
Dewangga mengatakan kalau hubungan mereka hanya sampai Lisa dan Bilyam menikah . Atau mungkin hal ini telah di ketaui oleh Dewangga sehingga laki laki itu pergi untuk menghindarinya .pikir Nisa , Nisa tersenyum kecut dan mengucap kan selamat sekali.lagi pada Lisa yang akan jadi seorang ibu sebentar lagi .
Minggu ini minggu terakhir . Butik Nisa biasa akan sangat sibuk . Dari penerimaan pesanan baru , memilih model lama dan di ganti dengan model baru .Nisa sibuk berada di gudang bersama para karyawan nya melakukan pengecekan .
Penampilan Nisa sudah berantakan ,rambutnya juga sudah acak acak kan sebagai sarang pensil dia . Nisa pindah ke tempat pengiriman barang . Apakah sudah siap atau cukup untuk di kirim .
"Mbak , makan siang dulu ." ucap ulfa asisten Nisa . Jam makan siang sudah terlewatkan tapi Nisa masih tetap sibuk dengan pekerjaan nya .
Ulfa gadis perantau dari jawa . Selisih Nisa dan Ulfa hanya 2 tahun . Dulu Nisa tidak mau di panggil Ibu sehingga ulfa memanggilnya mbak . Dan panggilan itu tidak jadi masalah bagi Nisa .
"Dikit lagi ul , nanggung ." jawab Nisa .
"saya pesanin dulu ya mbak , mbak mau makan apa ." tanya ulfa . Bukan kali ini saja Nisa melewatkan makan siang . Setiap di awal dan akhir bulan ia selalu seperti ini .
"Apa aja ul ." jawab Nisa yang kembali sibuk dengan tumpukan baju bajunya .
Tak lama kemudian ulfa masuk lagi ke gudang dengan membuka pintu sedikit kasar membuat Nisa mengalihkan perhatiannya .membuat Nisa heran padahal ulfa pergi belum ada 5 menit .
"hehe sepurane mbak , maaf ." ucap ulfa sambil nyengir .
"Ada apa , apa kamu udah pesan makan nya ." tanya Nisa heran .
"Belum mbak , tapi itu ada yang nyari mbak Nisa ." ucap Ulfa .
"Siapa ." tanya Nisa . Sambil mengerutkan keningnya , seingatnya ia tidak punya janji dengan siapapun juga .
"Cowok mbak , yang waktu itu belanja ke sini sama mbak , dan belanjaan nya banyak sekali ." ucap ulfa . Mendengar ucapan ulfa tiba tiba jantung Nisa berdetak sangat kencang .
__ADS_1
"Dia ngapain ke sini ." ucap Nisa sambil mengipasi wajahnya yang tiba tiba terasa panas .
"ngak tau mbak katanya cuma mau ketemu sama mbak Nisa ."ucap ulfa .
"Suruh dia menunggu aku di ruangan ku . Sebentar lagi aku akan ke sana ." ucap Nisa .
Begitu ulfa keluar Nisa segera menyambar tasnya . Beruntung tadi Nisa membawa tasnya ke dalam gudang kalau tidak ia pasti akan menampak kan penampilan uang kucel dan berantakan kepada Dewangga . Nisa segera memperbaiki riasan dan penampilan nya sebelum pergi menemui Dewangga .
Setelah selesai memperbaiki penampilan nya juga rambutnya . Nisa segera pergi menemui Dewangga ia menarik nafas sebelum membuka pintu .
Angga berdiri saat mendengar suara pintu di buka . Ia melihat Nisa tetap perpenampilan cantik walau sibuk di gudang .
"Kamu sibuk banget ya . Maaf menganggu ." ucap Angga sedikit tidak enak hati .
"Enggak juga ." jawab Nisa berbohong .
"Kamu sudah makan siang ." tanya Angga . Nisa hanya menggeleng pelan dan duduk di depan Angga .
"Belum lapar ." jawab Nisa tapi malah perutnya tidak daat di ajak kompromi . Perutnya mengeluarkan bunyi di depan Angga membuat Nisa sedikit malu .
"hehe seperti nya sekarang lapar ." ucap Nisa sambil nyengir malu . Angga segera bangkit dan menarik tangan Nisa agar mengikutinya .
"Tunggu ." Angga berhenti seketika .ada hawa hangat yang mengalir di tangan nya .ia pejamkan matanya.
"ya , hawa ini yang selalu aku rasakan , tapi mungkin kah dia , tidak mungkin , mereka tinggal di singapura kemarin aku ke sana menjalankan bisnis sekalian mencari tau keberadaan keluarga mereka , tapi yang ku dapatkan hanya berita duka keluarga mereka . Setelah itu mereka pindah kemana aku juga tidak tau .aku juga tidak berani mengatakan kepada mama akan berita duka ini . Mama pasti akan sedih dan semakin menyalahkan papa ."
"sudah ." lamunan Angga budar oleh suara Nisa .Nisa meminta Angga menunggunya karena ia tak ingin mengambil tasnya . Tapi Nisa melihat angga walau ia mengikuti ucapan nya .bukan berhenti melepas tangan nya tapi tetap mengenggam tangan nya .Nisa pergi mengikuti langkah Angga .
__ADS_1
"Mau makan apa ." tanya Angga saat mereka telah berada di dalam mobil . Mereka pergi mengunakan mobil angga .
"Pergi ke restoran kamu aja . Menu tempo hari itu sangat enak ." ucap Nisa .
"Ok ." setelah lampu berubah hijau ,Angga menjalankan mobilnya menuju ke restoran nya .
Setelah sampai di restoran , Angga membawa Nisa kembali ke ruangan kerjanya .dan memesan menu apa yang di inginkan oleh Nisa . Angga menatap Nisa yang makan dengan begitu lahap , ia hanya menemani karena ia sudah makan siang sebelum pergi ke butik Nisa .
"Ini enak banget ." ucap Nisa dengan mulut penuh makanan ia tidak malu sama sekali ,untuk memesan menu yang banyak . Angga mengusap sudut bibir nisa dengan Tisue .
"Kamu umur berapa sih , makan masih juga belepotan begitu " tanya Angga .sambil mengulung tisue bekas dia pakai untuk mengusap bibir Nisa dengan santainya .
Angga tidak sadar kalau tindakkan dan perlakuan nya membuat Nisa membeku , jantungnya berdetak semakin kencang hingga membuat dadanya terasa sakit , wajahnya bersemu merah , namun Angga seolah tidak melihat itu . Dia kembali memperhatikan Nisa dengan tatapan yang sulit di artikan .
Nisa kembali melanjutkan makannya .Ia berusaha keras agar tidak salah tingkah dengan tatapan yang di berikan oleh Angga .
Setelah Nisa selesai makan nya .Angga memanggil pelayan untuk membersihkan mejanya .
"ahh kenyang sekali ." ucap Nisa sambil mengelus perut yang ratanya .
"Aku punya dua buah tiket , apa kamu mau menemani aku menonton ." tanya Angga dengan lembut , tanpa pikir panjang Nisa langsung mengangguk .
Satu hal yang terpikir dalam otak Nisa . Melihat oerlakuan Angga seperti itu mungkin hubungan mereka tidak akan cepat berakhir . Banyak hal yang berputar di kepalanya Nisa . Tentang Angga yang mungkin juga mempunyai perasaan yang sama seoerti yang ia rasakan saat ini .
Pemikiran polos Nisa membuatnya tambah ceria dan terlena dalam menyambut setiap perkataan dan perlakuan lembut Angga .
Sisa hari itu mereka berdua habiskan dengan menonton setelah menonton mereka berakhir di sebuah restoran ternama di ibukota itu , yang berada di sebuah mall yang ternama .
__ADS_1
Nisa telah menghabiskan makan malam nya . Makan malam Nisa hanya lah porsi kecil sehingga ia lebih dulu menyelesaikan makan malam nya . Kini ia memandang Angga yang masih melanjutkan makan malam nya . Kebiasaan dari Nisa . Makan malam dengan porsi sedikit , saat mau tidur pasti minum jus dulu .
Angga telah menyelesaikan makan nya dan menyingkirkan piring kosong .kini ia menatap ke arah Nisa dengan serius .