
Arga kesal dan khawatir , seseorang melihat Angel dan melakukan hal yang tidak senonoh padanya . Bagaimanapun tempat yang ia datangi adalah tempat yang banyak di kunjungi orang , bahkan resort kini sedang penuh oleh pengunjung .
Angel melihat gaun tidurnya yang tersingkap karena di bawa angin beterbangan , buru buru ia segera membenarkannya .
"Anginnya yang tiba tiba bertiup kencang mas ." ucap Angel ingin membela diri .Arga berdecak dan menarik tangan Angel pergi .
"mas ." Angel memaksa kan diri berhenti .ia menatap Arga dengan sebal . Mendadak Arga marah hanya karena gaun yang ia pakai , tidak masuk akal .
"Mas kamu kenapa sih ." tanya Angel .
"Angelia , gaunmu ." geram Arga .
"Ada apa dengan gaun ku . Ini baik baik saja " ucap Angel yang ikut meninggikan suara nya .
Angel membuat Arga semakin kesal .bukan lagi khawatir orang lain akan berbuat tidak senonoh pada Angel . Sekarang Angel ada di depan matanya dalam genggaman tangan nya . Jika ia benar benar memiliki perasaan itu pada Angel takutnya ia juga akan menerkam nya sekarang juga .
Arga dan Angel masih berada di tepi pantai ,Angel masih menanyakan kepada Arga ada apa dengan gaun yang ia pakai . Dan kenapa ia marah .
"kenapa dengan gaunku ." tanya Angel . Ia kesal kepada Arga yang kembali menyebalkan seperti dulu lagi . Arga tiba tiba marah bersikap ketus dan bahkan membentaknya .
"Astaga Angelia ." ujar Arga sambil menarik rambut nya sendiri . Angel tidak tau kalau sekarang Arga sedang menahan libido nya , yang benar benar sudah naik .melihat gaun Angel yang tertiup oleh angin membuat arga merasakan sesuatu mengeras di bawah perutnya .Ia hanya menahan dirinya saja untuk tidak menerkam Angel sekarang juga .
Demi alloh ini adalah yang pertama kalinya ia kembali merasakan hal ini setelah sekian lamanya . Namun kenapa harus ia rasakan ini kepada Angel , yang hanya ingin dia manfaatkan keadaan nya . Dan debaran itu juga ikut Arga pertanyakan ."kenapa harus untuk Angel ."
__ADS_1
"mas ." panggil Angel yang kini benar benar sudah marah .sebab Arga kembali membentaknya .
Tau kah Arga , kenapa.ia berada di sini pada jam malam seperti ini. Alasan nya karena ia tidak bisa tidur karena susah tidur .akibat selalu memikirkan Arga .
Angel gelisah banget akibat selalu sangat merindukan laki laki itu walau hanya pisah kamar . Dan sekarang bertemu tapi malah memarahinya membuat Angel semakin kesal.
Tanpa menghiraukan Arga lagi ia langsung pergi bukan untuk pergi ke kamarnya tapi malah semakin menjauhi Arga . Arga hanya menatapi kepergian nya dengan tatapan tajamnya .Arga sedang berpikir ia tidak tau harus peduli pada Angel atau membiarkannya saja .?
Jika ia mengejar wanita itu berati ia benar benar jatuh cinta untuk menepis praduganya sendiri , akhirnya Arga membiarkan Angel pergi sendirian biarkan dia di culik orang , lalu di perkosa sampai mati . Kesal Arga dan kembali ke dalam kamarnya sendiri . Tapi apa yang ia dapati setelah sampai di dalam kamar hanyalah kegelisahan saja .
Bayangan Angel yang di sakiti oleh orang lainpun menari nari di benak nya . Bayangan dirinya yang akan kehilangan Angel selama lamanya dalam hidupnya pun menganggu Arga begitu hebatnya
"Sialan ." umpat Arga pada diri sendiri dan bangkit dari berbaringnya . Ia segera keluar dari kamar penginapan nya untuk kembali menuju ke pantai .kembali mencari keberadaan Angel .
"Atau mungkin dia dah kembali ke penginapan ."tanya Arga pada diri sendiri .Arga kembali pergi ke resepsionis minta kunci cadangan kamar Angel tapi yang ada di dalam kamar hanya putrinya sendiri yang tertidur pulas bagai bayi yang baru lahir .
Arga mulai khawatir .jam sudah menunjuk kan hampir tengah malam tapi Angel belum juga kunjung kembali . Arga kembali menuju ke pantai berteriak memanggil nama Angel . Dan mencari keberadaan nya . Pada Akhirnya Arga menemukan jejak kaki yang ia duga itu jejak kaki Angel .
Arga terus mengikuti arah jejak kaki itu . Dan tiba tiba matanya memandang kancing baju switer Angel berada di atas pasir . Perasaan Arga semakin khawatir dan cemas . Dan kepanikan nya membawa pikiran nya ke mana mana .
"Angelia ." lirihnya setelah ia menatap kancing baju Angel , Arga kembali berlari mencari keberadaan Angel .
"Angelia , di mana kamu , aku bersumpah kalau terjadi apa apa padamu ,aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri , Angelia .." teriak Arga yang tercekat di kerongkongan .
__ADS_1
"Angelia ." pikiran Arga semakin kacau saat menemukan ada jejak kaki yang lain di antara jejak kaki yang dia anggap milik Angel .
"Aan ." Arga menjadi putus asa setelah tidak dapat menemukan Angel . Arga berlutut di atas pasir matanya telah mengembun .tiba tiba dalam pandangan nya yang buram muncul lagi . Adegan dua wanita di sebuah taman .
Sayup sayup Arga mendengar suara yang tidak asing isinya .
"Cintaku ,hidup suamiku . Cerita Angel beberapa hari yang lalu di apartemen seminggu yang lalu tergiang lagi di benak Arga . Tak mampu Arga menahan tangisnya . Menangisi kebodohan nya sendiri , tidak pernah memahami mimpi yang di berikan istrinya . Kini terulang kembali ia menyakiti wanita lagi .
"Maaf ini salah aku , kamu ada di mana , istriku pasti tidak akan memaafkan aku . Karena aku telah membuang dan menyakiti ibu dari putrinya ." walau hari malam angin berhembus dingin . Tapi keringat dan airmata telah membasahi wajahnya .
***
Walau hari sudah larut malam tapi sang resepsionis masih terjaga . Ia melihat Angel yang baru kembali seorang diripun mencoba untuk menyapanya .
"selamat malam Bu Angelia ." sapa resepsionis dengan sopan dan santun .
"Apa anda sudah bertemu dengan tunangan ibu ." Angel mengerutkan keningnya , menatap Resepsionis tidak paham .
"Maksud mbak ." tanya Angel tidak mengerti . Resepsionis itu juga kebinggungan .
"Maaf , tadi sekitar setengah jam yang lalu pak Arga minta kunci cadangan kamar ibu , dalam keadaan panik . Dan sekarang ibu kembali saya kira sudah bertemu dengan pak Arga . Karena setelah pak Arga dapat kunci cadangan kamar ibu , tidak selang lama pak Arga berlari lagi keluar ke arah pantai . Mungkin mencari Ibu , dan kami di sini menunggu kabar dari pak Arga bila pak Arga membutuhkan bantuan . Tapi syukur alkhamdulillah sekarang ibu sudah kembali ." jelas resepsionis panjang lebar .
Pupil mata Angel pun terbuka lebar mendengar penjelasan itu . Tanpa menunggu dan bicara apa apa , Angel langsung berlari meninggalkan resort kembali menuju ke pantai .
__ADS_1
Dalam Pikirannya hanya ada satu Arga sedang mencari keberadaan nya . Tanpa memanggil nama Arga , Angel berlari menerobos gelapnya malam ia ingin cepat menemui Arga dan meluruskan kesalah pahaman yang sedang terjadi di antara mereka berdua .