Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
180


__ADS_3

Diam diam Angel duduk di samping Andre yang masih melamun menatap Anis .dengan lembut Angel menoel lengan Ayah nya . Seketika Andre menoleh dan membalas senyuman putrinya .


"Apa Ayah bahagia ." bisik Angel .begitu melihat putrinya berdandan rapi dan duduk di sampingnya . Angel ikut memperhatikan penampilan nya sendiri .


"mau langsung pulang Yah , ke apartemen ." jawab Angel , ia tidak berbohong tapi sebelum pulang ke apartemen Angel akan ke rumah Arga dulu .


Andre mengerutkan keningnya , tidak suka Anak nya cepat cepat pulang ." pulang nanti sore aja . Nak kan ada Anis juga di sini ." bujuk Andre .


"Tidak bisa Ayah hari ini Aan ada pekerjaan , makanya Aan janji nanti malam nginep , tapi semalam Ayah udah culik Aan " ucap Angel . Yang berbohong sama Ayahnya , sebenarnya Angel tidak ada pekerjaan , ia hanya ingin menemui Arga menjelaskan apa yang terjadi semalam . karena ia merasa bersalah dan khawatir ti tambah semalam Arga menelpon nya berulang ulang sehingga ia jadi tidak enak hati .


"Biar Ayah Antar ya ." ucap Andre


"Tidak Ayah , Aan bisa sendiri ,kalau Ayah antar Angel dia gimana ." Andre menatap Anis yang masih sibuk buat sarapan .


" Angel sudah dewasa Ayah kalau di nikahkan mungkin dah bisa punya anak .itu kata kata Angel bila Ayahnya memperlakukan dirinya seperti anak kecil .Andre menghela nafas berat , akhirnya mengalah dengan Angel .


"ya sudah , sarapan dulu baru pergi ." ucap Andre .


"Tidak usah , Aan sudah carikan pendamping untuk Ayah kan . Jangan lupa Ayah harus makan yang banyak biar tetap kuat dan Awet muda , kalau di sandingkan dengan Ibu tidak kelihatan kalian selisih banyak , Ayah bahagiakan ." tanya Angel .


"Bahagia sayang , terimakasih ." ucap Andre sambil mengelus kepala putrinya . " Apa kehadiran Ayah tidak akan jadi beban untuk nya , jarak kita begitu jauh ." Andre ragu .


"Ayah masih muda tidak kelihatan tua kok , Nanti Ayah bisa tanyakan sendiri dengan nya , Aan berikan hari ini untuk Ayah dapatkan kepastian dari nya . Aan pergi dulu . Suruh ibu pakai baju Aan bila ingin ganti baju ." ucap Angel sambil mencium tangan dan pipi Ayahnya .


"Hati hati ." ucap Andre yang hanya di angguki oleh Angel .


Semenjak Angel memutuskan untuk tinggal sendiri , Andre benar benar kesepian , tapi ia tidak ingin menjadi penghalang bagi putri tercintanya . Ia punya segalanya bisa memberi apa yang putrinya ingin kan . Tapi putrinya ingin hidup mandiri menikmati hasil jerih payah sendiri sehingga ia bisa menghargai pengorbanan orang tuanya .

__ADS_1


Andre menghela nafas berat putrinya pergi akan terasa sepi lagi . Maksudnya ia menculik Angel semalam agar dia bisa tinggal dua hari bersamanya . Tetapi tetap saja putrinya merasa apartemen nya sekarang lah rumah ternyaman untuknya .


"kamu mirip dengan ibumu , yang tidak mau di kekang ." gumam andre dalam hati .menginggat kan kembali dirinya kepada almarhum istrinya . Terpaksa hati ini Andre akan bersama dengan Anis . Mengorek cerita tentang Arga darinya . Karena selama ini Anis menjadi sekretaris di bagian


Angel berjalan pergi meninggalkan Andre tanpa pamit kepada Anis . Tak lama kemudian Anis telah siap dengan masakan nya .ia segera hidangkan ke meja makan ,di depan Andre .


"Mas makan dulu biar aku panggil Aan sebentar ." ucap Anis .


"Tidak usah ." ucap Andre sambil meraih tangan Anis . Anis menaikan alisnya


"Duduklah kita sarapan dulu . Karena kamu dah putuskan untuk bersama dengan ku itu artinya kamu dah tua sama sepertiku . Aan anak muda dia lagi berbunga bunga mengejar cintanya ..


"Maksud mas , Aan sudah pergi ke rumah pak Arga ." tebak Anis . Andre hanya mengendikan bahunya sambil mengulurkan sepotong roti ke mulut Anis .


"mas .." Anis menatap kanan dan kiri takut ketahuan para pembantunya .


"kamu harus bahagia , kalau kamu bersamaku tidak bahagia , atau terpaksa lebih baik kita akhiri hari ini ju..." Andre memejam kan matanya saat tiba tiba Anis mengecup bibir nya .


"Apa yang mas rasakan ." Andre pura pura tak bisa bernafas , ia salah tingkah mendapat ciuman mendadak dari Anis . Anis tau Andre hanya pura pura , dan Anis mendaratkan ciuman lagi .


"Is kebaikan apa yang pernah aku lakukan di masa lalu , sehingga Alloh mengirimkanku bidadari cantik sepertimu di masa tua ku ." ucap Andre.


"pasrah kan semua pada Alloh , terima semua pemberian NYA dengan hati lapang , cepat habiskan sarapan nya ." ucap Anis , Andre tersenyum dengan kerendahan hati Anis .


"Aan bilang . Kamu boleh ambil baju dia yang kamu suka ." Anis hanya mengangguk kan kepalanya .


"Maaf tuan , menganggu ." tiba tiba asisten pribadi Andre masuk ke dalam ruang makan .

__ADS_1


"Ada apa ." tanya Andre yang di ikuti oleh tatapan Anis .


"seseorang memaksa ingin bertemu dengan Anda tuan ." ucap Asisten pribadi Andre . Andre mengerutkan sebelah Alisnya . Ia tidak merasa punya temu janji dengan siapa siapa hari ini .


"Siapa ." tanya andre .


"putra Joni adi prata , Johan putra adi prata ." jawab Aspri andre . Andre menatap ke arah Anis .


"Is , kamu pergi mandi dulu ke kamar Aan ya . Aku temui tamunya dulu ." ucap Andre sambil mengacak rambut Anis . Aspri andre melihat itu hanya bisa menelan ludah nya . Lama ia tidak melihat tuan nya menyentuh wanita , selama ia bekerja dengan Andre yang bisa dibilang sejak mengantikan Ayahnya yang tetap menetap di amsterdam .


" Baiklah , pergilah Om ." jawab Anis , membuat andre dan Asprinya menoleh bersamaan .


"Kamu mau bikin aku malu di depan Aspriku ." tanya Andre . Anis tersenyum mendekati Andre dan langsung mengecup bibir Andre . Andre dan asprinya bersamaan memejam kan matanya .


"Maaf spontanitas sayang ." jawab Anis . Andre mengigit bibir bawahnya .


"Alex kamu pergi dulu temui dia . Seoertinya calon nyonyamu minta di beri pelajaran ." mendengar ucapan Andre anis segera lari menuju ke kamar nya Angel .


"Alex ." pangil Andre tanpa bergerak .


"Ya tuan ." jawab Alex aspri dari Andre .


"kalau begini terus , bisa bisa aku kilap , dah lama dia tertidur , tak ada satu orang pun yang bisa bangunin dia . Sekali bangun ingin nya menerkam , tau maksud aku ." ucap Andre bicara tidak dengan kata kata formal .


"Aku mengerti paman , Akan segera alex rencanakan lamaran untuk nyonya Anis . Agar segera halal untuk paman ." ucap Alex . Ternyata Alex keponakan dari mendiang istri Andre .


"Ayo kita temui Johan apa mau dia . Apa ia ingin mengulingkan Arga , aku takut sifat joni tiga puluh lima tahun yang lalu terulang kembali ." ucap Andre .

__ADS_1


""seperti nya paman . Karena setahu saya , sudah banyak para pemegang saham yang telah dia temui secara diam diam . Dan saham di GM Group juga telah di balik nama atas nama dia paman ." Andre terkejut menatap Alex .


__ADS_2