Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
177


__ADS_3

"masss....sudah larut kok belum tidur .." ucap Anis sambil mengucek matanya . Ia tidak menyadari kalau ada Angel di sana . Sementara Andre dan Angel yang terkejut hanya bisa saling tatap .


"ibuuu..." sapa Angel lembut .Mata Anis seketika membola dan langsung berlari kembali ke kamarnya .Angel tertawa terbahak bahak .


"jangan kamu meledeknya nanti kalau tiba tiba dia mengundurkan diri tidak mau jadi ibumu gimana ." tanya Andre .


"ya itu tugas Ayah . Eeiii tapi Ayah belum onboxing kan ." tanya Angel yang langsung dapat sentilan dari andre .


Andre tersenyum bahagia , sudah sangat lama putrinya itu tidak perhatian padanya . Wajar saja putrinya sudah setahun lebih jarang tidur di rumahnya semenjak kerja di GM Group . Angel benar benar sudah banyak berubah . Semenjak jadi karyawan di GM Group dia benar benar lupa jalan pulang kerumah.


Bukan , lebih tepatnya Angel menemukan jalan pulang ke rumahnya sendiri . Andre berani mengatakan itu setelah melihat kejadian di pesta semalam di tambah dari cerita Anis . Matanya tak mungkin salah melihat saat Angel bercumbu


mesra dengan pria yang sangat ia kenal.


"Ayah kok melamun." ucap Angel , Andre buru buru menyudahi lamunan nya .


"Ayahmu masih punya norma norma agama sayang , o iya Ayah masih punya pekerjaan , kenapa kamu belum membersihkan diri ." ucap Andre .


"Ayah masih ada pekerjaan .? Cekh Ayah mau kerja apa lagi , uang Ayah sudah mengalir tak perlu bekerja lagi , cepat halal kan Anis nikmati hidup keliling dunia sana ." ucap Angel . Andre terkekeh mendengar nya .


"pekerjaan Ayah ngak ada yang bisa ngerjain selain Ayah sendiri , karena ini sangat penting untuk Ayah ." jawab Andre .


Angel mengerutkan dahinya . Ia ngak tau kerjaan seperti apa yang ingin di kerjakan oleh Ayahnya . Tapi kedatangan nya mencari Ayahnya untuk menanyakan tentang ponselnya .


"o iya mana ponsel angel kenapa Ayah ambil ponsel Angel ."ucap Angel .

__ADS_1


"O kedatangan mu ke sini karena benda itu ." tanya Andre .


"Iya bibi bilang , Ayah yang ambil ponselku . Karena banyak yang menelpon ke nomor ponselku ."ucap Angel . Andre mengangguk .


"Bos galak , siapa dia ." tanya Andre , menyebutkan nama penelpon di ponsel Angel beberapa jam yang lalu . Sebenarnya tanpa bertanya Andre dah tau siapa dia . Ia hanya senang saja untuk menjahili putrinya .lihat sekarang mata Angel sudah membola .


"Arga yang berkali kali menelpon aku yah ? Astaga dia bos di kantorku ! Masa papa ngak tau ." buru buru Angel menjawab dan meminta ponsel nya lagi.


"cepetan yah , ponselku bisa mati aku kalau pak bos marah marah .mana lupa lagi aku , dengan apa yang telah aku lakukan di pesta tadi ." keluhnya .


Andre mengulum senyumnya , mendengar putrinya telah melupakan apa yang telah terjadi beberapa jam yang lalu . " Bagus ! Biarkan dia menebak nebak apa yang telah ia perbuat . Tapi kasihan juga putriku , pasti tersiksa karena tidak ingat apa apa ."


"O iya yah bagaimana aku bisa sampai ke rumah Ayah dengan selamat ." tanya Angel sambil menghubungi nomor Arga .Namun nomor Arga tidak aktif ia jadi binggung sendiri di buatnya .


"kok bisa , memang Ayah juga hadir di pesta itu , kalau begitu Bos Aan tau dong dengan Ayah ."tanya Angel .


"Tidak tau , Awal nya Ayah suruh kamu pulang mau Ayah ajak kamu pesta itu . Dan siang tadi saat kamu suruh Ayah antar Anis pulang , Ayah kepikiran ngak ada salahnya Ayah bawa Anis ke pesta .jadi Anis yang menarik kamu pulang sama Ayah , benar kamu lupa dengan apa yang terjadi ." tanya Andre .Angel hanya mengangguk .


"Kalau begitu bos aku pulang sendiri .ya Alloh bagaimana ini , bisa mati aku besok yah ." Angel tidak percaya .


"ya mungkin ." jawab Andre .


"eh tunggu dulu ,jadi tuan Burhan juga kolega Ayah . Wajar Ayah ada di sana juga ." ucap Angel .


Andre berdecak putrinya benar benar jadi pelupa gara gara jatuh cinta ."sudah sana cepat mandi , isi perutmu sedikit terus tidur lagi . Sudah larut sekali ini ." ucap Andre . Angel mencebikan bibirnya .

__ADS_1


"Apa kamu besok masih akan kerja ." tanya Andre yang di angguki oleh Angel .


"kamu istirahat saja ngak usah pergi ." ucap Andre


Pupil mata Angel membesar mendengar kata Ayahnya . Mana bisa ia libur secara tiba tiba ya mungkin hal itu mudah bagi Ayahnya .


"Ngak besok aku dan Anis harus tetap kerja , Ayah jangan coba coba ikut campur ya . Ingat perjanjian kita , satu lagi selama Ayah belum nikah dengan Anis jangan bongkar rahasia kita ." ucap Angel sedikit mengancam Ayahnya .


"hemm ." jawab Andre . Memang benar kalau ingin ikut campur sangat lah mudah bagi Andre melakukan kalau seumpama Angel tidak mau masuk kerja .karena Angel tidak mau makanya ia juga tidak mau melakukan nya .


"ya sudah kalau ngak mau Ayah ikut campur kamu cepat mandi dan tidur ." ucap Andre .


"Astaga , baiklah aku mau mandi dulu ." ucap Angel dan melangkah pergi sambil menghentak kan kakinya . Ia dah katakan kalau Ayahnya suka mengatur dan ikut campur tentangnya sehingga membuatnya tidak begitu nyaman .


Angel paham semua yang Ayahnya lakukan demi kebaikan nya , tetapi kan dirinya sudah merasa cukup dewasa . Tahu apa yang baik dan apa yang tidak pantas untuknya .karena sebal ia dah melupakan kesopanan ia banting pintu ruangan Ayahnya .Andre hanya bisa geleng kepala melihat sikap putrinya .


Andre kembali melanjutkan pekerjaan nya . Ia lihat lembar demi lembar yang ada di meja kerjanya . lembaran itu adalah biodata Arga orang yang telah ia anggap putranya sendiri .karena janjinya kepada Rangga jadi ia terpaksa tidak muncul di saat Arga kena bencana .


"Maafkan Ayah nak , Ayah tau kamu butuh orang orang di sampingmu . Tapi Ayahmu inginkan jodoh yang mempertemukan kalian .Ayah percaya waktu itu tidak akan lama akan terbongkar ." ucap Andre menatap foto Andre di berkas itu .


Andre ingin tau banyak tentang Arga , karena ia tau Rumah baru Putrinya adalah laki laki itu . Sebagai orang tua Andre harus memastikan putrinya tidak akan terluka dan berlabuh pada orang yang salah .


Walau Andre pernah ingin menjodohkan Angel dan Arga di masa lalu , dan Rangga menolak berharap takdir yang menjodohkan mereka , Andre juga berharap putrinya mendapat jodoh yang bisa membahagiakan nya hingga tua nanti .


Pekerjaan inilah yang Andre katakan kalau pekerjaan ini hanya dirinyalah yang bisa melakukan nya . Karena ia ingin memeriksa kepribadian Arga selama ini . Walau ia sudah tau latar belakang Arga , tapi ia ingin menggali informasi tentang Arga lebih dalam lagi . Apakah kepribadian dia mirip seperti mendiang Ayah dan kakeknya .

__ADS_1


__ADS_2