Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
217


__ADS_3

"kamu yakin mau dengar sekarang , aku takutnya nanti kamu kesedak ." kelakar Angel .


Anis mencebik ." yakin , ngak akan , cepat cerita saja aku dah penasaran ,beberapa minggu ini . Aku ingin memastikan sesuatu ."ucap Anis .


" Ihh ngak sabaran banget , Aku dan Arga sekarang udah deket banget , walau dia belum mengatakan sesuatu hal padaku soal hubungan kami ." terang Angel . Keningnya berkerut saat tidak ada ekspresi terkejut di wajah sahabatnya itu .


"kok kamu diam saja Nis , tidak terkejut sama sekali ." tanya Angel . Yang melihat sahabatnya makan dengan lahapnya . Seharusnya dia terkejut saat ia sedang bercerita .


"Aku sudah curiga sejak kalian sering keluar makan siang , ini pasti akan terjadi suatu hari .hanya satu yang mungkin tidak kalian tau . maksud aku darimu mungkin ada satu hal yang tidak akan pernah kamu duga . Juga satu hal yang mungkin telah Bos lupakan ." jelas Anis .


"kelihatan banget ya nis , dan kamu tau apa tentang kami ." tanya Angel .


"Ngak , cuman kalian lebih sering kemana mana berdua sama pak Bos ." ucap Anis .


"hemm ya bahkan kami sudah ciuman dua kali ...


"uhukkk ..." kali ini Anis benar benar terkejut , tanpa sengaja nasi dalam mulutnya menyembur ke wajah Angel .


"Ihhh Anis kamu jorok .memang kamu belum pernah ciuman dengan Ayahku ." kesal Angel sembari mengambil tisue untuk membersihkan wajahnya .


"cium kening doang . Maaf aku benar benar kaget , benar kamu sudah ciuman sama pak Bos dua kali ." tanya Anis . Ia kira Angel dekat dengan bosnya masih sebatas teman biasa . Belum sampai tahap ciuman segala .


Angel mengangguk singkat ." iya aku dah lakuin itu sama Arga , akunya .dan sialnya Anis tidak bisa bicara apa apa lagi . Walau ia sudah tau cerita antara Arga dan Angel yang sesungguhnya dari ayah Angel .tapi tetap saja ia sempat terkejut .


Melihat begitu panjang perjuangan Angel untuk mendekat takdir yang telah terikat oleh Arga sejak masih dalam kandungan , yang belum di sadari oleh Angel siapa Arga yang sebenarnya ,karena yang Angel jalani saat ini adalah takdir cinta yang di titipkan oleh seorang wanita yang ia tolong di jalan enam tahun yang lalu .

__ADS_1


Angel melirik Anis sambil terkekeh lagi . Ia tidak tau apa yang ada di pikiran temannya itu , apa yang dia bayangkan sehingga wajahnya begitu memerah . Anis menepuk kedua pipinya dan menghembuskan nafasnya pelan , menatap Angel .


"Apa kamu bahagia dengan ini semua . Apa bila Arga tau kamu penyelamat anak dan istrinya ,..


"uhukk..."kali ini Angel yang tersedak air minum tidak sampai mengotori Anis . Angel melotot menatap Anis di raut wajah nya seakan tertulis "dari mana kamu tau ."


" bukan hanya aku yang tau , aku tau juga dari Ayahmu ." ucap Anis sambil meraih gelas dan sendok di tangan Angel agar tidak tersedak lagi .


Angel menghembuskan nafas berat ia tau semua yang terjadi padanya tidak lepas dari pengawasan Ayahnya .


"jangan cemas . Ingat untuk menuju sukses banyak rintangan yang harus kita singkirkan . Mau hidup bahagia dengan orang yang kita cintai juga banyak rintangan . Mantapkan dulu hatimu rintangan ini entah datang dari Arga atau dirimu sendiri .tapi Aku percaya pak Bos kita orang nya setia kok ."ucap Anis .


"Tapi aku benar benar cinta dia nis murni dari pertama kita bertemu , lama kita saling menatap , bukan aku sendiri yang jatuh cinta di pandangan itu . dan aku tau kalau dia suami dari wanita itu , saat ulang tahun Indira yang pertama kali melihat aku langsung panggil mama .dan jam tangan yang dia berikan padaku hidup lagi .setelah mati hampir lima tahunan . Di hari dan tanggal serta bulan yang sama ." jelas Angel .


"yah , semoga takdir benar benar mempertemukan benang merah yang telah kalian miliki , tapi ingat masih ada satu piskopat di sini ." ucap Anis .


"hemm .."jawab Anis dan kembali menyuapkan nasinya ke mulut .


"Nis aku masih ada satu kabar lagi ." ucap Angel .


"stop dulu jangan buat aku senam jantung , biar aku makan dulu , aku juga laper banget . Jangan sampai makanan aku muncrat lagi ." ucap Anis .


"kamu juga makan jangan hanya ngeliatin aku ." ucap Anis , anis segera menghabiskan makanan nya karena ia juga punya cerita untuknya tentang Arga .


Sementara angel sudah tidak selera makan sejak anis menyemburkan nasinya ke arahnya . Lima menit kemudian anis telah menghabiskan makan siang nya .

__ADS_1


"kamu sudah siap Nis ." anis hanya mwnganghuk kan kepala nya . Angel menceritakan kisah perjalanan kedekatan nya bersama Arga dan Indira juga kejadian di pantai satu minggu yang lalu . Anis menanggapinya dengan gelengan dan anggukan .


"Dia juga pernah datang ke apartemen aku juga ." ucap Angel di akhir ceritanya .


"Aku salut sama kamu . memang sejak awal kamu tidak pernah mengenal Pak Bos . Dan pak Bos juga seakan ingin mendorong mu jauh jauh . Dan sekarang keinginan mu tercapai , apa masih ada yang ingin kamu ceritakan padaku . aku juga ada cerita untukmu ."ucap Anis .


Angel menggeleng kan kepala . Masih ada yang belum ia ceritakan kepada anis ." aku belum selesai cerita ,masih ada yang ingin ku ceritakan kamu mau dengarkan itu kan ." ucap Angel dengan terkekeh .


"Apa ayahku sudah berterus terang siapa dia yang sebenarnya . Selama dekat denganmu .selama ini , sebenarnya kamu pasti penasaran siapa diriku yang sebenarnya kan " tanya Angel lebih serius . Anis juga menggeleng dan juga tidak tau kemana jalan pembicaraan mereka sekarang .


"Ya , Ayahmu hanya berkata apa yang ada di dirinya hanya sebuah titipan , dan sekarang Ayahmu sedang cari waktu yang tepat untuk menyerahkan itu pada orang yang berhak . Terus apa yang kamu tau tentang dirimu ." tanya Anis .


"Kamu tau nama dari perusahaan ini kan ."


"ya George mahardika group ."jelas Anis . Angel tersenyum dan mengeluarkan kartu tanda pengenal dia dan ayahnya yang ada di amsterdam .


"itu kartu pengenal aku dan Ayah di negara kelahiran aku ." mata Anis membola . Salivanya susah untuk di telan .


"Geor George An andrean ma mahardika ...Angelia indriana mahardika . Ayahmu pemegang saham terbesar di perusahaan ini ."Angel mengangguk pelan .


"Apa Johan tau siapa kamu ." Angel mengangguk .


"Setelah ada nya meeting mendadak kemarin johan bawa kamu ke lantai atas apa yang kalian katakan ." tanya Anis sungguh sungguh .


"Dia mengatakan padaku , keberadaan Ayah , dan aku juga tidak tau , bahkan dia mengancam aku akan dapatkan saham Ayahku juga diriku ." jelas Angel . Angel mengerutkan keningnya melihat wajah Anis yang berubah sedih .

__ADS_1


"kenapa ." tanya Angel .


"Maaf waktu itu tidak selang lama , pak Bos juga menyusul kamu ke lantai atas .dan mengancam aku untuk tidak memberi tau kamu ." jelas Anis .


__ADS_2