Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
160


__ADS_3

Arga mengerutkan dahinya . Setelah melongo beberapa saat ,sepertinya putrinya selain berubah ceria ia lebih dewasa sebelum waktunya , pertama kali bertemu dengan Angel tanpa sengaja di hari ulang tahunnya . Indira juga telah menjebak nya hingga berciuman dengan Angel .


"Maksudmu apa sayang ." tanya Arga sedikit was was . Ia curiga kenapa tiba tiba putri kecilnya juga sudah terlalu jauh mengetahui tentang apa itu kecemburuan .


"Iya papa , nanti ada yang cemburu ." jelas Indira lagi .


"Siapa ." tanya Arga , lama lelaki itu menunggu jawaban dari putri nya , tidak mungkin kan putrinya akan tetap mengatakan kalau wanita itu Angel . Entah kenapa otak dan pikiran Arga jadi mengarah kepada putrinya itu .


Arga jadi curiga , ia mulai gelisah dan berpikir yang tidak tidak tapikecurigaan nya di patahkan oleh jawaban dari Indira .


"Indira lah pa , terus siapa lagi , apa papa punya yang lain selain indira ." jawab Indira yang mulai pandai merayu dan mengoda papanya . Sambil tertawa terkekeh


Arga menghembuskan nafasnya dengan lega . Ia dah berpikir kalau Indira akan mengatakan Angelia sekretarisnya itu . "Syukurlah ternyata bukan Angelia,." gumam Arga dalam hati .


"kok papa diam ,atau papa berharap kalau orang itu bukan aku , yang aku tau selama ini kan papa cuma punya aku ." ucap Indira yang tidak mendapat jawaban dari papanya .


Kini Arga yang terkekeh mendengar pertanyaan putrinya . Ia merasa lucu dan gemes , siapa yang telah mengajari Indira , bagaimana putrinya bisa bicara hal cemburu , apa karena dia sering nonton sinetron ikan terbang bersama susnya .


Entahlah Yang pasti hal ini menginggatkan Arga kepada istrinya almarhum . Dulu istrinya itu juga sangat pencemburu . Sampai sampai sekretaris perempuan nya dia pecat .


"Hanya wanita yang memiliki nama seperti aku baru boleh jadi sekretarismu . Itupun kalau aku sudah tidak ada." Kata kata itu selalu tergiang di kepala Arga hingga sekarang .


"Apa arti ini semua , setelah dia tiada aku benar benar dapat sekretaris wanita , yang punya nama yang sama dan juga bertahan lama di samping aku ." ...

__ADS_1


"Papa." indira menyadarkan Arga dari lamunan nya .


"Iyaaa anak papa sekarang sudah besar ya, sudah paham apa itu cemburu , itu namanya posesif sayang , papa suka ." ucap Arga , indira senyum senyum sendiri mendengar tanggapan papanya . Untung saja tadi dirinya tidak keceplosan dan memberi jawaban yang benar untuk papanya .


"udah dulu ya sayang , papa lanjut kerja dulu . I love you Indira ." ucap Arga .


"I love you too papa ganteng ." jawab Indira . Sambungan telepon pun terputus . setelah meletak kan gagang telepon ke tempatnya .tiba tiba Arga ingin melihat lihat aplikasi di ponselnya .


Entah dorongan apa yang seakan menyuruhnya untuk membuka aplikasi untuk berkirim pesan .


Sebuah umpatan tiba tiba keluar dari bibir Arga , apa yang membuat nya mengumpat .pasti ia melihat story yang di untukan Angel untuk dirinya .


"Sialan ." Arga meletak kan ponselnya kembali ke atas meja dengan kasar . Untung ponselnya tidak pecah atau rusak . Arga memejamkan matanya .


"Aku tidak cemburu padanya ." tegas Arga yang berusaha menolak rasa itu .


Arga berdiri dan meletakkan amplop. Itu di atas tumpukan berkas berkas penting yang akan di periksa oleh Angel besok pagi .


"Aku hanya ingin menolongmu , bukan aku cemburu . Kamu belum tau siapa Johan , dan latar belakang dia yang sesungguhnya . Lebih baik kamu sibuk di sampingku dengan begitu kamu akan bisa melupakan Johan ." Arga katakan semua seakan Angel ada di depan nya . Arga kembali ke meja kerjanya .


Seperti biasa Arga menyembunyikan perasaan nya terhadap Angel di balik keangkuhan nya . Sebenarnya kedekatan Angel dan johan sangat menganggu ruang kerja dan pikiran nya . Sehingga ia menyibukkan diri dengan pekerjaan membuatnya lupa , akan kedekatan angel dan johan .


Dan amplop undangan yang dia berikan untuk angel , Arga kira merupakan kejutan yang merugikan untuk Angel .karena hari itu bertepatan dengan hari di mana Johan ingin bermain ke apartemen Angel .

__ADS_1


***


Sementara Angel yang sudah selesai masak dan makan . Ia tidak langsung tidur , dia biarkan lambungnya benar benar mencerna makanan yang baru ia santap . Sambil nonton tv Angel meraih ponselnya . Senyum manis mekar di bibir Angel melihat bahwa Arga telah melihat storynya .


" ngak sabar menunggu sindiran mas Arga tersayang besok pagi . Apa dia akan tetap cool Atau bersikap acuh dan sinis , ngak ya ." ucap Angel sambil memeluk ponselnya . Ia mencari bayangan sikap Arga besok pagi .


"Sudah ah tidur dulu ,biar besok pagi kelihatan segar dan fresh menghadapi sikap sinis dan dingin kang mas Arga indra abimana yang terhormat ," ucap Angel sambil berfiri melangkah menuju ke kamarnya . Ia letak kan ponselnya di atas nakas dekat tempat tidurnya .


Keesokan harinya saat sampai di kantor tatapan sinis dan kata sindiran benar benar ia dapatkan dari Arga .


"wanita tidak setia , begitu mudah jatuh cinta , kala melihat laki laki lain ." sindir Arga yang Angel terima .


"Apa coba , arti sindiran dia ." tanya Angel pada diri sendiri .


"laki laki random , juga kamu pacari , Angelia ." ucap Arga lagi .setelah menuduh Angel tidak setia .


" memangnya , kenapa pak , saya singel tidak salah aku jatuh cinta .: jawab Angel sambil terkekeh . Bukan maksudnya untuk mengelak tapi malah balik bertanya . Arga berdecak tidak suka mendengar tanggapan Angel . Angel hanya tersenyum melihat raut wajah Arga , Angel tidak mau melanjutkan perdebatan Angel langsung menuju ke mejanya .


Angel sudah memikirkan semalam akan sikap.Arga setelah melihat Arga melihat storynya . Dan benar apa yang di pikirkan semalam benar benar kejadian melihat raut wajah Arga barusan benar benar membuat Angel sangat bahagia .


Angel mendapatkan sindiran yang sangat manis dari Arga . Angel pikir itu sudah sangat menyenangkan dan mengejutkan . Tapi ternyata dirinya salah . Masih ada kesenangan yang benar benar tidak pernah ia sangka .akan menghampirinya pagi ini .


Bola mata Angel membulat saat matanya menatap sebuah amplop berwarna kuning keemasan dengan warna pita yang sama . Ia ambil dan ia dekatkan ke depan wajah dan matanya itu . Di bacanya isi amplop itu seulas senyum kembali menghiasi bibirnya ,

__ADS_1


Arga segera bangkit dari duduknya dan lang sung menemui Arga dengan hati berbunga bunga . Yang lagi lagi hari ini Arga datang lebih pagi lagi .Angel menunjuk kan amplop itu kepada Arga .


"pak , ini benar bapak mau ajak saya ." tanya Angel penuh semangat .


__ADS_2