
Setelah selesai sibuk dengan pemikiran nya , Arga pun segera turun ke bawah , urusan nya sudah selesai . Saat langkahnya sampai di anak tangga terakhir , ia mendengar dan melihat canda tawa Angel dengan putrinya . Lagi lagi perasaan aneh itu menghampirinya .
Lagi lagi Arga berusaha untuk segera menghalau nya . Arga melanjutkan langkahnya , ia bermaksud ingin menganggu obrolan Angel dan Indira , yang begitu asyik sehingga tidak menghiraukan keberadaan nya .
Suster monica yang melihat kedatangan Arga ingin memberitau mereka berdua , tapi Arga melarangnya . Arga juga ingin mendengarkan apa yang di obrolkan oleh mereka berdua hingga tampak begitu serius .
"Jadi kapan mama akan tinggal di rumah ini ." tanya indira kepada Angel . Yang di dengar oleh Arga begitu jelas .
Deg ...Rasanya jantung Arga berdetak tidak normal . Namun ia tidak bisa berhenti menguping , karena ia juga ingin mendengar jawaban Angel .
" ehemm suatu hari sayang , mama juga belum bisa pasti'in ." jawab Angel membuat Arga bisa menghembuskan nafas lega , ia takut Angel akan sembarang bicara dan membuat Indira akan berharap lagi padanya . Syukurlah Angel tidak lagi memanfaatkan perasaan Indira lagi .
"Kabari Rara ya ma , kalau mama sudah bisa tinggal di sini , Rara ada kejutan buat mama ." bisik Indira di akhir kalimatnya .
Angel terkekeh mendengarnya . Kejutan apa yang akan di berikan gadis itu untuknya ? Membuat Angel jadi penasaran . Angel hanya bisa berdo'a dan berharap keinginan Indira dan juga keinginan nya segera bisa terwujud . Semoga saja hati Arga cepat tergerak dan melamarnya .
Angel segera menggelengkan kepala , mengetahui isi pikiran nya .MELAMARNYA itu artinya hubungan mereka telah sampsi tahap yang serius . Tapi sampai detik ini Arga belum juga mengutarakan cintanya .kenyataan itulah yang membuat Angel terkekeh diam diam .
"Mama mau kan janji ." tanya Indira . Angel tak bisa menghindarinya , Dengan terpaksa Angel mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban , tentu saja Indira sangat bahagia . ia melompat lompat sambil berputar karena kegirangan . Hingga akhirnya matanya menemukan keberadaan papa tercintanya .pupil matanya membesar karena terlalu senang sekaligus terkejut .
Angel yang melihat itu pun mengikuti arah pandang Indira . Lalu senyumnya semakin lebar , saat mendapati Arga yang tidak jauh mereka .
Sementara Arga yang tadinya tegang mendengar percakapan Arga dan Angel pun . Mulai menarik sudut sudut bibirnya . Membentuk senyum yang terkesan begitu ramah kepada Angel . Arga segera mendekat , lalu membawa Indira ke atas pangkuan nya .
"Apa yang kalian bicarakan , sampai kamu sesenang ini , hem ." tanya Arga pada Indira .
__ADS_1
"sssttt , tidak nanti papa marah ." balas gadis kecil itu . Arga memicingkan matanya menatap curiga kepada Indira . Kemudian ia mengalihkan tatapan matanya kepada Angel .
Namun Angel hanya mengendikan bahunya . Ia tak bermaksud menjelaskan apa apa , meskipun senyumnya sejak tadi tidak pernah luntur sejak tadi .
"Baiklah simpanlah obrolan kalian sebagai rahasia kalian berdua , papa tidak perlu tau .yang penting putri papa bahagia ." ucap Arga . Yang kembali membawa tatapan nya kepada Indira .
"Indira sangatttt bahagiaaaaaaa ." ucap Indira sambil tersenyum dan merentangkan kedua tangan nya . Mengambarkan bahwa betapa besarnya kebahagiaan yang ia dapatkan hari ini karena kedatangan Angel .
Arga juga mengakui . Kehadiran angel membawa dampak yang luar biasa untuk Indira . Putrinya yang tadinya murung semenjak tidak bisa bertemu kembali dengan Angel , kini berubah jadi ceria . Bahkan jauh lebih ceria dari sebelum dia mengenal Angel .
Namun , Arga tetap mempercayakan dirinya , tidak akan merubah rasanya . Karena kebencian itu telah tertanam di hatinya untuk Angel . Ia memiliki alasan yang pantas untuk membenci Angel . Alasan nya jelas karena perempuan itu diam diam menipunya .
"Syukurlah , kalau begitu dah waktunya papa antar tante Angel pulang . Karena sebentar lagi dah larut malam ." ucap arga .
Angel melirik Arga , hanya ingin melihat reaksi Arga .
Arga cuma pura pura ingin buat drama di depan mereka .sengaja mengunakan panggilan itu di depan Indira .
"Mama ? Apa kamu benar ingin jadikan tante Angel sebagai mama baru kamu ,sayang ? ." tanya Arga sambil melirik ke arah Angel .meski ia bertanya pada Indira . Arga juga ingin melihat reaksi sekretarisnya itu . Arga sangat puas melihat wajah Angel yang memerah karena malu . Kini Arga tau kalau Angel benar benar menginginkan nya .
"Indira mau pa, Mama Angel adalah mama yang selama ini Rara idam idamkan ."ucap indira berterus terang . Arga hanya tersenyum mendengar itu . Arga mengalihkan tatapan nya kepada Indira . Setelah memastikan kalau Angel sudah jatuh cinta padanya sejatuh jatuhnya .
"Papa mau kan jadiin mama Angel sebagai mamanya Indira ." tanya Indira pada Arga .
Arga sedikit berpikir keras , Lalu ia menoleh kepada Angel ." itu tergantung pada mama Angel , kira kira mau tidak untuk menjadi mamanya kamu ." ucap Arga .
__ADS_1
Jantung Angel saat ini berdegup tidak karuan . Demi apapun ia tidak pernah membayangkan akan terjadi adegan seperti ini . Obrolan obrolan seperti ini tidak pernah ia pikirkan sebelumnya . Tapi Angel sekarang sangat bahagia . Segera ia mengangguk kan kepalanya dengan semangat .
"Tentu aku mau ." sahutnya dengan rasa bahagia . Ia tak menyadari bahwa Arga tidak bertanya padanya , tapi bicara pada Indira .
Arga terkekeh mengabaikan jawaban Angel .ia menatap Indira , Arga tau kalau Angel sedang kecewa dan permainan ini Arga sudahi sampai di sini . Tidak perlu meneruskan angan angan Angel yang ingin menikah dengan nya. Tapi bukan berarti.Arga ingin menyudahi sandiwaranya sampai di sini . Ia hanya ingin menyudahi pembicaraan soal Angel yang ingin menjadi mama putrinya .
" sayang , sekarang kamu ikut sus monica dulu ya , papa pergi dulu ." pamit Arga .dan memanggil sus monica membawa putrinya pergi tidur .
"Aku ikut pa ! Boleh ." ucap Indira .Tapi Arga menggelengkan kepala dengan tegas .
" pergilah tidur ,sebentar lagi larut malam , papa ngak mau nanti kamu kedinginan di jalan , lain hari saja kita pergi ya ." ucap Arga . Indira tampak diam dan lesu .
" jangan sedih dong .lain kali kita pergi liburan . Kita pergi bermain bertiga , bagaimana , mau ." bujuk Arga .
Indira yang tadinya tertunduk lesu , seketika ia mengangkat wajahnya ," mau pa ."jawab Indira .
"kalau gitu jangan sedih lagi dong ." ucap Arga .
Indira kembali mengangguk kepalanya . Senang sekali ia di janjikan untuk liburan bersama .
"mama ngak keberatan kan ."tanya Indira .
Tidak ada yang bisa Angel lakukan selain mengangguk kan kepalanya . Tentu saja ia tidak akan keberatan bila itu pergi bersama Arga dan Indira .meski sempat kecewa dengan Arga yang telah mengabaikan nya setelah melambungkan hatinya setinggi bintang di langit .
Tetapi rasa kecewa itu berubah jadi tawa .Angel ikut bahagia karena Arga menjadikan liburan untuk mereka bertiga .
__ADS_1