
Angelia Andriana yang bekerja sebagai sekretaris Arga . Ini bukan kali pertama ia mendapat bentakan dari Arga , yang kembali menjadi CEO di GM group . Angel kali ini benar benar ingin menangis rasanya . Memang ia sadari kalau dirinya ceroboh sebagai seorang sekretaris , dalam membawa berkas untuk meeting . Padahal dia meeting keluar kota .
" kamu pikir mudah , saya membawa kembali perusahaan ke posisi ini ha , gara gara ketololan kamu saya hampir kehilangan klien ." bentak Arga masih menggema di dalam benak angel .
Sejujurnya Arga tidak tega melakukan itu kepada seorang wanita . Itu ia lakukan demi membentengi dirinya dari wanita wanita yang ingin mendekatinya . Tapi kali ini Angel benar benar keterlaluan , untung Arga bisa menjelaskan kepada klien nya sehingga klien bisa memakluminya .
" Saya minta maaf , pak ." ucap Angel yang masih tertunduk lemah , ia akui memang dirinya salah .
" saya tidak sengaja ." tambah Angel. Arga berdecih .
" kamu kira kerjaan ini main main , ya kalau tidak becus kerja , ya jangan kerja lagi , kamu bisa mengundurkan diri dari perusahaan ini ." ucap Arga .
Angel buru buru mengangkat wajahnya ia tatap wajah Arga , tidak mudah dia masuk ke dalam perusahaan itu tanpa memakai bantuan atau nama besar Ayahnya . Sekarang Arga akan memecatnya begitu saja , tidak ,Angel tidak bisa membiarkan hal itu terjadi . Bagaimanapun selama ini Angel sudah cukup bersabar menghadapi sikap Arga yang begitu kejam .
"Maafkan saya pak Arga , saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi ." mohon Angel ..
"Ini peringatan pertama dan terakhir untuk mu ,Angelia . Saya akan memecatmu bila hal ini sampai terulang kembali ." tegas Arga dalam mengambil keputusan tidak pernah main main .
"Baik pak , saya mengerti . Saya janji tidak akan sampai mengulangnya kembali ." ucap Angel .Arga mendengus kesal .
"Ya sudah kamu kembali sendiri ke perusahaan ." ucap Arga . Angela melonggo mendengar ucapan Arga .
"Tapi pak..." Arga berdecak .kelihatan sekali kalau Arga masih kesal dengan kesalahan yang Angel lakukan .
__ADS_1
"Baik pak , saya akan kembali ke kantor sendiri ." ucap Angel akhirnya pasrah dengan keputusan Bosnya itu . Arga menatap datar pada Angel dan pergi begitu saja .
Angela menghirup nafas kasar . Untungnya mereka hanya meeting di luar kota yang berjarak satu jam perjalanan , bukan di luar jabotabek . Jadi untuk pulang ke kantor tidak perlu membutuhkan waktu berjam jam lamanya .
Ini kesalahan Angel yang pertama , karena ia hari ini kurang enak badan , sehingga konsentrasinya terganggu kurang fokus , tapi Arga tidak memperdulikan itu . Karena itu bukan lah Alasan .
Tudak ingin mendapat kemarahan berlebih dari Arga
Angel swgera memesan taxsi online yang pernah ia download kemarin . Untung ia sudah download swhingga mempermudah kesulitan nya hari ini tidak perlu lama Angel segera mendapatkan driver .
"Mahal sekali ongkosnya , dasar pak Arga untung sayang ." gerutu Angel pada diri sendiri .ia harus segera kembali ke kantor jadi tidak ia pikirkan ongkos mahal .ia tidak memiliki pilihan lain selain segera pulang ke kantor .
"Sesuai dengan alamat di aplikasi ya pak ." ucap Angel kepada Driver taxsi online , saat ia masuk ke dalam taxsi . Sebenarnya ia tidak nyaman naik taxsi karena ia sedang memakai rok pendek ketat atas lutut kelihatan seksi . Tapi ia tetap berusaha duduk manis . Di kursi belakang .
Angel memainkan ponselnya sesekali gadis berusia dua puluh lima tahun itu berdecak kagum , kadang ia juga kesal menatap foto foto Arga indra abimana yang ia ambil secara diam diam . Andai saja Arga tahu selama ini Angel menyukainya bukan sekedar mengagumi , sehinga sifat dan saikap.Arga yang sekejam apapun tetap ia terima .
Angel pernah di tawari rekomandasi dari Ayahnya untuk masuk ke GM Group , tapi Angel menolak ia percaya dirinya mampu , masuk kerja ke GM Group tanpa bantuan Ayahnya . Tapi sayang di pandangan pertamanya kepada Arga , saat datang untuk wawancara Angel telah jatuh cinta .
""Astaqfirulloh ." Angel terkejut tiba tiba nama Bosnya berkedip kedip di layar ponselnya . Sampai sampai ponselnya jatuh karena terkejut .Angel segera mengambil ponsel nya kembali dan menggeser tombol hijau .
"Iya pak , " jawab Angel tanpa basa basi dengan irama detak jantung yang sangat kencang .
"Dimana kamu ." Arga balik bertanya
__ADS_1
Angel menatap keluar jendela taxsi ." masih di bekasi pak ." jawab Angel .
"Kamu belum juga tinggalkan tempat itu , mau nginep di sana ." ucap Arga tegas . Suara nya dapat di dengar oleh driver taxsi yang kebetulan menoleh kepada Angel karena keterkejutan Angel tadi . Angel memejamkan mata nya sebentar .
"Sudah OTW pak Arga yang terhormat ." jawab Angel sambil tersenyum menahan kesal . Driver hanya menatap Angel dari kaca spion .
"Kamu marah pada saya Angelia ." sahut Arka menebak nada bicara Angelia , membuat Angel mengigit jarinya sendiri .
"Tidak pak Arga , mana saya berani marah sama bapak ." jawab Angelia .
"Sudahlah kamu kembali pulang saja ke rumahmu tidak usah balik ke kantor ,saya tidak ada di kantor ." ucap Arga .
Angel membulatkan pupil matanya ." serius pak ." tanya Angel tidak percaya . Kalau benar ia akan merasa bahagia karena badan nya juga kurang sehat . Terdengar decak kan kesal dari bibir Arga . Arga paling tidak suka di suruh mengulangi kata kata . Arga langsung memutuskan sambungan telepon nya .
"Astaga Bos ! Galak amat ." ucap Angel sambil melototin layar ponselnya yang sudah gelap .
"ceks .pantas saja sekretaris bapak ngak ada yang tahan lama .bapak sangat jahat sekali , untung saja aku suka , saya pastikan kita akan bersama sampai maut memisahkan kita ." gumam Angel di dalam hati .
Angel terkekeh ia mengambil secarik kertas dan menuliskan alamat yang akan di tuju selanjutnya .ia tidak perduli dengan mobilnya yang ada di kantor . Ia hanya ingin pulang dan cepat istirahat .
"Maaf pak , kita bisa menuju ke alamat ini nanti saya kasih lebih ongkosnya ." ucap Angelia.
"tidak apa apa mbak ." jawab driver yang juga merasa kasihan melihat Angelia .
__ADS_1
Angel akui bahwa ini adalah pertama kali nya Angel jatuh cinta pada seseorang . Meskipun tampak berani sebenarnya Angel tidak tau dan paham apa yang di namakan sebuah hubungan . Ia menjalani semua ini karena naluri . Nalurinya menyuruhnya bertahan dan tetap tinggal di sisi Arga .
Baru saja senyum Angel melebar karena sebentar lagi bisa bermalas malas , tapi sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya dari sahabat baik , satu satunya di kantor tempat ia bekerja . Dia adalah resepsionis di perusahaan GM Group .