak perlu memperpanjang masalah , sekarang yang penting adalah kesehatan Indira . Karena Indira memang sudah sadar tapi jiwanya masih terguncang .ada rasa trauma yang ada di diri Indira . Jiwanya belum setabil masih banyak sering melamun . Pengobatan juga masih berlanjut dan di biayai oleh Joni .
Memang tidak akan pernah cukup harta Joni untuk membayar semua perbuatan Johan kepada keluarga Arga . Tapi joni memohon kepada Arga agar mau menerimanya . Arga juga tidak bisa menolaknya karena walau bagaimana keluarga joni harus menanggung semua ini .bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Indira .
Arga benar benar sudah mengikhlaskan Johan tidak di penjara , Arga tidak mau repot repot mengeluhkan apa yang telah lalu . Arga sadar akan keadaan dan kejiwaan Johan yang tidak bisa di salahkan . Sekarang Arga hanya akan fokus pada putrinya .Indira membutuhkan dirinya .
Ia tak mau memikirkan hasil keputusan sidang itu lagi . Indira masih membutuhkan perhatian darinya . Karena putri tunggalnya itu masih sering melamun , bahkan enggan untuk berangkat ke sekolah karena masih trauma karena insiden penculikan kemarin yang dia alami . Hal itu pula Arga merasa terbebani .
Ia kasihan kepada putrinya . Ia tak menyangka masalah pekerjaan nya harus melibatkan putrinya hingga sejauh ini . Arga benar benar menyesali semua ini tetapi semua telah terjadi
Syukurlah Arga mempunyai Angel yang menepati janjinya selalu ada di sisi Arga dan Indira , sejak Indira kembali membuka matanya . Dan menghembuskan nafasnya kembali . Angel selalu ada di samping Indira dan Indira juga merasa nyaman berda di sisi Angel .
Bahkan angel selalu ada di rumah Arga semenjak Indira di perbolehkan pulang oleh dokter . Angel selalu menemani Indira dalam keadaan jiwanya yang masih labil . Indira juga masih harus menjalani terapi yang berhubungan dengan kejiwaan nya . Arga memanggil seorang ahli psikiater ke rumahnya untuk terapi Indira dan Angel yang selalu mendampinginya .
Untuk hari ini Arga juga menyempatkan diri mendampingi Indira menjalani terapi .ia menyambut jedatangan dokter psikolog untuk Indira . Sedangkan Indira dan Angel telah menunggu di ruang yang telah Arga buat khusus untuk terapi dan konsultasi .
"selamat datang Dok , mari silahkan ." ucap Arga menyambut kedatangan dokter ahli psikolog buat indira . Arga meraih Indira dari pangkuan Angel dan menaruh di pangkuan sendiri . Indira menoleh menatap sang dokter , ia ingat siapa dia .
__ADS_1
" sayang , Rara lihat baik baik . Itu om dokter akan sering datang ke sini untuk Rara . Membantu Rara melawan rasa takut akan sebuah trauma , Agar Rara bisa bangkit dari keterpurukan itu . Trauma harus di lawan sayang , biar kamu bisa maju ." jelas Angel .
Indira ingat akan kejadian beberapa hari yang lalu , tentang penculikan dan pengikatan pada dirinya oleh Johan . Bahkan laki laki itu juga sempat mencekiknya . Jadi demi Alloh Indira setiap kali bertemu dengan orang asing yang tidak di kenalnya , ia akan was was setiap kali bertemu dengan orang baru di kenalnya .