Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
145


__ADS_3

"sini ak lagi , mama akan suapin kamu sampai.nasi di piring ini habis ." ucap Angel , tanpa.sengaja menyebut dirinya sebagai mama Indira . Hal itu membuat Arga berdehem dan menatap Angel dengan tatapan tajam miliknya .


Angel menelan ludahnya susah payah .lalu tetap berusaha tersenyum di depan Arga ." SANTAI ." bisik Angel dalam hati , tidak mau perduli atau repot repot meladeni sikap menyebalkan Arga . Lagi pula Arga tidak bisa marah pada Angel di depan Indira .


"Makan tidak boleh sambil ngomong Indira , papa ngak suka , nanti kamu bisa keselek ." tegur Arga , Arga tidak ingin Angel dan Indira ada percakapan lagi .


Indira menoleh menatap papanya , kemudian menatap mama barunya . Angel mengangguk pelan sambil tersenyum . Indira paham dengan kode dari Angel . Maka Indira tak lagi buka mulut selain saat Angel menyuapinya .


Angel menyuapi Indira sambil menyuapi mulutnya sendiri , jujur Angel juga sangat lapar sekali . Bekerja dengan Arga selalu menguras tenaganya saja . Untung saja tubuhnya bukan tipe perut yang gampang melar , jadi makan sebanyak apapun tidak akan gemuk .


Selesai makan , Indira mengajak Angel masuk ke kamarnya , Arga juga tidak melarangnya , karena Arga memerintahkan Angel untuk menjelaskan hubungan mereka yang sebenarnya kepada Indira .


Arga tidak tau saja kalau Angel punya rencana sendiri ,ia juga pernah dalam situasi yang Indira alami , jadi ia tau apa yang Indira inginkan . Jadi tidak mungkin ia sebodoh ini menyia nyiakan kondisi dan situasi seperti ini .mana mungkin ia menjelaskan hubungan ini seperti yang Arga inginkan .Apapun akan ia manfaatkan demi hubungan cinta nya kepada Arga tercapai .lagi pula rencananya tidak akan merugikan Indira , karena Indira juga sangat bahagia bersamanya .


"Kenapa pintunya di kunci ma ." tanya Indira yang terkejut melihat Angel mengunci pintu kamarnya ,karena Indira ada sebuah trauma tersendiri . Indira merasa terkurung di dalam ruangan yang tertutup .


"Ngak apa apa , biar kita leluasa dalam berbicara , kenapa sayang , apa kamu tidak suka ." tanya Angel melihat keganjilan di raut wajah calon putrinya .


"Sebenarnya aku takut terkunci di dalam ruangan sempit ma ." ungkap Indira . Angel sedikit terkejut mendengar penjelasan Indira . Dan segera Angel meraih Indira untuk menenangkan nya .

__ADS_1


"Kan di sini ada mama , jadi rara tidak usah takut dan khawatir ya ." ucap Angel sambil membawa Indira kedalam pelukan nya . Ia tidak lupa mengelus punggung Indira dengan penuh kasih sayang .


Indira yang tadinya resah dan khawatir berubah tenang seketika dan membalas pelukan Angel dengan erat .dan mengangguk kan kepalanya tanda setuju . Indira dalam hati membenarkan ucapan Angel , ia merasa tenangvdan nyaman dalam pelukan Mamanya .jadi tidak perlu takut dan khawatir .


"Bagaimana apa rara masih takut ." tanya Angel sambil meraih dagu putrinya agar menatapnya .dengan tegas Indira menggelengkan kepalanya .


"rara tidak takut lagi mama ." jawab Indira menyebut namanya sendiri sesuai sebutan yang di berikan oleh Angel .itu terdengar asing tapi menyenangkan bagi dirinya .


"ssssst Indira jangan keseringan sebut nama itu nanti papa marah .cukup di depan mama saja kamu sebut nama itu ya ." bisik Angel .Indira mengerutkan keningnya heran . Bgi Angel itu adalah signal yang bagus untuk Angel melangsungkan rencananya .


Angel mengangkat tubuh kecil Indira dan mendudukan nya di singel sofa kecil yang ada di kamar Indira . Angel sendiri juga duduk di samping Indira , ia tatap putri dari Bosnya itu dengan penuh kasih sayang .


Angel menghela nafasnya dengan berat .Indira heran melihat itu .


"Ada apa ma .? Apa mama tidak suka dengan rara , rara janjinakan menurut dengan omongan mama kok ." jawab Indira melas dengan menyebut nama baru dari Angel yang telah jadi candu baginya . Dengan cepat Angel menggelengkan kepalanya , bukan ia tidak suka , bahkan ia percaya kalau dirinya sudah sangat menyayangi dan mengasihi Indira , tetapi Arga yang tidak menyukai kehadiran nya .


"Mama suka kok sama rara bahkan sangat sayang , hanya saja mama Aan dan papanya rara ada sedikit masalah sayang ." ucap Angel .


"Masalah apa ma ." tanya Indira penasaran . Angel dengan cepat menggelengkan kepalanya .

__ADS_1


"Rara ini urusan orang dewasa , rara tidak akan mengerti , tapi mama punya satu permintaan untuk rara . Itupun kalau rara benar benar ingin mama tetap berada di sisi rara ." ucap Angel .


"Apa itu , ma ? ," tanya Indira , karena yang Indira mau cuma satu , Angel tetap menjadi mamanya dan ada di sisinya .


"Kita harus pura pura di depan papa untuk tidak menunjuk kan, kalau kita berdua tidak saling sayang . Dan kamu jangan panggil mama di depan papa . Panggil saja tante kalau di depan papa , biar papa tidak marah marah terus sama mama . Tapi kamu boleh panggil mama bila kita berdua seperti saat ini ." ucap Angel .


"Tentang mama yang akan jadi calon ibu kamu , akan menjadi rahasia kita berdua , sampai waktunya papa tau sendiri . Rara paham kan maksud mama ." tanya Angel .tapi Indira malah geleng kepala. Angel mengerti maksud Indira walau bagaimana karena Indira masihlah berumur lima tahun .jadi maklum kalau belum memahaminya .


"Baiklah begini aja . Mama mau Rara rahasiakan hubungan baik kita dari papa ya . Rara pura pura saja tidak suka sama mama kalau di depan papa , bagaimana Rara mengerti ." jelas Angel .


Indira masih berpikir dengan mengetuk ngetuk keningnya seakan berpikir keras , mencerna apa yang di ucapkan oleh mamanya .


"Maksud mama Aan apa , tidak boleh panggil mama di depan papa , tidak boleh sebut Rara , dan pura pura tidak menyukai mama dan bersikap seperti awal bertemu dengan mama." gumam Indira di dalam hati .


"Baik Rara mengerti ma ," ucap Indira sambil menyengif dan menunjukan gigi gigi kecilnya .Angel benar benar tidak mengerti jikalau Indira bisa memahaminya . Tapi Angel tetap mengangguk pasrah . Setidaknya rencananya sudah maju selangkah , ia bisa mendekati Indira untuk mendapatkan Arga .


Angel tau ini sedikit tidak adil untuk Indira , karena sedikit banyak ia telah memanfaatkan perasaan anak kecil itu , Tapi demi Alloh Angel sangat menyayangi putri bosnya itu .


Beberapa hari kemudian , setelah Angel menyelesaikan misinya dengan Indira , Angel memulai misi barunya terhadap Arga .

__ADS_1


Arga merasa sekretarisnya telah banyak berubah setelah di pertemukan dengan putrinya beberapa hari yang lalu . Angel tidak lagi menggoda Arga seperti dulu . Angel yang suka menggoda itu entah menghilang kemana . Sekretarisnya itu tampak tenang dan bersahaja . Masalah sekecil apapun ia tidak pernah ikut campur lagi .


__ADS_2