
Di saat terjaga Arga tidak suka di baringkan , dia lebih suka di gendong dan di ayun dalam gendongan ibunya . Indahbikut menangis di samping putranya . Ia merasa sangat buruk menjadi seorang ibu juga sangat lemah menjadi seorang wanita .tidak mampu membuat putranya merasa nyaman .
Indah berusaha berbaring miring menghadap putranya dan menepuk nepuk pantat putranya dengan lembut , Pelan pelan Arga mulai tertidur .
Pagi pagi sekali Rangga telah berdiri di depan rumah kecil Indah yang bercat kuning dan mulai pudar , Dengan tatapan dingin . Dari tempat nya berdiri Rangga melihat seorang wanita mengetuk ngetuk pintu rumah Indah tapi tidak ada jawaban .
Rangga mengerutkan keningnya , melihat perempuan itu mengeluarkan kunci dari dalam tasnya dan membuka pintu rumah Indah dan langsung masuk ke dalam rumah .
"Siapa wanita itu ." tanya Rangga pada diri sendiri .
"Tolong tolong , " teriak wanita yang masuk ke dalam rumah Indah yang tidak lain adalah kakak ipar Indah .
Rangga segera keluar dari dalam mobilnya dan mendekat cyntia .
"Mas tolong ," panggil cyntia dengan panik memanggil Rangga .
"Ada apa ." tanya Rangga .
"Tolong adek ipar saya mas , dia pingsan di dalam rumah ." ucap Cyntia . Rangga segera ikut masuk ke rumah Indah .
"Di sebelah sini , mas ." tunjuk Cyntia menunjuk kamar indah . Cyntia menggendong Arga yang masih menangis . Sementara Rangga menggendong Indah dan mereka segera menuju ke rumah sakit terdekat .
"Indah bangun In ."Cyntia berusaha membangun kan Adek iparnya . Maksud kedatangan Cyntia untuk mengambil Arga karena Indah pasti akan pergi kerja . Tapi ia mendapati Adek iparnya jatuh pingsan di lantai . Badan Indah panas sekali bagai bara api .
"Do , Indah pingsan badan nya panas , sekarang kita dalam perjalanan ke rumah sakit ." ucap Cyntia pada suaminya lewat ponsel .
Mereka telah sampai di rumah sakit , Rangga segera memanggil dokter , Rangga mengunakan kekuasaannya , karena rumah sakit itu masih berada dalam naungan Ayah tirinya .
Kini Indah telah berada di Ruang UGD , sedang di tangani dengan cepat .
__ADS_1
Rangga mengalihkan pandangan nya kepada putranya . Putranya rewel berada dalam gendongan wanita yang mengaku kakak ipar indah . Tapi wanita itu mampu menenangkan putranya .
"Bagaimana keadaan adik ipar saya dok ." tanya Cyntia saat ia melihat dokter keluar dari pintu UGD .
Rangga juga ikut mendengarkan penjelasan dari dokter .
"Tidak baik , Dia terlalu lelah kurang tidur dan kurang isturahat , sehingga badan nya panas . Sekarang suhu badan nya mencapai 39 derajat . Kita sedang mengambil darahnya untuk mengetahui lebih lanjut ." jelas dokter .
"Seminggu ini memang dia selalu.kerja lembur Dok , pulang sampai rumah harus terjaga , karena putranya terkadang sangat rewel kalau malam hari ." ucap cyntia .
Rangga mengusap rambutnya dengan kasar , ada rasa bersalah di dalam hatinya . Ia membuang pandangan nya saat matanya bertemu dengan mata putranya yang kebetulan menatapnya dengan tatapan polos . Arga mengulurkan tangan nya kepada Rangga dengan suara khas bayi .
"Maaf sayang ." ucap Rangga dalam hati .
"Terimakasih ,Dok ." ucap Cyntia setelah mendengar penjelasan dari Dokter .
"Mas , terimakasih banyak telah membantu kami ."Cyntia hampir lupa kalau pria yang membantunya masih ada di situ . Rangga diam tidak menerima ucapan terimakasih dari Cyntia , seharusnya ia menerima amarah dari Cyntia . Karena dirinyalah dalang dari sakitnya Indah .
"Bagaimana keadaan Indah ." tanya lagi laki laki itu dengan cemas .
"Seperti dugaan kita mas , dia kelelahan ." ucap Cyntia .Dodo menarik nafas nya .
"Kamu harus memaksa Indah agar dia berhenti bekerja . Setidaknya sampai.Arga berumur dua tahun . Atau carikan dia calon suami yang baik ." ucap Cyntia . Kata kata terakhir cyntia membuat reaksi kesal Rangga .
"Kamu kan banyak punya kenalan mas , siapa tau dari mereka adalah jodoh Indah ." Dodo terdiam , ia memikirkan kata kata istrinya .
" aku akan mencoba mengenalkan Indah...
"ek hemm , maaf " Rangga memotong pembicaraan mereka berdua . Dodo memandang Rangga dengan mengangkat alisnya .
__ADS_1
"Dia yang membantu aku membawa Indah ke sini mas ." ucap Cyntia .
"Terimakasih , anda telah membantu Istri dan adek saya ." ucap Dodo dengan tulus .
"sekarang anda boleh pergi . Selebihnya saya yang akan urus .sekali lagi saya ucapkan terimakasih ."ucap Dodo .
Sebenarnya Rangga masih ingin di sana , tapi ia belum ingin mengungkap jati dirinya . kalau sebenarnya dirinyalah Ayah kandung Arga . Mau tidak mau ia memilih untuk pergi dari sana .
Indah di rawat di rumah sakit hampir lima jam . Setelah panasnya turun , indah sudah di perbolehkan pulang . Dari hasil pemeriksaan keadaan Indah semua normal . Dan dokter menyaran kan agar ia istirahat dalam waktu tiga harian . Di rumah sakit itu hanya tinggal Indah dan Dodo . Arga telah di bawa pulang lebih dulu oleh cyntia .
Selama perjalanan pulang mereka berdua tidak ada yang bicara . Dodo mengontrol dirinya agar tidak memberi tekanan kepada adeknya . Karena dia sangat menyayangi adeknya , adek kandungnya itu .
tak lama kemudian Mereka sampai di rumah Dodo . Indah menunduk kan kepalanya tidak sanggup menatap tatapan tajam Abangnya .
"Kalau saja kakak iparmu datang lebih awal , mungkin tidak hanya kamu saja yang berakhir di rumah sakit , tapi juga putramu . " kata Dodo membuka keheningan yang terjadi sejak mereka datang ke rumah .
"Abang mau kamu segera mengundurkandiri dari restoran tempat kamu kerja sekarang juga ."ucap Dodo . Indah menatap Abangnya dengan tatapan tidak setuju .
"Tidak bisa sekarang Bang . Setidaknya biarkan aku kerja sampai tiga bulan dulu . Setelah itu baru Indah akan mengundurkan diri ." ucap Indah .karena bulan ini Indah baru menginjak bulan ke dua . Tidak enak bila Indah mengundurkan diri setelah menerima gaji yang pertama .
"Baik , kalau begitu setelah kamu mengundurkan diri., kamu tidak boleh bekerja sampai Arga berusia tiga atau empat tahun ." ucap Dodo menyetujui permintaan Indah . Begitu juga dengan Indah , mau tidak mau harus menyetujui persyaratan dari Abangnya .
"Dan sementara karena kamu masih sakit , jadi kamu harus tinggal di rumah kami bersama Arga ." ucap Cyntia .karena cyntia juga sudah mengatakan itu semua dengan suaminya .
"tapi kak , badan aku sudah sehat , aku bisa pulang ke rumah , aku tidak mau merepotkan kalian ."ucap Indah .
"Tidak repot , aku malah senang kalian tinggal di sini , kalau mas Dodo bekerja aku juga tidak akan kesepian ." ucap Cyntia .
"Baiklah ." Indah menyetujui permintaan kakak iparnya dan tinggal di sana selama satu minggu setelah itu ia akan kembali pulang ke rumah peninggalan kedua orang tuanya .Indah tidak mau lagi merepotkan keluarga kecil kakak nya .
__ADS_1
Indah sudah istirahat selama tiga hari sesuai perintah dari dokter . Ia juga merasa badannya lebih membaik ia juga harus kembali kerja lagi .