Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
13


__ADS_3

TING....


Nisa segera mengecek ponselnya setelah mendengar ada notifikasi yang masuk di ponselnya .


Buru buru ia mengeceknya ternyata bukan dari Angga . Nisa memandangi nomor ponsel Angga dengan kesal


"Kemana pria itu ? ,kenapa belum kirim pesan ." gumam Nisa .


Biasa nya Angga akan mengirim nya pesan . " Sudah makan belum , makan pakai lauk apa , lalu Angga juga akan mengingatkan nya jangan kerja terlalu keras ." Nisa sebenarnya ingin kirim pesan lebih dulu dan bertanya kemana pria itu , tapi ia gengsi kalau harus menghubungi pria itu lebih dulu .


"Akhhh ." Nisa menjadi frustasi ia menyugar rambutnya , ia telah berpikir berulang kalipun tidak bisa di bohongi , di dasar hatinya ia menyukai pria itu . Bayangan tangan bayi kecil dalam malam malam nya sudah mulai berpudar semenjak dekat dengan Angga .


Ponsel Nisa berbunyi lagi , buru buru Nisa mengecek nya . Tapi lagi lagi bukan dari Angga tapi dari Angi temannya itu mengajaknya pergi menyambut kepulangan Lira yang kembali masuk rumah sakit .


Karena kecelakan yang di sebabkan oleh mantan istri bilyam . Keposesipan Bilyam terhadap Lisa Bilyam tidak segan segan memenjarakan mantan istrinya itu .


"ngi aku ke sana besok saja ." pesan yang di kirim Nisa pada Angi .


Sampai malam hari Nisa masih menunggu pesan dari Angga tapi tak kunjung datang hingga Nisa ketiduran dengan posisi memeluk ponselnya


...----------------...


Saat bangun pagi harinya ,Nisa juga masih mengecek notif pesan di ponselnya .Namun ia harus menelan kekecewaan lagi . tetap nihil tidak ada notif pesan dari Angga .


Nisa mencoba membuka story instragram Angga yang hanya kadang membagikan kegiatan nya .Nisa melihat Angga mdmbagikan storynya baru saja di dalam pesawat terbang dengan capsion sedang berkunjung ke singapura .


"ternyata pria itu sedang bisnis ke luar negri."Nisa menghela nafas dalam .


"Kamu bukan siapa siapa nya Nisa , jangan terlalu berharap banyak ." gumam Nisa mengingat kan dirinya sendiri . Tapi Nisa tetap kesal setelah dirinya di buat baper , lalu di tinggalkan begitu saja tanpa kabar .


Nisa kemudian bangkit dari tempat tidurnya menuju ke kamar mandi membersihkan diri , selesai mandi ia mulai merias diri nya , memilih baju dan mengkril rambutnya . Setengah jam kemudian Nisa keluar dari kamar dan menuruni tangga sambil bersenandung .


Setelah berias diri dandan cantik cantik bisa membuat moodnya bagus . Percaya dirinya naik sepuluh kali lipat .

__ADS_1


Saat Nisa turun ke lantai bawah .ia geleng kepala melihat bundanya sedang nonton drama jeritan hati seorang istri . Apa yang akan di jeritkan ibunya mempunyai suami seperti Ayahnya yang selalu menyayanginya .


Entah kenapa akhir akhir ini Tiara lebih suka di rumah dari pada kumpul dengan teman teman arisan nya .


"Bun pagi ." ucap Nisa .


"Pagi.sayang . Cantik sekali mau kemana ." tanya Tiara .


"Mau jemput , Lisa bun . Kemarin dia kecelakaan karena ulah mantan Istri Bilyam ." ucap Nisa .yang telah menceritakan sebelum nya kepada Tiara kenapa ia menolak perjodohan dengan Bilyam .


"Kasihan sekali , tidak mudah ya jadi istri seorang Bilyam khoirul wahab ." ucap Tiara .


"semua dah di atur bun . O ya bunda sudah sarapan ."Tanya Tiara .


"yah ." jawab Tiara seperti artis fans nya .


Nisa merasa geli melihat Bundanya


"bun jangan lebay , Nisa geli dengarnya ." ucap Tiara dengan geleng kepala.


"Iya deh ." Nisa swgera bangkit dari samping bundanya dan menuju ke meja makan .


"Bun nisa sarapan dulu ya ." ucap Nisa pada Tiara , Tiara hanya mengangguk .


Selesai sarapan Nisa langsung pergi kegarasi dan mengeluarkan mobil kesayangan nya . Dia harus sampai di rumah Bilyam sebelum makan siang , ia tidak ingin ketinggalan menyambut kedatangan Lisa .


Nisa telah sampai di depan pintu gerbang Bilyam , ia menekan klakson , satpam Bilyam yang sudah kenal dengan Nisa segera membukakan pintu dan mempersilahkan nya masuk .


"Kamu juga baru datang."tanya Nisa pada angi yang baru turun dari taxsi persis di belakangnya . Angi cuma mengangguk sambil mengucap terimakasih pada sopir taxsi setelah membayar .


Nisa dan Angi masuk ke dalam rumah Bilyam di sambut dengan baik oleh tante badriah .


"Tante , ada yang bisa saya bantu ." ucap Nisa menghampiri wanita paruh baya itu melihat tante badriah sibuk di dapur .

__ADS_1


" Oh , tidak usah , ini sudah selesai semua ." jawab tante badriah sangat ramah kepada mantan calon menantunya itu .


"Oh Iya tante belum minta maaf secara langsung ya pada kamu.? Tante minta maaf atas batalnya perjodohan kalian ." ucap tante badriah .


"Tante tidak perlu minta maaf , kan Nisa yang batalkan perjodohan ini ."Balas Nisa .


"Tapi tetap saja Tante merasa bersalah sama kamu , padahal Tante yang ngotot agar kamu mau menemui Bilyam dulu ." ucap tante Badriah .


"ya sudah , itu dah berlalu dan sekarang tetap baik baik saja ." ucap Nisa .


"Kamu seorang anak yang baik , tante do'akan kamu agar mendapat jodoh yang jauh lebih baik dari Bilyam .." ucap Tante Badriah .


"Amin terimakasih Atas do'anya tante ." ucap Nisa .


Tak lama kemudian Bilyam pulang bersama Lisa . Badan Lisa masih belum kuat untuk berjalan sehingga dia duduk di kursi roda.


"Beruntung memang bukan jodoh aku . Beruntung aku batalkan perjodohan ini . Kalau tidak mungkin hari ini aku yang duduk di kursi roda itu ." gumam Nisa menatap sedih Lisa .


Mereka semua akhirnya berkumpul bersama di ruang tamu .ada kabar sedih dan juga bahagia .Bilyam memberi kabar kalau Lisa sedang mengandung anaknya . Tante badriah bukan senang tapi malah marah pada Bilyam karena sudah menghamili anak orang .


"oh Tuan Bilyam terhormat katanya tidak cinta ,kok bisa ."sindir Nisa .


"angi menyesal aku menolak Bilyam . Kasihan Lisa belum di nikahi udah di hamili . " ucap Nisa kembali kepada Angi . Angi mencubit lengan Nisa .


"jangan menyesal cari laki laki yang lebih kaya dari dia , oh iya ." angi menutup mulutnya dan berbisik .


"kamu kan sedang terikat dengan Dewangga , mana bisa kamu cari pria lain ." bisik Angi sambil terkikik . Angi tidak tau betapa kesal nya Nisa di ingat kan lagi dengan pria itu .


"Selamat ya lis , semoga hubunganmu langgeng dengan Bilyam ." Do'a tulus dari Nisa .


"Terimakasih ." balas Lisa .


Di sana Angi dan Nisa menjadi saksi Bilyam melamar Lisa . Babysister anak nya . Lisa merawat Miranda sudah hampir lima tahun . Waktu yang panjang bagi Lisa dan Bilyam saling dekat di tambah Bilyam seorang duda .

__ADS_1


Om wahab menyerahkan seperangkat perhiasan kepada Lisa karena telah mengandung keturunan keluarga khoirul wahab .


Di balik kebahagian mereka hati Nisa terluka , bukan karena Lisa menikah dengan Bilyam . Tapi karena hubungan yang tidak jelas dengan Dewangga .


__ADS_2