
"Ia nanti aku pulang ." ucap Angel .
"kapan ." tanya Andre . Angel berpura pura berpikir .sampai ia benar benar mendapatkan jawaban yang benar .
"nanti kalau dah siap jadi istri orang ." jawab Angel sambil terkekeh . Andre mengerutkan keningnya .
" Sebentar lagi Ayah , Do'ain aja Yah , mudah mudahan aku bisa secepatnya mendapatkan hati laki laki itu ." ucap Angel yang melihat kerutan di kening Ayahnya .
"Sekarang , Angel sibuk . Ayah pergi dulu ." ucap Angel .
"Tunggu dulu kenapa kemarin kamu cuti . Ayah pikir kamu sedang sakit ." tanya Andre .
Sekarang Angel tau , kenapa Ayahnya datang ke apartemen nya . Itu karena kemarin Ayahnya mendapatkan surat cutinya . Tidak akan heran kalau Ayahnya bisa tau , karena Ayahnya memperkerjakan mata mat di sekitarnya . Sehingga segala gerakan yang ia lakukan Ayah nya akan mengetahuinya . Dia melakukan itu juga karena Ayahnya sangat mencintainya , jadi Angel maklumi .
Selama ini mereka hanya hidup berdua tanpa wanita yang ada di sampingnya sebagai istri Ayahnya dan mama untuknya . Karena wanita itu sudah lama meninggal .
"Ngak sakit Ayah ! Cuma butuh refresing saja ." jawab angel tidak bohong . Hanya saja ia refresing bersama Indira dan susternya .
"Kamu yakin , Ayah ngak mau kamu kenapa napa ya ." tanya Andre .
Angel terharu dengan ucapan Ayahnya . Ia tersenyum santun dan memeluk Ayahnya laki laki yang sangat ia cintai . Walau kadang menyebalkan karena selalu mengatur hidupnya . Tetapi Angel tau Ayahnya lakukan itu semua karena cinta dan kasih sayang Ayahnya untuk dirinya .
"aku ngak apa apa Ayah , Ayah tidak lihat selama setahun ini aku mandiri tanpa Ayah ." ucap angel manja .
__ADS_1
Andre menghembuskan nafas berat . Ia akui memang putri kecilnya telah tumbuh dewasa tanpa campur tangan dirinya , dia juga mampu hidup mandiri tanpa dirinya juga .
"Benar putri kecil Ayah memang sudah dewasa , dah waktunya mencari pendamping ,tapi walau bagaimana kamu tetaplah putri kecil Ayah yang dewasa . Apa artinya kelak Ayah tidak bisa bersama mu lagi , karena kamu sudah mempunyai keluarga sendiri ." ucap Andre sambil mengelus kepala putrinya .
"Tidak ,Ayah akan tetap.hidup bersama Aan walau Aan telah menikah . Kami pasti akan bahagia bersama hadirnya Ayah di tengah tengah kami ." ucap Angel dengan manja .
"Apa Arga benar benar akan menikahi putriku , karena apa yang telah terucap dua puluh lima tahun yang lalu seakan semua terjadi , ucapan ku benar dia dan istrinya tidak abadi , apa yang di minta oleh Arga ada pada diri Aan , mata ,manja dan senyuman nya mirip sekali ,tanpa sengaja pula aku memberi nama putriku mirip juga dengan nama istri Arga . Tapi dia mempunyai pendirian seperti aku , bagaimana nak apa kamu bisa merobohkan dinding yang telah di bangun kokoh oleh Arga , untuk membuka hatinya untukmu ." gumam Andre .
Kadang kala Andre tidak tega melepas putrinya begitu saja . Tapi Andre tidak ingin putrinya semakin membencinya , bila hidupnya di kekang karena Angel merupakan gadis yang keras kepala.." keras kepala, bukan kah itu juga sifat aku sendiri ." gumam Andre .
"Baiklah Ayah akui kamu dah dewasa sekarang , Ayah hanya tidak ingin kamu terluka atau sakit , Aan ."ucap Andre .
"Aan mengerti Ayah , Aan tidak apa apa , Aan sudah dewasa kalau menikah pun juga sudah bisa punya anak kok ." ucap Angel sangat frontal .
"Ya sudah Ayah pulang dulu ." ucap Andre . Angel mengantar Ayahnya sampai pintu apartemen .
"Ayah lain kali kalau mau datang ke apartemen Aan ,jangan asal nylonong , Aan tau siapa Ayah . Tapi kalau Ayah datang tiba tiba bisa bikin Aan jantungan , ngagetin Ayah ." protes Angel .
Andre geleng kepala melihat tingkah laku putrinya .
"Udah sana pergi . Aan mau istirahat lagi ." ucap Angel yang melihat Ayag tidak juga beranjak pergi .
"Iya Ayah pulang dulu . Kamu hati hati ya nak , kalau ada apa apa kabari Ayah ." pesan Andre sebelum melangkah pergi . Dan memeluk putrinya terlebih dulu
__ADS_1
Ini pertama kali nya Andre memberanikan diri mendatangi apartemen Angel , setelah sekian lama Angel tidak mengijinkan dirinya mendatangi apartemen nya , entah karena alasan apa , karena hari ini informan nya mengabari nya kalau Angel tidak masuk kerja ,sehingga ia memberani kan diri untuk datang , ia khawatir putri semata wayangnya sakit , atau terjadi sesuatu . Tanpa mengabari ia langsung menerobos masuk ke dalam apartemen.
Angel melambaikan tangan nya kepada Ayah nya ." Da Ayah hati hati di jalan ." ucap Angel . Angel menghembuskan nafasnya dengan lega . Angel bukan ingin mengusir Ayahnya .keberadaan Ayahnya sangatlah mengkhawatirkan . Ia cuma tidak mau keberadaan Ayahnya dan siapa dirinya di ketahui oleh orang banyak dan akan di manfaatkan saja .
Namun tanpa Angel sadari dari kejauhan Johan memperhatikan keberadaan dirinya dan Ayahnya . Johan tersenyum sinis ." Sudah aku duga ." gumam Johan .masih dengan senyum sinisnya .
Setelah punggung Ayahnya hilang dari tatapan matanya Angel segera masuk , buru buru ia menutup pintu apartemen nya dan segera masuk ke dalam kamarnya . Angel meraih ponsel nya ia penasaran dengan unggahan story nya .
"Apa pak bos sudah melihatnya ." tanya Angel pada diri sendiri . Senyum di wajah Angel menunjukan rasa penasaran yang dalam , Berharap si Bos besar di kantornya itu melihat unggahan storynya yang di hanya di khususkan untuknya saja .
Tapi senyum itu tiba tiba hilang , karena tidak ada tanda tanda kalau bos besarnya telah melihat storynya .
"Kok ngak ada , apa.pak Arga hari ini benar benar sibuk ." gumam Angel
Angel membuka room cathingnya dengan Arga yang terlihat sepi itu . Ia ragu , apakah harus menghubungi Arga atau tidak .
Akhirnya Angel melemparkan diri dan ponselnya ke atas tempat tidur . Ia mengurungkan diri untuk menghubungi Arga , untuk tanya ini itu , dirinya juga bukan siapa siapa Arga . Dirinya juga sedang pura pura menjauhi pria itu di tambah hari sudah sangat larut juga sudah di luar jam kerja .
Angel memilih menahan diri dari rasa ingin taunya . Dari pada menghancurkan semua rencananya . Perut Angel tiba tiba merasa lapar makan malam nya telah ia berikan kepada Johan demi Arga tapi hasilnya nihil .
Angel beranjak dari tempat tidurnya menuju ke dapur . Ia buka kulkas apa yang bisa ia masak untuk mengganjal perut ,tapi kulkas juga kosong , bahan makanan telah habis . Malas sebenarnya Angel untuk keluar makan ,terpaksa Angel pergi ke supermarket yang buka 24 jam.
Angel meraih jaket dan dompet saja karena super marketnya hanya ada di depan apartemen nya saja .jadi cukup ia jalan kaki .
__ADS_1