Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
225


__ADS_3

Semenjak mengengeluarkan isi hatinya kepada Arga , Angel tidak lagi tinggal di apartemen ia benar benar ingin menjauhi Arga . Angel kembali tinggal bersama Ayahnya . Tentu saja untung buat Andre bisa melihat putrinya tiap hari tapi ia juga kasihan sama putrinya yang tiap hari hanya duduk merenungi nasib cinta bersama Arga .


Andre berpikir mungkin dah saatnya ia ikut campur . Untuk mengatakan yang sebenarnya semoga putrinya tau dan memikirkan semuanya dengan jernih .mau kembali atau tidak juga urusan Angel sendiri .


Andre mendekati Angel yang duduk merenung di taman belakang rumah .ia menghela nafas berat dengan keras di samping Angel .tentu mengangetkan nya .


" sampai kapan kamu akan bersikap seperti ini ." tanya Ande


"Ayah ." tanya Angel yang terkejut mendengar Ayahnya bicara seperti itu . Angel bertanya tanya dalam hati " apakah Ayahnya tau ia memiliki masalah dengan Arga ?.


"Iya Ayah tau apa yang sedang kamu pikirkan ." ucap Andre menjawab semua oertanyaan angel , seakan ia tau apa yang sedang di pikirkan oleh putrinya . Andre tersenyum menenangkan putrinya dari pikiran buruk .


"Saat kamu membawa Arga je mari menemui Ayah . Ayah tau kamu menguping pembicaraan kami . Bersama Anis dan novia kan , dan kamu salah paham ." ucap Andre .


Angel mengerutkan keningnya menatap kepada Ayahnya , bagaimana Ayahnya bisa mengatakan kalau dirinya salah paham .


"Arga tidak seburuk yang kamu pikirkan , dia laki laki yang baik dan bertanggung jawab ." ucap Andre .


Angel menurunkan bahunya . Karena menurutnya Ayahnya lah yang salah paham . Arga hanya laki laki pengecut yang tidak bertanggung jawab . Suka mempermainkan perasaan orang lain . Dengan seenaknya .


"Dia tidak sebaik itu Yah ." lirih Angel .


Sekali lagi Andre tersenyum lembut sambil menggelengkan kepalanya , tidak setuju dengan ucapan Angel .Baginya Arga adalah pria yang baik , selain dia keponakan sendiri Andre juga selalu memantaunya selama ini . Dia single dady tidak suka mencari perempuan di luar , ia melihat dirinya pada diri Arga .


"kamu ingat malam itu , malam di mana kamu pergi ke pesta bersama Arga , dan tiba tiba kamu sadar telah berada di rumah ini ." Angel hanya menggelengkan kepala , karena hingga detik ini dia tidak tau apa apa .


"Malam itu Ayah pergoki kamu dan Arga sedang ..."Andre tak melanjutkan ucapan nya , karena enggan menyebut kata intim tersebut .


"Intinya kamu biar lebih jelas tanyakan langsung pada Arga , apa yang terjadi dan Arga lakukan apa pada kamu , dan di sini Ayah hanya ingin menegaskan padamu , kalau kamu salah paham . Arga benar benar tulus mencintaimu ," ucap Andri .

__ADS_1


Jujur Angel sangat bingung kenapa Ayahnya begitu percaya pada Arga ." Ayah apa sebwnarnya yang Arga katakan pada Ayah , Dia hanya manfaatkan aku untuk mendapatkan saham dari Ayah ." ucap Angel .


"Sayang , kamu salah paham ..


"Tidak Ayah , Johan juga mengatakan padaku dan Aku juga mendengarnya sendiri , Arga katakan itu pada Ayah ." potong Angel ..


"An , dengarkan dulu penjelasan Ayahmu ." Anis datang menghampiri sambil membawa minuman dan cemilan .


"Kamu tau sendirikan kalau Johan juga menginginkan kedudukan CEO di perusahaan itu . Dan kamu tau siapa ahli waris dari perusahaan itu ." lanjut Anis .


"Kamu jangan tatap Ayah itu bukan milik Ayah , tapi itu hanya titipan paman Ayah untuk cucunya ." ucap Andre yang dapat tatapan dari Angel .


"kalian berdua banyak menyimpan rahasia dariku , jelaskan semuanya sekarang juga ." ucap Angel dengan tegas . Anis mengangguk kepada andre . Andre menarik nafas dalam dalam kemudian menceritakan semua yang terjadi antara pertemuan Arga dengan dirinya .


Keterkejutan menghampiri Angel .ia tidak menyangka kalau Arga benar benar jatuh cinta padanya .walau di awal memang benar berniat memanfaatkan nya .


Angel mendengar semua itu antara sedih , bahagia , menyesal menjadi satu .ia sangat terkejut bahwa sebenarnya Arga telah melamarnya semenjak ia masih berada di dalam kandungan ibunya .


"Dia tau ." tanya Angel menatap Ayah dan calon ibunya itu .


"Ya , karena Aan juga menitipkan surat terakhir bisa di bilang wasiat untuk putrinya . Dan di situ ju ga menyangkut tentang dirimu . Apakah kamu punya pikiran Arga mencintaimu karena balas budi atau wasiat dari istrinya ." tanya Andre Angel menggelengkan kepalanya .


"kenapa kalian baru cerita sekarang ." Angel kesal dan marah kepada keduanya .


Anis dan Andre merasa gemas kepada Angel ada yang menarik hidungnya , ada pula yang menngacak rambutnya .


"Kamu sendiri yang tidak mau dengar penjelasan dari Arga . Kok menyalahkan kita ." ucap Andre .


"bahkan sarapan pemberian Arga saja kamu berikan sama ofice boy . Makanya jangan suka ngambekan ." tambah Anis .

__ADS_1


"Awas besok aku akan beri dia pelajaran ." ucap Angel dengan senyum bahagia . Karena Arga ternyata punya perasaan yang sama dengan nya . Laki laki itu besok harus mendapat balasan yang setimpal , darinya karena juga telah mencintainya . Angel berjanji tidak akan mengabaikan nya kembali .


"kamu mau ngapain ." tanya Anis .


"Rahasia anak muda , ibu ibu ngak boleh tau ." sindir Angel .


"iihhh barusan yang nangis nagis bau cuka siapa ya mas . Kok sekarang jadi nya kecut banget kelamaan di bacem ." jawab Anis .


"ibu ...


"jangan panggil aku ibu , Ayahmu belum nikahin aku ." jawab Anis .


"Ayah cepat halalin dia biar ngak kepoin aku terus ." ucap Angel cemberut .


"kita akan nikah sama sama . Bagaimana kamu senang ." jawab Andre .melihat senyum lega di bibir putrinya .


"Sangat senang , tapi apa Ayah benar benar mengijinkan aku menikah dengan mas Arga . Karena mas Arga mempunyai seorang putri ." tanya Angel ragu .


"Kenapa tidak , Ayah juga punya buntut kamu , Anis dan keluarganya juga setuju ,tidak masalah . Dan masalah kamu juga sudah Ayah duga kamu pasti menikah Dengan duda punya bontot lagi ." ucap Andre .


"Ayah , berarti di'a Ayah dari dulu , agar Angel nikah sama duda ." sebal Angel .


"ya bukan begitu sayang , karena saat Arga melamarmu , Arga juga sudah punya tunangan , dan kemungkinan dia nikahi kamu dalam keadaan duda ,memang kamu mau di jadikan madu ." tanya Andre . Angel cemberut menggelengkan kepalanya .


"Baguslah ." jawab Andre .


Sekali lagi Angel bernafas lega , dan langsung berdiri dari duduknya dan memeluk Andre . Andre juga sangat bahagia sudah lama ia tidak mendapatkan pelukan dari putrinya .dan hari ini ia mendapatkan kembali pelukan itu .


"Terima kasih Ayah ." ucap Angel .

__ADS_1


"sama sama , o ya besok kalau ketemu Arga , jangan lupa tanyakan apa yang terjadi di malam itu pada Arga ,ya ." Andre mengingat kan Angel .


Mendengar ucapan Ayahnya Angel terus saja membahas tentang malam itu .membuat Angel terus bertanya tanya , apa sebenarnya yang telah terjadi malam itu , Angel jadi tidak sabaran mau menanyakan kepada Arga .


__ADS_2