
Angel membaca balasan dari Anisa , ia mengangguk setuju , sependapat dengan komentar sahabatnya itu .
"kamu tau Nis , tadi Arga juga mengintip status aku , hahaha ." Tawa Angel tiba tiba terhenti saat melihat Nisa menghubungi nya lewat ponsel . Anisa tidak sabar mendengar keseluruhan cerita tingkah tentang Bos mereka . Anisa sendiri juga tau bagaimana Angel yang mengejar ngejar pak Arga selama ini .Anisa juga simpati sama Angel yang tetap bisa bertahan di sisi Arga , hanya demi cinta dan perhatian pria itu .
Anisa bisa menilai kalau Angel bukan sembarang orang . Dia punya mobil mewah , dompet tebal , wajah cantik , dan Anisa percaya Angel pasti orang kaya yang berkelas . Dia bertahan di samping bos galaknya yang menyebalkan seperti Arga bukan karena harta , tapi karena cinta .
Anisa sudah lama menyadari siapa Angel sebenarnya , tapi Anisa tidak berani mendekat takut di sangka mencari untung . Tapi karena Angel yang datang minta bantuan baru Anisa mendekat dan membantunya dengan senang hati .
" bagaimana bisa ." pekik Anisa , Angel terkekeh melihat wajah anisa dalam VC sedang pakai masker .Anisa memutar bola matanya .
"sekarang ceritakan apa yang terjadi ." ucap Anisa dengan tegas . Anisa telah menganggap Angel sahabat baiknya . Angel tertawa lebar , dan mulai menceritakan apa yang telah terjadi siang tadi tanpa ada yang di sembunyikan .tak terasa hari semakin larut , Anisa dan Angel mengakhiri VC nya untuk istirahat . Setelah mencritakan juga pertemuan dan perkenalan juga alasan foto bersama dengan johan .
Anisa merasa senang karena Angel benar benar menganggapnya teman baiknya . Keduanya benar benar mengakhiri panggilan nya . Mereka harus tidur karena besok masih harus kerja . Angel juga tidak mau terlambat dan memicu kemarahan Arga .
Tapi sebelum tidur Angel feedback ke belakang . Akhir akhir ini kisah percintaan sepihaknya dengan Arga menemui perkembangan yang baik .. Dari mulai ciuman walau tanpa sengaja . , lalu sikap penasaran Arga , pada dirinya yang sengaja berubah cuek . Semua itu benar benar menghibur hati Angel .
Angel percaya dari kejadian demi kejadian suatu saat nanti ia pasti bisa meluluhkan hati Arga . Dan akan hidup bahagia bersama Indira . Masa depan mereka tertulis di janahnya .
"Oh astaga aku lupa hubungi Rara dia pasti dah lama nungguin kabar dari aku ." ucap Angel . Begitu mengingat janjinya pada Indira . Angel mau cari kabar bagaimana kabar dari putri bos galak nya itu , Tapi hari sudah sangat larut . Angel tidak mau menganggu tidur lelap gadis kecil itu .
__ADS_1
"Ahh besok saja aku telepon dia ." ujar Angel yang segera meletak kan ponselnya di atas nakas . Tidak lupa ia ganti lampu tidur agar cepat bisa tidur . Angel segera menarik selimutnya .
Baru saja Angel akan terlelep tiba tiba ponselnya bergetar lagi . Karena penasaran ia pun melihat siapa yang telah menghubunginya lewat pesan masuk .
" selamat malam Angelia , aku baru saja melihat kalau foto kita kamu upload di story , terimakasih Angelia , aku sangat senang , selamat tidur ,semoga mimpi indah ." isi pesan dari Johan adi prata .
Sudut bibir Angel tertarik membentuk senyuman manis . Ia segera membalas pesan Johan , ia sangat berterimakasih dengan kehadiran Johan di sisinya , setidaknya bisa membantunya , membuat Arga sedikit tergerak untuk curiga atau cemburu padanya .
"Selamat malam juga Jo , terimakasih ucapan nya . Selamat malam juga untukmu ." itu balasan Angel untuk Johan . Angel yang sebenarnya tidak begitu tertarik dengan Johan ,tidak mau beri banyak harapan , setelah pesan terkirim Angel segera menonaktifkan dan wifi apartemen nya .karena tidak ingin mendapatkan balasan lagi dari Johan .
"selamat tidur Angelia , selamat menanti keajaiban di esok hari ." balasan Pesan dari johan yang sempat masuk saat mau menonaktifkan wifinya .
Angel menggelengkan kepalanya sendirian . Ia yang merasa memiliki rasa pun tidak percaya dengan sikapnya sendiri . Kadang nerasa gemas juga mencintai Arga , tidak tau bagaimana kisahnya mengejar cinta Arga . Ia juga tidak percaya apa Arga akan mencintainya , tapi ia tetap akan berusaha hingga ia benar benar lelah dan menyerah untuk melepaskan cintanya Arga .
"Sudah cukup ah , tidur dulu , besok Arga pasti menunjukkan gelagat anehnya lagi , lihat saja aku pasti akan cuek lagi ." ucap Angel kemudian pergi tidur hingga pagi tiba .
***
Sampai di kantor telah pukul setengah tujuh . Tapi tidak di sangka mereka bertemu di dalam lift .
__ADS_1
"Selamat pagi pak ." sapa Angel , tapi Arga diam tidak manyahuti , Angel juga maklumi itu . Angel segera masuk dengan cepat ke dalam lift sebelum Arga marah karena terlalu lama menunggu . Dengan detail Angel memperhatikan penampilan Arga . Rambut Arga masih kelihatan basah dan tampak segar walau kantong matanya kelihatan menghitam .
Jika bisa Angel akan memberikan empat acungan jempol . Karena lelaki itu tampak keren kapan dan di manapun berada . Angel tak bisa memungkhirinya bahwa ia juga jatuh cinta karena fisik Arga .
"Bapak datang pagi sekali , ada masalah pak ." tanya Angel membuka obrolan . Seperti biasa nya Arga akan datang ke kantor pagi pagi bila ada sesuatu yang harus di selesaikan sesegera mungkin . Namun , setahu Angel tidak ada sesuatu yang mendesak hari ini . Semua masih aman dan terkendali . Jadi karena itulah Angel terkejut Arga hari ini datang sepagi ini .
Jika Arga lembur dan pulang larut malam itu tidak aneh buat Angel , ada tidak ada lembur Arga selalu pulang larut malam . tapi ini Arga datang pagi pagi , tentu membuat Angel heran .
"Tidak ada ." jawab Arga singkat . Membuat Angel menatap lekat wajah Arga . Namun Arga nampak tidak terpengaruh . Angel mengerutkan dahinya , ia merasakan mood arga kembali seperti dulu lagi .
Angel hanya mengendik kan bahunya seakan ia tidak terganggu dengan itu semua . Tapi sebenarnya di otaknya banyak pertanyaan yang memenuhi otaknya . Setelah kejadian itu mereka berdua diam tidak ada yang bicara lagi . tak lama kemudian pintu lift berdenting dan pintu terbuka lebar . Arga keluar lebih dulu meninggalkan Angel .
Tak lama kemudian Angel keluar dari lift , pagi itu bukan hanya Angel dan Arga yang datang pagi pagi , tapi Anisa juga sudah berada di meja kerjanya . Memang setiap hari Anisa datang lebih pagi dari mereka .
"selamat pagi , pak Arga ." sapa Anisa . Ia juga menyapa Angel dengan bahasa formal , setelah itu Anisa berbisik .
"Ada apa pak Bos datang sepagi ini . Terus wajah pak Bos juga keruh banget ." tanya Anisa , Angel hanya bisa mengendik kan bahunya .
"Biasa juga keruh juga dingin , sejak dulu juga tidak bersahabat . Seperti kulkas . " bisik Angel . Mengomentari keanehan yang Anisa utarakan dalam diam .
__ADS_1