Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
218


__ADS_3

"An Apa Arga tau siapa kamu yang sebenarnya ." tanya Anis . Semua orang tau posisi Arga di sini . Dan sekarang dia juga sedang memperjuangkan posisinya .dan semua orang sedang mencari keberadaan George .


pupil mata Angel melebar mendengar ucapan anis kalau Arga menyusulnya ke atap . Tiba tiba tubuhnya menegang penuh kekhawatiran . Jangan jangan Arga mendengar pembicaraan nya dengan johan . dan bagian mana yang Arga dengar dari pembicaraan nya dengan Johan .


"An ."Anis menyapa Angel kembali .Angel menggelengkan kepalanya .


"Astaga An kamu harus segera beritahu dia , jangan sampai ada salah paham di antara kalian , tidak mudah kalian berada di posisi ini . Aku juga takut pengorbanan mu akan hancur dengan sebuah emosi ." ucap anis sedikit memekik .sambil melihat ke kanan dan ke kiri berharap tidak ada yang mendengar .


"iya iya aku juga akan cari waktu memberi tau dia kok ." ucap angel . Sebenarnya tadi angel juga berencana ingin memberi tau Arga saat Arga juga bilang ingin mengatakan sesuatu padanya . Tapi nyatanya sekarang Arga menghilang entah kemana .


"memang aku harus cepat cepat memberi tau dia , biar dia tidak salah paham ." ucap Angel penuh ketakutan . Anis mengangguk sambil menggenggam tangan Angel untuk memberinya kekuatan . Namun tidak bagi Angel pikiran nya telah kemana mana setelah ia ngeh dengan cerita Anis tentang Arga yang menyusulnya ke atap . Ia ingin menemui Arga sekarang juga tapi ia tidak tau di mana Arga sekarang berada .


***


Setelah pagi tadi Arga dapat ancaman dari Johan . Siang itu Arga segera pergi menemui Johan dengan buru tanpa memberi tau Angel . Karena terlalu khawatir . Iya khawatir Angel tau awal mula ia mendekatinya , tapi sekarang rencana berbeda . Arga benar benar serius menjalin hubungan dengan angel . Arga benar benar ingin menjadikan Angel sebagai istri dan ibu sambung untuk putrinya .


Kini Arga sedang berada di ruangan private di sebuah restoran . Ia ingin pembicaraan nya lebih rahasia enak di bicarakan tak perlu takut di dengar oleh orang lain .


"kemana dia sampai sekarang belum juga datang ." gumam Arga melihat jam di tangannya ia sudah sangat kesal sudah lebih lima belas menit ia menunggu nya . Arga berusaha lebih sabar menunggu Johan . Karena ini sangat penting baginya . Ia ingin bicara tegas pada Johan . Agar tidak ikut campur dengan urusan percintaan nya dengan Angel .


Meski bosan , Arga tetap menunggu kedatangan Johan . Dan tak lama kemudian johan benar benar menampak kan batang hidungnya . Laki laki itu terkekeh melihat wajah memerah Arga menahan kekesalan . Ia senang melihat Arga marah seperti itu .

__ADS_1


"Ada apa kamu memanggil aku ke sini ." tanya Johan pura pura tidak mengerti . Arga benar benar di buatnya geram .


"Langsung saja ." ucap Arga . "jangan macam macam kamu dengan Angel ." tambah Arga .


Kembali Tawa Johan mengudara ."seharusnya bukan aku yang dapat ancaman seperti itu , tapi kamu ." ucap Johan sambil menunjuk Arga .


"Aku tau niat kamu kepada Angel dari awal , kamu mendekati dia Agar saham Ayahnya jatuh ke tangan kamu bukan ." ucap Johan .


Memang itu tujuan awal rencana Arga , Arga mendekati Angel untuk mendapatkan sahan George . tapi rencana tinggal rencana , pada Akhirnya Alloh berkehendak lain . Arga jatuh cinta pada Angel , gadis yang ia usahakan menjauh darinya . Tapi hatinya sangat menginginkan Angel.


Sudah tiada rasa sakit dan takut terhadap Almarhumah istrinya , sehingga ia ingin membawa hubungan nya dengan Angel ke jenjang yang lebih serius .


'Johan kembali tertawa dengan keras sambil menggelengkan kepala .sambil menatap Arga dengan tatapan meremehkan .


"Aku sudah tau semuanya Arga kamu tidak usah mengelak itu .kamu tidak pernah mencintai wanita lain . Selain Angela almarhum istrimu , beruntung dia dulu menolak aku . Kalau tidak aku hari ini akan menyandang status mu, jadi kamu mendekati Angel hanya akan kamu manfaatkan saja kan .kamu tidak usah mengelak lagi Arga ." ucap johan .


Arga mengerutkan keningnya , mencerna ucapan Johan . Ada hubungan apa di masa lalunya dia dengan dirinya . Hingga mengikutinya hingga sekarang . Arga benar benar marah di buatnya ,ia tidak tau harus bagaimana membungkam mulut Johan . Karena Arga tau betul dari pengamatan nya siapa Johan , dia juga menyukai Angel .Arga mengepalkan tangan nya memikirkan itu .


"Apa maumu sekarang ." tanya Arga secara langsung .


"Mau aku ." Ucap Johan menunjuk diri sendiri . "Aku mau kamu menjauhi Angel ." tambah Johan .

__ADS_1


Arga menarik salah satu sudut bibirnya , itu tidak mungkin ia menjauhi Angel , sekali kehilangan jejak Angel ia merasa tidak bisa bernafas .


"Jangan berharap Johan , Angelia hanya milik ku ." ucap Arga dengan suara ketus . Tidak akan ada yang bisa memutuskan ia dan Angel , sekali ia jatuh cinta pada seorang perempuan , maka selamanya dia harus menjadi milik nya . Dan sekarang Johan memaksa untuk memisahkan nya . Ia akan melakukan apa saja demi mendapatkan Angel . Demi Angel agar tetap berada di sampingnya untuk selamanya .


"Kalau begitu aku akan katakan ini semua pada Angeliia ." ucap Johan mengancam Arga


Arga langsung berdiri dari duduknya . dan meraih kerah baju Johan akibat terlalu kesal . " jangan coba coba kamu ganggu hubungan kami , urusan kamu hanya soal pekerjaan denganku , sialan ." bentak Arga .


Tentu saja Jihan tidak terpengaruh sama sekali. Ia akan tetap memberi tau Angel tentang semua ini . Tapi hatinya juga ragu , apakah Angel akan percaya padanya tentang semua ini. Tapi entah lah , ia merasa sangat bahagia memberi ancaman kepada Arga seperti ini , sungguh membuatnya sangat gembira .


"kalau begitu kamu lebih baik mundur saja . Dari posisimu sekarang ." ucap Johan memberi Arga solusi . Tetapi sebenarnya ia juga tidak akan mundur dari niatnya yang awal . Sudah dirinya katakan pada diri sendiri kalau ia akan tetap memberi tau Angel tentang ini semua .


Sekali lagi Arga meraih kerah baju Johan." kamu tidak akan pernah mendapatkan keduanya , Johan . Karena perusahaan ataupun Angel tetap akan jadi milik ku , paham ." gertak Arga yang memang telah di penuhi oleh amarah . Tapiketegasan itu nyata di matanya


Ia tidak akanmembiarkan Johan mengambil apapun darinya . Entah Angel maupun perusahaan yang selama ini telah ia bangun mati matian .


Johan melepaskan tangan Arga dari kerah bajunya . Ia bertepuk tangan setelah itu ." Wahhh ...! Hebat kamu serakah sekali Arga . Tapi kamu tenang saja ,aku pasti akan segera merebut keduanya ." ucap Johan sambil terkekeh .


"Astaga , seoertinya pembicaraan ini tiada gunanya ."gumam Arga , ia harus memikirkan cara yang lain Agar bisa membungkam Johan .


"Sepertinya kamu memang harus segera di.kirim kembali keluar negri lagi ,Jo. Kewarasanmu semakin tidak terkendali ." ucap Arga santai tapi Johan sempat terkejut mendengar nya .

__ADS_1


__ADS_2