
Rapat besar perusahaan tentang pemimpin tetap perusahaan GM Group akan segera di laksanakan hari ini . Semua anggota rapat telah hadir , begitu pula dengan Andre yang di kenal oleh para pebisnis adalah pemegang saham terbesar . perusahaan GM Group .
Pria paruhbaya itu juga duduk di kursi yang seharusnya ia duduki , kursi itu selalu kosong selama ini , setiap ada rapat seperti ini . Namun berbeda untuk saat ini . Saat ini kursi itu telah terisi .
Arga merasa lega melihat Andre datang dan duduk di kursi kebesaran nya . Walau Andre tak memberinya senyum sama sekali . Arga juga tetap bersikap tegas dan berwibawa itu yang dilihat oleh Andre . Semakin lama ia melihat dirinya dan diri Rangga saat masih muda ada di diri Arga . Selalu serius bila dalam urusan pekerjaan ..
Tidak pernah sedikitpun memberi celah pada orang lain , untuk memberi tau tentang perasaan nya hanya ada wajah yang tegas terpampang di mukanya .
Sementara Johan putra adi prata juga sudah hadir .ia tampak tenang tenang saja walau pada Akhirnya ia belum mendapatkan keputusan dari Andre . Paling tidak Arga tetap akan kalah apa bila Andre tidak memihak kepada siapa pun . Itu yang ada di pikiran Johan . Ia tetap akan bisa mengantikan posisi Arga .
"selamat pagi semua , karena semua anggota dewan rapat telah berkumpul , maka rapat bisa kita mulai sekarang ." ucap Angel sebagai sekretaris Arga . Para pemegang saham saling melemparkan ide ide dan kata kata baik untuk para calon pemimpin yang mereka dukung .
Arga tetap tenang walau banyak dari dewan rapat yang menjelek jelekan dirinya . Arga percaya pada Akhirnya ia yang tetap memenangkan rapat dan mereka semua akan memohon dan meminta belas kasihan nya .
"Bagaimana pak George , setelah mendengar keluhan keluhan dari para pemegang saham , karena mendengar keluhan mereka sebelumnya sehingga saya berkeinginan mengantikan kedudukan pak Arga ." ucap Johan mengakhiri perdebatan antara kubu nya dan kubu Arga .
Andre mengalihkan tatapan nya kepada Johan dan pendukungnya . Mereka semua sedikit ketakutan menunggu keputusan Andre , Andre hanya tersenyum santai . Dan kembali mengalihkan pandangan nya kepada Arga dan pendukungnya yang kelihatan tenang dan percaya kepada kehebatan Arga .
"Baiklah saya akan putuskan dan memilih satu di antara kalian berdua siapa yang berhak menjadi pemimpin perusahaan ini ." ucap Andre .
Ruangan kembali ricuh , namun Arga masih berusaha untuk tetap tenang , walau sebenarnya hatinya di landa dengan kegugupan . Tentu ia tidak lupa kalau dirinya sedang ada masalah dengan Angel. Takut Andre akan lakukan sesuatu karena merasa putri semata wayangnya tersakiti .
Arga juga sudah pasrah apa bila demi Angel Andre akan memberikan itu pada Johan . Karena ia tidak bisa membuktikan cintanya pada Angel
__ADS_1
Sembari menunggu detik detik Andre menyatakan pilihan nya . Arga tertunduk dalam sembari mengatakan kata maaf ia layangkan untuk putrinya .bila memang apa yang ia harapkan tak sesuai kenyataan . Namun beberapa detik kemudian Andre memulai angkat bicara lagi .
Sebenar pemilik saham terbesar perusahaan bukan lah saya , saya di sini hanya menjaga saja . Karena pewaris yang sesungguhnya belum benar benar mapan dan benar benar anda kenal ." ucap Andre .
Tatapan mata Andre tertuju pada bapak tua berjengot putih membawa tongkat di antara para pemegang saham .
"Tuan wiro hadi kusumo , anda masih aktif dalam rapat perusahaan ini ." tanya Andre .
"tentu , saya ingin menyaksikan keturunan Dimas seto ,tetap memimpin perusahaan ini . Jadi tidak boleh ada penanam saham yang mengingginkan kedudukan CEO di perusahaan ini .jadi selama penerus itu belum muncul , saya tetap ingin Anak muda ini yang memimpin GM Group ." ucap Tuan wiro .
"Tidak bisa , dia juga bukan keturunan Bapak Dimas seto , maka dia harus turun hari ini ." ucap Johan .
"ee anak muda kamu siapa berani bicara seperti itu ." tanya tuan Wiro .
"Ooo cucu dari adi prata , dulu Ayahnya ingin menghancurkan Saudara tirinya , sekarang punya putra juga begitu ." ucap Tuan wira .
"Apa maksudmu bapak tua ." ucap Johan tanpa sopan santun .
"Anak muda ,CEO ARGA INDRA PUTRA ABIMANA . Katakan silsilah keluargamu sehingga punya nama belakang Abimana .
Arga mengangkat wajahnya yang baru saja tertunduk dalam . Ia akhirnya menarik sudut bibirnya . Membentuk senyum lega syukurlah mungkin kedudukan nya masih dapat ia pertahan kan .
"Maaf tuan , nama Ayah saya RANGGA ABIMANA , Dan nama kakek saya DIMAS SETO ABIMANA ." jawab Arga .
__ADS_1
"Bagai mana Johan putra adi prata , siapa pendiri perusahaan ini , dengan alasan apa kamu ingin jadi CEO GM Group ." tanya Tuan wiro .
"Karena saya pemegang saham no dua di perusahaan ini ." balas Johan .
"Nak Johan . Pendiri perusahaan ini adalah kakeknya CEO Arga indra Abimana yaitu Dimas seto Abimana . Jadi Arga lebih berhak menjafi CEO oerusahaan ini di banding kamu . Karena saham dia lebih besar dari kamu ." jawab Andre .
"Tidak Adil ." bantah Johan . Dan kubunya melayangkan protesnya . Johan sendiri sudah seperti orang kesetanan . Ia menatap tajam ke arah Arga . Johan marah dan benci menatap Arga .
Ia benci menatap andrea yang telah mengungkap siapa Arga yang sebenar , dalam hati ia berjanji akan membalas semua ini dengan cara yang lain .
"Dimana letak tidak adilnya ,johan ," pertanyaan tuan wiro tidak mendapat jawaban . Kericuhan masih terjadi .
" perhatian semuanya , harap tenang sekiranya sudah cukup , pemimpin perusahaan telah di tetapkan , kepada orang yang benar , yang telah memperjuangkan dan bekerja keras selama ini demi kemajuan perusahaan di mana irang itu adalah Ahli waris yang sebenarnya Tuan Arga indra putra abimana ." tepuk tangan meriah datang dari kubu Arga .
Kubu Johan tidak bisa berbuat apa apa , di tambah lagi Johan pergi meninggalkan ruang rapat dengan tatapan tajam dan nyalang :kepada Arga .
Arga berjalan mengucapkan terimakasih pada andre .mengingat dirinya dan Angel masih bermasalah tapi Andre tetap memberikan haknya .sikapnya sungguh profesional jujur Arga kagum .
" Terimakasih tuan , atas kebijaksanaan Anda ." ucap Arga pada Andre .
"Sama sama ,Arga . jangan kecewakan pengorbanan kakekmu , Ayahmu juga papi serta Angel ." ucap Andre .mendengar Andre menyebut nama Angel membuat Arga mengerti apa maksudnya , ia tersenyum lega karena selain di percaya sebagai pemimpin ia juga di percaya untuk membahagiakan Angel .
Arga berjanji tidak akan pernah menyianyiakan kesempatan ini lagi ." Anda jangan khawatir soal itu , saya tidak akan mengecewakan kedua duanya ." ucap Arga dengan tegas ..
__ADS_1
"satu lagi kamu harus berhati hati pada Johan .kamu masih ingat kan siapa johan , papi kira anak buahmu sedikit banyak telah menemukan hal tentang kelainan Johan ." ucap Andre memberi Arga peringatan .