
Sejak kemunculan Johan di perusahaan Angel mulai mencari tau tentang laki laki itu . Dan yang Angel dapatkan sejak kecil Johan lebih sering berada di luar negri . Seperti di asingkan , karena itu Angel menyayangkan kenapa orang tua Johan begitu mudah menyerahkan saham nya kepada Johan . Dan sekarang dengan terang terangan mengunakan kekuasaan nya untuk mengulingkan Arga . sementara Johan tidak pernah bekerja di perusahaan .
Tiba tiba kembali ke tanah air mencoba untuk mengulingkan kedudukan Arga benar benar tidak masuk akal . Dan sebagai orang tua nya tidak mengatakan apapun dengan apa yang di lakukan oleh Johan . Anak dan orang tua sama sama tidak masuk akal .
"Aku juga tidak tau , An . Ngeri aku lihat senyumnya , seperti piskopat tau ." bisik Anis di telinga Angel . Mewakili gambaran di wajah Angel .
"pantas saja Anis gemetaran . Johan memamerkan giginya dan senyumnya seperti itu ." gumam Angel dalam hati .
"Ada apa ." tanya Arga melihat kedua karyawan nya nyempil di tengah pintu sejak tadi . Arga berjalan menghampiri mereka berdua yang sejak tadi bisik bisik seperti sedang membicarakan seseorang .
Kedua perempuan itu terkejut melihat Arga ikut keluar . Arga Tak perlu menunggu jawaban mereka . Arga dah tau apa masalahnya . Karena tatapan mata Arga telah menemukan keberadaan Johan di meja kerja Anis . Arga berdecak lidah saat matanya dan mata Johan bertemu .
"Mau ngapain lagi b******n itu datang lagi ." geram arga .
Tanpa dapat di cegah Arga membawa langkahnya lebar lebar 0ergi menemui Johan . Angel dan anisa mengikutinya dari belakang . Tidak hanya Arga yang merasa kesal tapi angel juga sejak tadi merasa kesal dengan kedatangan Johan di perusahaan ini .
Pertanyaan yang sama juga sudah sejak awal ia layangkan ketika pertama kali mengetahui Johan , yang tinggi melambaikan tangan nya di depan meja Anisa .
"Aku takut mereka berantem lagi An ." bisik Anis sembari menyamakan langkahnya dengan Angel .rasa gugup yang ia rasakan kalau kalau Arga dan Johan akan berantem lagi .
Angel tidak merasa takut karena ia juga sudah sampai di dekat Arga dan Johan .
"Bagus , aku senang sekali semua orang bisa berkumpul di sini ." ucap Johan begitu ketiganya sudah sampai di depan nya , senyum yang di paksakan masih terpatri di sudut sudut bibirnya . Hal itu justru tampak mengerikan di mata Angel dan Anis . Keduanya saling pandang sejenak . Sebelum melabuhkan tatapan nya lagi , ke wajah laki laki yang telah mereka anggap tidak waras dan psikopat itu .
__ADS_1
"Mau apa kamu datang ke mari ." tanya Arga dengan cara yang paling tidak enak di dengar menurut Angel . Suaranya dingin dan terintimidasi , tapi Johan putra adi prata merasa biasa biasa saja menghadapinya , bahkan senyumnya semakin terlihat mengerikan oleh mereka .
"Sinting ! ." ucap Angel mengomentari sikap itu . Ia tidak tahan untuk tidak mengatakan itu . Beruntung anis mencubit kecil lengan Angel . Meminta Angel untuk berhenti menganggu Johan . Agar Arga dan Johan bicara dulu .
"Aku hanya ingin melihat pujaan hatiku saja ." jawab Johan sambil melirik Angel . Arga dan Anis pun ikut menoleh ke arah Angel .sementara yang bersangkutan mendelik dengan kesal .
"Selain itu , aku juga datang ke sini karena ingin melihat kinerja seorang Arga , yang sebentar lagi akan saya tendang ." ucap Johan selanjutnya .
Kata katanya tersebut berhasil menyulut emosi Arga dan langsung mencengkeram kerah baju Johan .
Dengan cepat Anis dan Angel segera melerai , mereka tidak ingin Arga mengotori tangan nya hanya untuk menghajar Johan . Namun seorang Arga tidak bisa di hentikan begitu saja . Ia memang tidak berniat untuk memukul Johan meski keinginan itu ada .
"Pergi dari sini , Johan ! Saya tidak akan mentoleransi kamu lagi . Kalau tidak saya akan panggil security ,sekarang juga ." ujar Arga mengancam Johan .muak sekali ia melihat laki laki itu .
"Mau apa lagi kamu kesini ." kini Angel yang tanya .
"haruskah aku bilang di sini Angel ." ucap Johan .
Angel tidak tau apa maksud Johan , tapi ia merasa kalau laki laki itu sedang mengancam nya . Maka ia langsung menarik tangan johan dan menuju atap .
"Ada apa lagi Jo , kamu jangan macam macam .." ucap Angel ketika mereka telah sampai di atap .
Johan terkekeh mendengar ucapan Angel , jelas dia membenci kehadiran nya .
__ADS_1
"maafin aku soal tadi Angelia , bukan maksud aku untuk benar benar menyakiti kamu ." ucap Johan ..
"kalau kamu merasa bersalah ,kamu jangan lagi datang ke kantor ini .." jawab Angel sambil memanfaatkan rasa bersalah Johan yang ia anggap serius itu .
" Itu tidak mungkin cantik , karena sebentar lagi aku akan jadi bos kamu ." jelas Johan dan menolak keinginan Angel .
"Aku hanya tinggal menunggu Ayahmu , menunjuk aku sebagai CEO di tempat ini , Angelia ." ucap Johan
Pupil mata Angel membesar mendengar ucapan Johan , buru buru ia membekap mulut laki laki itu . Yang Akhirnya menyebufkan kalau Ayahnya pemilik saham terbesar di perusahaan GM group .
"Sial ." Angel takut ada orang yang mendengarnya , Angel juga takut ada orang yang salah paham padanya . Demi Alloh . Angel belum pernah memberi tau siapapun termasuk Arga .
"Astaga , apa jadinya kalau ada yang mendengar ucapan Johan dan sampai ke telinga Arga .. Angel takut laki laki itu salah paham kepadanya .
"Diam kamu ,Jo .jangan berani berani kamu menyebut nama Ayah ku di tempat ini ." ucap Angel .
"Kenapa , Ahh aku tau , di sini pasti ngak ada yang tau kalau kamu putri semata wayang dari tuan GEORGE ANDREA MAHARDIKA rupanya ." ucap Johan sambil mengangguk angguk kann kepala . Seolah tau kondisi dan situasi di sini
.sayangnya Angel tidak bisa menolak .memang benar tak ada yang tau di sini siapa dirinya yang sebenarnya . Angel juga tidak tau darimana Johan bisa mengenal Ayahnya . Apa mungkin kareba saat masih muda orang tua Johan dan Ayahnya pernah berteman dan kerja sama .
"Sialan , Johan tidak boleh menyebarkan informasi ini .Angel benar benar takut seseorang salah paham padanya .selama ini ia juga sudah berusaha menghubungi Ayahnya , tapi Ayahnya menghilang entah kemana . Ayahnya hanya pesan pada Anis kalau akan ke luar negri .
"Kamu bisa diam tidak ,Jo ? Seperti apa katamu kalau aku putri semata wayang Ayah ku , jadi aku bisa begitu mudah membujuk Ayahku , menolak permintaan konyol kamu itu . Jadi kamu bisa jaga mulutmu dari sekarang Jo ." atau kalau tidak Akan aku pastikan Ayahku akan menolak permohonanmu ." ucap Angel .
__ADS_1
Demi langit dan bumi , Angel mengatakan itu hanya untuk mengancam Johan saja , walau bagaimana pun juga ia masih berpihak pada Arga . Bahkan ketika Arga mengabaikan nya pun , Angel masih akan membelanya .