Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
86


__ADS_3

"Hari ini Abang pulang lebih awal , jadi Abang datang menjemputmu biar " hemat " . " ucap Dodo sambil menekan kata HEMAT .sambil menatap tangan kiri Indah .


Indah menelan ludahnya dan menyembunyikan tangan nya di belakang . Dodo menahan diri untuk tidak memarahi adiknya di depan orang banyak .


Terimakasih , Abang ." ucap Indah dan naik ke atas motor matic Dodo . Indah melambaikan tangan ke pada teman teman nya . Dan pamit pulang lebih dulu .


Se tibanya di rumah , Dodo masuk lebih dulu ke rumah meninggalkan Indah yang masih merapikan sepatunya .


"Kamu dapat uang dari mana beli jam tangan semahal itu ." tanya Dodo tak lagi menahan diri . Begitu melihat Indah masuk ke dalam rumah .


"Ini bukan jam mahal bang . Ini jam harganya hanya tiga ratus ribu saja kok ." ucap Indah berbohong .


"Apa kamu kira Abang mu ini orang bodoh , tidak tau mana yang mahal dan mana yang murah ."Dodo mulai menunjuk kan wajah marahnya .


"Katakan dari mana kamu dapatkan uang untuk beli jam tangan semahal itu ." tanya Dodo lagi .


"I ..itu .. Indah beli pakai uang yang Abang beri kan kemarin ." jawab Indah akhirnya sambil menunduk kan kepalanya nya . Ia berharap Abangnya tidak akan marah seperti yang sebelum belumnya .


"Apa ? .kamu pakai uang pemberian Abang untuk membeli barang yang tidak penting seperti itu,? ." ucap Dodo .


"Abang , Indah juga pengen seperti teman teman Indah . Punya barang barang mahal dan bagus , sedangkan Indah hanya ...


"Apa kamu kira kita sama seperti mereka . Kita beda , indah . Mereka tinggal minta sama orang tua mereka . Sementara kamu , hanya Punya Abang , dan Abang harus bekerja keras dulu untuk memenuhi kebutuhan kita . Kamu tau , Abang harus menabung selama dua tahun untuk mendapatkan uang itu . Abang bekerja keras Agar kamu bisa sekolah tinggi , tapi apa ,? Kamu benar benar telah membuat Abang kecewa ." ucap Dodo menujuk kan wajah penuh dengan kekecewaan .


"Indah minta Bang , ini yang terakhir , Indah janji." Dodo menggeleng kan kepala .


" kamu sudah bayar uang kuliah mu ." tanya Dodo .


"Belum , uangnya tidak cukup Bang ." ucap Indah .


"Otak kamu , kamu taruh di mana sih , ndah ." Dodo benar benar tidak habis pikir dengan tindak kan Indah . Bisa bisanya adiknya itu lebih mementingkan barang mewah yang tidak berharga di banding untuk membayar uang kuliah .

__ADS_1


"Kali ini Abang tidak bisa bantu kamu . Karena abang sudah tidak punya uang lagi ." ucap Dodo .


"Lalu bagaimana dengan uang kuliah aku bang ." Dodo menggelengkan kepalanya mendengar pertanyaan Indah .


"jual kembali barang barang kamu yang tidak penting itu .kalau tidak mau jual maka kamu berhenti kuliah saja ."Dodo langsung pergi keluar dari rumah itu .meninggalkan Indah yang masih terpaku .


Dodo bukan tidak punya uang lagi . Dia masih bisa membayar uang kuliah adiknya , dia hanya ingin adiknya bisa belajar untuk hemat .


Indah menatap jam tangan nya dan juga sepatu mahalnya . Ia sangat menyayangi jam tangan dan sepatu nya yang ia beli dengan harga mahal ,dan tidak mungkin ia menjualnya . Tapi ia juga tidak mau jika harus berhenti kuliah . Indah mendesah keras , dia tidak tau harus berbuat apa lagi .


"Apa aku harus cari kerja ." gumam Indah pelan . ia meraih ponselnya yang berdering .ia melihat teman nya yang beda jurusan sedang menelpon nya .


"Hallo ." sahut Indah menjawab telepon dari teman nya .


"Hallo ,ndah, kamu sibuk tidak ."tanya teman nya .


"Tidak ada apa ." tanya Indah sambil melepas jam tangan nya.


"maaf , aku ngak bisa . Ndra " tolak Indah . Kepada sahabatnya yang bernama endra .


"Aku traktir kamu deh sama tas gucci , gimana ." tawaran endra mengubah pikiran Indah .


Ia sangat tergiur dengan kehidupan sosialita . Hingga ia mau temani saja tidak mau ikut yang lain . Dan akan pulang tepat jam sebelas malam .


***


Indah berdiri mengamati BAR yang mereka kunjungi dengan kening berkerut . Indah menutup hidungnya . Ketika melihat banyaknya asap rokok , yang beterbangan di ruangan itu .


" kita duduk di sana ,ayo ." ucap endra menunjuk sebuah meja , yang tidak jauh darinya . di sana sudah ada tiga orang yang menunggu .mereka berdua .


"Hai ." sapa endra pada teman teman nya

__ADS_1


"kenalkan teman saya Indah ." ucap Endra pada teman teman nya .


"Indah ." ucap Indah memperkenalkan diri nya .setelah itu Indah benar benar hanya mendengarkan mereka berempat mengobrol hingga tiba tiba Indah berpamitan untuk ke toilet .


"Dra aku mau ke toilet dulu ." bisik Indah kepada endra yang sibuk mengobrol..


"baiklah , toiket di sana ." ucap Endra kepada Indah sambil menunjuk sebelah kanan tempat duduk mereka , ada sebuah toilet .


Saat indah kembali ke tempat duduk nya tadi , ia tidak menemukan mereka .Indah berdecak dalam hati ." kalau tau begini tadi tidak usah ikut kemari , kalau akhirnya di tinggal sendiri juga .." gumam Indah dalam hati .


Indah menebarkan pandangan nya mencari Endra dalam keramaian orang orang . Ponsel Indah bergetar sebuah notifikasi masuk .Indah menerima pesan dari Endra .


"Ndah , kita ada di lantai danca ,kamu mau ikut , ke sinilah ." ucap endra .


Indah menolak ajakkan endra karena ia tidak percaya diri meliuk liuk danca bersama orang banyak .


"Tidak usah ,kalian danca saja aku tunggu di sini ." balasan oesan Indah untuk Endra . Ia tidak nyaman di antara dempetan dan desak kan orang orang sebanyak itu .


"Apa kamu datang seorang diri ." sapa seorang wanita yang datang menghampiri Indah . Wanita cantik berpakaian sexsi .bila pakaian itu Indah pakai mungkin Indah akan langsung masuk Angin dan sakit kepala .Indah menggelengkan kepala


"Saya datang bersama teman saya . Dia sedang berdansa di sana ." Indah menunjuk ke lantai dansa yang di penuhi oleh muda mudi .


"Kenapa kamu tidak ikut menari ." tanya wanita itu sambil meminum cairan berwarna merah yang ada di tangan nya .Indah hanya mengendik kan bahunya acuh . Enggan mengobrol panjang lebar dengan wanita yang tidak ia kenal .


"Aku tebak , kamu pasti masih swkolah ." ucap Wanita itu .


"Lalu apa salahnya ." ucap Indah berani . Karena ia sudah berumur delapan belas tahun , sudah punya kartu tanda penduduk . Wanita itu menggeleng .


"swbenarnya aku hanya ingin menawarkan sesuatu pekerjakan jika kamu tertarik ." ucap perempuan itu .


"Saya tidak tertarik ." ucap Indah cepat . Ia tau pekerjaan di tempat seperti itu tidak jauh dari menjual diri .

__ADS_1


"Kamu terlalu cepat mengambil kesimpulan .padahal harganya yang kami tawarkan sangat tinggi."ucap wanita itu sambil menyesap wine nya .


__ADS_2