
Setelah menghabiskan waktu tiga puluh menit Nisa telah menyelesaikan masakan nya . Nisa menata dua buah masakan nya di atas meja .
Hari ini Nisa memasak tumis kangkung udang kering dan ungkep ayam madu .yang ia pelajari kemarin , dari internet . Nisa tersenyum puas dengan hasil masakan nya .setelah itu Nisa meninggalkan dapur dan menaiki tangga untuk membangunkan suaminya .
"Ga , bangun sudah pagi ." ucap Nisa .Nisa mengoyang kaki Angga . Tapi Angga tidak mendengar panggilan istrinya mungkin masih terbuai oleh mimpi nya .
"Anggaa ." suara Nisa lebih tinggi lagi tapi Angga belum bangun juga .Nisa cemberut kesal , apa karena semalam suaminya bergadang sehingga susah bangun . Nisa menarik selimut yang nenutupi tubuh suaminya .
"Sayang bangun , sudah jam sembilan pagi lo . Nanti kamu telat ."teriak nisa . Yang berhasil membuat Angga langsung melompat dari tempat tidurnya .
"Jam berapa sayang ."tanya Angga panik dan jalan mondar mandir tidak tau sedang cari apa . Nisa tersenyum sambil geleng kepala .
"Jam setengah tujuh ,"jawab Nisa santai.
"Cepat sana , cepat mandi dan turun kita sarapan ."ucap Nisa lagi dan keluar kamar sambil menahan tawa ini pertama kali ia melihat suaminya , bangun masih dalam keadaan mengantuk dan juga panik , Nisa merasa kan sangat lucu
Nisa melepaskan tawanya setelah menutup pintu kamarnya . Tawanya tidak bisa ia tahan hingga sampai di dapur .Bi sarijem melihatnya sampai heran dan geleng kepala . Bi sarijem baru saja membersihkan dapur yang habis di pakai Nisa juga mencuci barang barang yang kotor .
"Sini bi duduk sarapan bareng kami ." ajak Nisa sambil tersenyum , Nisa tidak membedakan pembantu dan keluarga sendiri .
"Nyonya sarapan aja dulu sama tuan .Bibi nanti siangan saja , tadi sudah makan roti ." jawab Bi sarijem . Ia sungkan bila makan satu meja dengan majikan nya . Walau majikan nya sangat baik .
"saya ke belakang dulu nya .mau beres beres yang lain ." ucap bi sarijem . Bi sarijem pergi setelah mendapat ijin .
Nisa menunggu suaminya di meja makan sambil memainkan ponselnya . Setelah mendengar langkah kaki menuruni tangga Nisa meletak kan ponselnya .Angga menghampiri istrinya dan menarik kursi dan duduk di depan istrinya .
"kamu masak apa yang ." tanya Angga sambil menatap paha ayam yang warnanya aneh .
__ADS_1
"Aku numis kangkung udang kering sama ayam ungkep madu ."ucap Nisa bangga sambil memperkenalkan pada suaminya . Angga mengeryitkan alisnya antara percaya atau tidak masakan istrinya bisa di makan .
"Yang kamu dah cicipi masakan nya , bisa di makan tidak ." tanya Angga memastikan saja .
Nisa menggelengkan kepalanya ." aku masak sesuai dengan tutorial yang ada di internet ."ucap Nisa ." jelas Nisa .
"Baiklah aku cicipi dulu ya ." ucap Angga . Ia membalikkan piring dan mengisinya dengan nasi serta lauk nya . Angga berdo'a dalam hati sebelum mencicipi masakan istrinya .
"Tidak buruk ." gumam Angga .memang rasanya tak seburuk tampilan nya . Tapi menurut Angga terlalu manis untuknya . Dan juga garam nya kurang . Selebihnya masih bisa di toleransi oleh lidahnya .
"Enak ." tanya Nisa .penasaran dia tidak bisa menebak ekpresi wajah suaminya .
"Lumayan ." jawab Angga jujur .Nisa segera membalik kan piringnya dan mengambil nasi dan sendoknya . Nisa menyendok paha ayam ke dalam piringnya . Nisa menyuir daging paha ayam dan di masuk kan ke dalam mulutnya . Nisa mengeryit saat merasakan rasanya . Nisa menatap suaminya yang makan dan menghabiskan semua hingga piringnya bersih .
"kenapa tidak di makan ." tanya Angga sambil membersihkan sisa makanan yang ada di bibirnya . Nisa menggeleng kan kepala dan menunduk tak terasa air matanya jatuh begitu saja .
"Apa aku melakukan kesalahan ,yang ." tanya angga menatap wajah istrinya yang murung .
Angga berdiri dan menghampiri istrinyan, ia peluk istrinya penuh dengan kasih sayang .
" gagal dalam memasak tidak masalah sayang . Ini sudah perkembangan pesat bagi seorang pemula . Tapi aku bangga kamu tidak gagal.menjadi seorang istri . Soal masak kamu perlu belajar lagi ."ucap angga sambil mengecup kepala istrinya .
"Baiklah aku akan belajar lagi selama satu minggu ini . Setelah kamu pulang dari bali aku pasti.bisa lebih baik lagi .
"Ini baru istri aku ." ucap Angga .
* * *
__ADS_1
Sudah hampir lima hari Angga berada di bali . Setiap pagi siang dan malam., Angga selalu rutin telepon atau berkirim pesan .
"Nisa ." panggil Tiara dari luar pintu kamarnya . Angga tidak tenang meninggalkan istrinya sendirian bersama bi sarijem . Sehingga Angga mengantar Nisa pulang ke rumah mertuanya . Angga menitipkan nya bukan memulangkan istrinya .
"Iya bun ." jawab Nisa yang memandangi ponselnya menunggu kabar dari suaminya
"makan siang dulu nak ." panggil Tiara . Nisa keluar kamar sambil membawa ponselnya . Saat makan pun Nisa selalu menatap ponselnya .
"kamu menunggu telepon dari Angga ."tanya Tiara yang melihat putrinya sangat gelisah . Nisa mengangguk .
"iya bun , biasanya dia selalu memberiku kabar . Dan sekarang dia belum memberiku kabar , aku khawatir terjadi sesuatu dengan nya bun ." ucap Nisa .
"Jangan berpikiran buruk dulu , berdo'a lah semoga suamimu tetap baik baik saja , atau kamu hubungi dulu suamimu ." saran Tiara .
"Sudah bun , Aku sudah menghubunginya tapi tidak di angkat ." ucap Nisa , yang memang telah menghubungi angga juga telah mengirim pesan tapi tidak ada balasan .
"ya mungkin Angga sibuk , kerjakaan nya menunpuk , mungkin juga mengejar waktu biar pekerjaan cepat selesai dan cepat pulang . Ayahmu dulu juga begitu kan kalau pergi keluar kota , bukan kamu tidak pernah melihat Ayahmu ." ucap Tiara yang sebenarnya ia sendiri juga mencemaskan menantunya itu .tapi ia berusaha menghibur putrinya karena dalam keadaan hamil . Dulu saat dirinya baru menikah juga sering di tinggal keluar kota oleh Ardy .
"Bagaimana kalau kita belanja saja sambil menunggu Angga . Biar bunda hubungi Mertuamu , kita belanja bareng bareng ya ." ucap Tiara dan berdiri mengambil ponselnya untuk menghubungi putri .
Kini ketiga wanita itu telah jalan jalan di mall , Asik berbelanja .Tiara dan Putri sangat antusias saat melihat baju baju anak kecil yang terlihat lucu lucu .
"lihat mbak ini lucu ." ucap Putri menunjuk kan baju bayi berwarna biru muda dengan motif tata surya .
"ini juga bagus ." ucap Tiara tidak mau kalah dengan besan nya itu . Nisa hanya duduk di sofa tunggu menunggu kedua ibunya selesai berbelanja .
Bep bep bep
__ADS_1
Nisa tersenyum mendengar notifikasi khusus dari nomer ponsel suaminya .Nisa segera membuka vidio rekaman dari suaminya .senyum lebar Nisa pudar dan berubah dengan banyaknya kunang kunang di depan matanya .
Nisaa.....