Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
187


__ADS_3

" Bos ?, kamu ?." Angel benar benar tidak mengerti dengan apa yang Johan maksud ini . "Kenapa Arga harus di gantikan oleh Johan .? Kenapa ini terjadi dengan tiba tiba ? Dan kenapa harus Johan ." gumam Angel dalam hati . Angel menatap Johan . Banyak sebenarnya yang ingin Angel tanyakan . Tetapi ia tidak sempat menanyakan nya karena Arga telah menarik dan mencengkeram kerah baju Johan .


Wajah Arga telah memerah , kemarahan jelas tergambar di sana . Sementara anis dan Angel masih mencerna apa yang barusan di katakan oleh Johan .


Johan tersenyum sinis melihat Arga mengencangkan cengkeraman nya .


"Kenapa ?." tanya Johan sekaligus menyindir Arga .


"Ngak percaya ?, Saya ada buktinya ." tambahnya dengan ucapan tinggi penuh percaya diri .


Arga yang sejak tadi di selimuti oleh emosi akhirnya tidak bisa menahan diri . Ia menatap tajam kepada Johan .


"Jangan Asal bicara , tidak mungkin Joni adi prata menyerahkan perusahaan nya padamu . Lelaki manja seperti mu ." balas Arga dengan pedas .


Johan masih menanggapi ucapan Arga dengan santai . Johan terkekeh mendengar ucapan Arga . Johan tau rivalnya ini juga bukan orang biasa . Tapi tinggal beberapa langkah lagi Arga akan kalah darinya .


Johan berani datang ke perusahaan ini bukan tanpa bekal .yang mungkin tidak pernah Arga sangka selama ini .


"sejujurnya saya tidak perlu pengakuan dari kamu karena sebentar lagi kamu juga akan angkat kaki dengan sendirinya dari sini ." paparnya .


"Joni adi prata , papa tercinta saya ,telah menyerahkan seluruh saham nya atas nama diriku kamu mengerti ." ucap Johan .

__ADS_1


Arga terkejut mendengar pengakuan Johan . Joni adi prata adalah pemegang saham no dua di perusahaan ini . Arga mulai goyah mendengar pengakuan Johan , jika benar joni adi prata telah menyerahkan saham nya kepada Johan . kemungkinan besar Johan akan menyingkirkan nya . Karena saham yang ia miliki tak sebesar saham joni adi prata , ia hanya menduduki urutan nomer tiga .


Johan menghempaskan tangan Arga yang mulai mengendor , karena syock saat mendengar pengakuan nya .Arga terhuyung ke belakang , Angel ingin menolongnya tapi di halangi oleh Anis dengan gelengan sendiri .


"Terkejut ya ." ucap Johan menyindir Arga .


"Jadi pak Arga yang terhormat , jangan berani beraninya kamu menyakiti atau menganggu Angelia , karena di masa akan datang dia adalah sekretaris saya ." ucap Johan sambil menepuk bahu Arga dengan angkuh .


Hal itu membuat Angel dan Anis yang sejak tadi hanya menyaksikan kembali saling pandang .keduanya masih kebingungan walau mereka sudah lama bekerja di perusahaan itu .tetapi mereka berdua baru tau kalau Joni adi prata memiliki seorang putra bernama Johan putra adi prata , tetangga Angel .


Anis bertanya pada Angel tanpa suara . Hanya dengan bahasa mimik saja . Angel menangkap pertanyaan Anis "Apa sebenarnya yang terjadi" Angel hanya mengendikan bahunya .sebagai jawaban nya . Angel juga melontarkan pertanyaan pada Anis ." kenapa jadi begini ." Anis juga mengendikan bahunya kemudian mendorong pelan bahu Angel .


"Cepat lerai mereka ." ucap Anis . Lirih di telinga Angel . Akhirnya Angel berjalan menghampiri mereka berdua dan berdiri di tengah tengah mereka . Angel menatap mereka berdua bergantian , penuh tanda tanya , benar kata Anis ia harus meleraikan mereka berdua .


Johan mengalihkan pandangan nya kepada Angel . Ia mulai menarik sudut bibirnya.memberikan senyuman pada Angel .


"Oky ." jawab Johan setuju ..Angelpun menghembuskan nafas lega mendwngar jawaban dari Johan .


Angel menarik tangan johan keluar dari ruangan Arga . Begitu pula dengan Anis ikut keluar sesudah membungkuk hormat pada Arga . Tetap berdiri dan menunggu reaksi dari Bisnya ia anggap percuma , sehingga Anis memutuskan untuk keluar dari ruangan Bosnya , tapi tidak pergi mengikuti Angel dan Johan yang sepertinya mereka menuju ke Lantai Atas perusahaan .


Anis kembali ke meja kerjanya pura pura merapikan mejanya dan menyibuk kan diri biar kelihatan kalau dirinya sedang bekerja .karena kejadian yang baru saja terjadi tidak dapat ia percayai . Karena Johan tetangga Angel ternyata putra dari Joni adi prata .? Yang datang tiba tiba untuk mengulingkan Arga dari kedudukan nya . Anis benar benar tidak memahami situasi ini .

__ADS_1


***


Angel berkacak pinggang di depan Johan yang masih saja memamerkan senyuman nya . Matanya menatap tajam pada laki laki yang tiba tiba datang membawa kabar yang tidak masuk akal itu .


"katakan padaku , jelaskan apa sebenarnya yang terjadi Johan , ini masih terlalu pagi untuk bermimpi ." ucap Angel . " Siapa sebenarnya kamu ." lanjut Angel . Dengan nada suara yang tidak enak di dengar . Angel tidak perduli , menurut nya Johan barusan membawa kabar buruk yang bisa menghancurkan reputasi Arga.sebagai perempuan nomor satu yang mencintai Arga , tentu Angel tidak terima . Siapa Johan hingga berani mengancam bos galaknya itu .


"Bagian mana yang harus aku jelasin , Angelia ?. Memang aku yang akan jadi bos baru kamu di sini ." jelas Johan .


"Tidak masuk akal ! Kenapa kamu tiba tiba datang ke perusahaan dan mengatakan seperti ini , Jo . Apa kamu ingin menghancurkan orang lain .? Memang kamu siapa , ha ." tanya Angel bertubi tubi . Sebenar nya ia sudah tau siapa Johan , putra dari Joni adi prata . Dari pengakuan Johan tadi , tapi tetap saja pengakuan Johan tidak masuk akal itu .


Johan mendekati Angel , ia berusaha meraih tangan Angel . Tapi di tepis dengan kasar oleh Angel . Bagi Angel mereka berdua tidak sedekat itu sehingga Johan tidak perlu menyentuhnya tangan nya , karena Angel mau menyentuh Johan selama ini hanya karena ingin membuat Arga cemburu buta saja , bagi Angel Johan masihlah orang asing .


"Santai , Angelia ! . Aku kan sudah bilang kalau aku pewaris sah keluarga adi prata , tentu kamu juga tau kan , Papa aku pemilik saham terbesar yang ke dua di perusahaan ini . Dan sekarang aku yang ambil alih saham itu , jadi akulah yang akan jadi pemimpin GM Group .ngantiin Arga yang hanya sebagai pemilik saham nomer tiga ." jelas Johan panjang lebar .


Ya Angel tau semua itu . Tapi kenapa Johan datang mendadak seperti ini .kenapa laki laki ini seakan ingin memporak porandakan jabatan Arga ? Itu yang Angel tidak suka .


"Dan kamu tau kan siapa pemegang saham tertinggi di GM Group ." tanya Johan sambil menyungingkan senyum sinisnya membuat Angel tercengang . Karena ia tau benar maksud ucapan Johan .


Angel mengacungkan telunjuknya menunjuk kearah muka Johan ." aku harap kamu tidak macam macam ya Jo .jangan kamu di sini mengacaukan semuanya ." ucap Angel .


Namun Johan sepertinya tidak perduli . Ia kembali mendekati Angel dan Angel memundurkan dirinya . Angel bisa merasakan deguban jantungnya yang tidak normal. Jujur saja perbuatan Johan membuatnya sedikit takut dan gugup .

__ADS_1


"Mundur ." perintah Angel tapi tak di hiraukan oleh Johan .


__ADS_2