
"Aku tau , bahkan akun tik tok aku dah hilang dari peredaran ." sungut Nisa .
Entah apa yang di lakukan oleh Bilyam terhadap Akun tik tok nya , mau buat akun barupun juga selalu di tolak. Walaupun memakai email baru pun tetap di tolak .
" Baguslah ." ucap Angga puas .dan tanpa bicara apa apa lagi Angga pergi meninggalkan Nisa begitu saja .
Nisa mengedipkan matanya tidak percaya Angga benar benar meninggalkan nya . Tadi ia hanya jual mahal , ia pikir Angga akan membujuknya untuk pulang bersama .
"suami kampret ." maki nisa dengan kesal .
Nisa sengaja pulang lebih lama . Sampai di rumah ia melihat Angga tidur di sofa dengan nyaman nya ,Nisa mendelik tidak percaya ,kalau Angga tidak mengkhawatirkan dirinya sedikitpun . Nisa menghentak kan kakinya dan masuk ke dalam kamar mandi.
Angga membuka matanya saat mendengar suara pintu kamar mandi di tutup . Angga bernafas lega , Saat melihat istrinya pulang dengan selamat . Sebenarnya tadi sepulang dari butik istrinya dia tidak langsung pulang . Ia hanya memarkir mobilnya jauh dari sebrang butik mengawasi istrinya itu dari jauh . Sambil menunggu istrinya menyelesaikan pekerjaan nya
Angga menunggu istrinya hampir empat jam . Saat melihat Nisa keluar dari butiknya Angga juga segera pulang , ternyata Nisa tidak langsung pulang membuat dirinya khawatir hingga melupakan makan malamnya karena menunggu Nisa .
Sekarang perut Angga merasa lapar .peeutnya mengeluarkan bunyi yang nyaring minta di isi . Angga menyibak selimutnya . Dia berniat mencari makan di luar .
"kamu bangun ." ucap Nisa yang keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk kimono yang membungkus tubuhnya .
"hemm ,aku lapar , jadi mau keluar cari makan ." ucap Angga .
"kamu belum makan malam ." tanya Nisa dengan ekspresi terkejut .
__ADS_1
" aku ketiduran jadi belum makan ." jawab Angga berbohong dan menyambar jaketnya .dari tanganan sofa setelah memakainya ia akan pergi setelah memastikan dompet dan ponselnya telah masuk ke dalam sakunya .
"Tunggu aku ikut . Aku juga mau makan ." uc!p Nisa sambil memegang tangan Angga .
"memang nya kamu belum makan ." tanya Angga .
"sudah jam Enam sore tadi . Tapi sekarang lapar lagi ." jawab Nisa .
"kalau begitu kamu masak saja sendiri ." ucap Angga dengan teganya melangkah pergi begitu saja meninggalkan Nisa di kamarnya . Itu hukuman untuk Nisa yang telah membiarkan nya menunggu si rumah sendirian dengan cemas .
Nisa bersungut sungut melihat Angga meninggalkan nya , ia ingin makan memang benar karena sore tadi ia hanya makan sepotong roti . Kini Nisa berada di dapaur ,berdiri di depan kompor .ia tidak tau harus berbuat apa . Jujur Seumur hidup ia tidak pernah menyentuh dapur . Ia juga tidak pernah berniat untuk belajar memasak . Karena menurutnya akan ada asisten rumah tangga yang akan membantunya memasak dan yang lain lain nya .
Di rumah Angga ada asisten bernama bik sarijem tapi wanita itu hanya bekerja di siang hari saja . Nisa membuka kulkas dan bernafas dengan lega saat ia melihat banyak buah di sana .
Nisa dusuk di meja makan nya sebelum makan , ia mengambil foto salad buahnya lalu mengupload nya di akun instragram nya . Dengan capsion ( Menu makan malam ini ) . Setelah itu Nisa meletak kan ponselnya dan mulai menyuapkan salad buahnya .
Baru saja ia memakan dua suapan . Tiba tiba di depan nya di letak kan kotak makan . Angga berdiri di sampingnya sambil menatap datar salat buah yang di makan Nisa .
"Aku beli dua porsi pindahin dulu ke piring.kita makan bersama ." ucap Angga lalu menarik kursi dan duduk di sebelah Nisa . Tanpa menunggu perintah dua kali , dengan cepat Nisa mengambil piring dan memindahkan makanan yang di beli Angga .Nisa memandang suaminya haru melihat makanan yang di belinya .
"Terimakasih ." ucap Nisa sebelum menyantap makanan nya . Angga tau dari bundanya Tiara kalau Nisa tidak bisa masak sama sekali .mungkin mulai besok ia akan memperkerjakan bik sarijem dua puluh empat jam . Atau mungkin menarik salah satu kokinya untuk bekerja di rumahnya .
"Nisa ." panggil Angga dari luar pintu kamar .itu panggilan nya yang ke tiga kalinya kepada istrinya itu .
__ADS_1
"ya sebentar ." jawab Nisa juga jawaban yang ke tiga kalinya . Mereka akan pergi ke acara pernikahan teman sosialita Nisa .
Nisa keluar dari kamar dengan warna gaun senada dengan Angga ,Biru tua . Angga memindahi penampilan istrinya dari atas ke bawah . Kini ia tarik Nisa untuk membelakanginya , Angga ingin lihat apakah model baju istrinya bagian belakang terlalu terbuka atau tidak . Ia tidak ingin istrinya jadi bahan fantasi liar para laki laki di sana nanti .
"Kita berangkat sekarang ." ucap Angga setelah melihat gaun yang di pakai istrinya cukup sopan . Nisa mengangguk dan mengikuti Angga dari belakang .
Angga merangkul pinggang Nisa saat mereka memasuki ballroom hotel tempat pernikahan teman Nisa . Sesekali mereka berhenti saat ada orang yang menyapa Nisa dalam perjalanan menuju ke pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai .
Setelah menyalami.dan mengucapkan selamat kepada mempelai . Mereka bergabung di sebuah meja bersama teman teman nya Nisa . Di sana juga ada jeni .
"kenalkan semuanya . Ini suami saya , Dewangga ." Nisa memperkenalkan Suaminya pada teman teman nya .
"Di jodohkan dengan siapa , nikahnya dengan siapa ." celetuk dari salah satu teman mereka . Wanita itu bernama julia kharisma .sejak awal mereka memang sudah tidak akur . Nisa dan julia kerap adu mulut bila bertemu . Dan saling sindir , tapi kali ini Nisa tidak ingin meladeni wanita itu .
Jeni menyengol kaki Nisa dan tersenyum saat Nisa melirik ke arahnya . Wanita itu melihat sendiri bagaimana kekonyolan Nisa melabrak Angga saat bersama ibunya . Sungguh jika mengingat itu jeni kadang masih ingin tertawa
Nisa mendelik melihat jeni dan hal itu membuat jeni semakin lebar tawanya .
"mantap tidak malam pertamanya ." bisik jeni pelan .sontak wajah Nisa memerah ingat malam pertama mereka gagal .karena dia datang bulan .
Julia kesal melihat Nisa . Wanita itu iri melihat Nisa Yang mempunyai suami yang begitu perhatian kepada istrinya .karena Angga memegangi Rambut Nisa yang menghalangi , saat Nisa akan menyuapkan makanan ke mulutnya . Dan mengelus lembut punggung Nisa saat Nisa tersedak kecil .
Julia sedang mencari celah untuk mengoda Angga . Dia berusaha tersenyum genit saat Bertatap mata dengan Angga tadi . Namun Angga tidak menanggapinya sama sekali . Angga seolah olah tidak melihatnya , Dan seoertinya keberuntungan berada di pihaknya . Saat Angga mengangkat tangan nya memanggil pelayan . Angga memesan minuman . Dan Julia pamitan untuk pergi ke toilet .
__ADS_1