
Johan melangkah kan kakinya memasuki gedung , dengan percaya diri ia mengangkat wajahnya tinggi tinggi . Dengan langkah tegap dan tangan sebelah masuk ke dalam saku celana .malam ini Johan benar benar tampil beda , biasanya hanya memakai kaos oblong dan jaket levis .malam ini dia memakai tuxedo hitam dengan rapi . Mirip sekali dengan pengusaha muda yang sukses .
"saya Johan putra adi prata , saya datang mewakili papa saya joni putra adi prata ." ucap johan pada penerima tamu sambil menyodorkan kartu undangan .
Setelah di persilahkan masuk johan melangkah masuk sambil mengambil minuman yang di bawa oleh pelayan .johan menatap para tamu undangan dengan tatapan yang tenang , pesta telah di mulai hanya acara inti belum di muļai pemilik acara masih berkeliling beramah tamah menyambut kedatangan para tamu . Johan datang mendekati pemilik acara dengan senyuman yang ramah .
"Selamat malam tuan Burhan ." sapa Johan . Tuan burhan juga merasa aneh dengan sapaan Johan .
"kenalkan saya Johan putra adi prata ." ucap johan , baru tuan Burhan paham dan kenal siapa Johan yang sebenarnya .baru menyambut johan dengan ramah dan berbincang bincang kelihatan sangat akrab .
"kapan kembali , bukankah selama ini kamu berada di luar negri ." ucap tuan Burhan. Johan mengangguk kan kepalanya .
"Benar tuan , baru beberapa hari kembali ke indonesia ." jawab johan sopan .
"Apa kamu mau mengantikan Papamu ." tanya Tuan Burhan . Johan terkekeh mendengar tebakan Tuan Burhan . Memang kepulangan nya ke indonesia ingin mengantikan papanya , merebut apa yang menurutnya pantas menjadi miliknya . sudah lama ia terasingkan di luar negri dengan tuntutan ini itu dan harus jadi ini itu juga . Kini saatnya ia bangkit dan ingin membalas rasa sakit hatinya .
" mohon bantuan dan dukungan nya tuan ." ucap Johan sambil membungkuk kan badan nya , ia tau laki laki paruh baya di depannya itu pasti bukan orang sembarangan . Kelak ia pasti akan sangat membantu dirinya . Ia tidak ingin menyianyiakan kesempatan untuk mengenalnya lebih jauh .
Tuan Burhan menepuk punggung Johan sambil memberi dukungan penuh persahabatan .
"tentu pasti saya pasti akan selalu mensupport kamu ." ucap tuan Burhan .
"Terimakasih Tuan ." ucap Johan sambil mengulurkan gelas minuman di tangan nya yang di sambut oleh Tuan Burhan . Kedua gelas mereka beradu dan berbunyi ting .
"kalaubegitu saya pergi dulu. Kamu nikmati saja pestanya . Saya temui yang lain dulu ." ucap Tusn Burhan yang langsung di angguki oleh johan .
Johan membiarkan tuan Burhan meninggalkan dirinya . Tuan burhan pergi menyapa tamu lain nya . Sementara Joni menatap.gelas minuman nya sambil tersenyum sinis .karena telah berhasil mengambil hati rekan bisnis papanya .
__ADS_1
"Darimana papa bilang aku tidak bis ambil alih perusahaan ." bisiknya pada diri sendiri , sedangkan dah banyak para penanam saham yang telah di pengaruhi olehnya tanpa sepengetahuan Ceo perusahaan .
Hanya beberapa orang saja yang belum ia lakukan . Salah satunya adalah Ayah dari wanita yang sedang ia incar sekarang .
"Rupanya malam ini kamu bersama dia cantik ." senyum sinis Johan , saat matanya menatap keberadaan Angel dan Arga , yang sedang menyapa para tamu undangan di sana . Angel tampak cantik malam itu di mata johan .⁸ memakai kode dress sesuai tema acara malam itu.
Biru doger juga sangat kontras dengan kulit putih Angel , Johan sudah tidak sabar ingin menghampiri wanita yang telah menarik perhatian nya sejak pertama kali bertemu .
Johan meraih minuman berakhohol yang di jajakan para pelayan yang lalu lalang di sana . Ia membawa langkah kakinya menghampiri Arga dan Angel .
Sementara dari balik kerumunan para tamu juga ada Andre yang ternyata mengandeng Anis ke acara pesta itu . Anis meronta menarik tangan nya untuk pergi dari tempat itu ..Kini Anis memakai baju yang di berikan oleh Angel siang tadi .
"kamu mau kemana , tenanglah di samping aku ." ucap Andre .
"Tuan ...
"pak ..om....
"Aku bukan ,majikanmu , bukan bapakmu ,juga bukan om kamu ." ucap Andre sambil menarik Anis ke dalam pelukan nya .anis menahan nafas dan memejamkan matanya dalam dekapan Andre .
" Nafas , Nis ." perintah Andre .
"daaadyy ...." ucap anis gugup .
"Aku juga bukan sugar dady mu ." bisik andre . Dada anis semakin sesak ia benar benar tidak bisa nafas .
" sayang , kamu masih ingat pertama kali kita bertemu." Andre menangkup kedua pipi Anis yang telah merah padam , dia hanya bisa mengguk .
__ADS_1
" mas ..." Akhirnya Anis mengeluarkan panggilan itu . Andre menghembuskan nafas lega dan kembali memeluk Anis .
" kamu tau dengan siapa Anis datang ke mari ." tanya Andre .
" Dengan Bos kami , Arga indra abimana , kenapa mas tersenyum , mas tau , putri mas sedang gila ." ucap Anis yang merasa aneh melihat senyum laki laki yang juga ia rasa sama sama gila dengan putrinya .
" sekarang belum waktunya aku ceritakan . Sekarang coba kamu lihat pemuda itu yang membawa du gelas miniman di tangan nya itu ." tanya Andre .Anis melihat laki laki yang dikatakan oleh Andre .
"ini yang aku katakan putrimu gila . Dia sebenarnya mencintai bos . Hanya demi untuk membuat bosnya cemburu dia berpura bura pacaran dengan pemuda itu namanya siapa ya , jo johan kalau tidak salah ." jelas Anis . Andre hanya mengangguk
" mas tau siapa dia bagaimana kok bisa dia ada di sini siapa dia ." tanya Angel
" Nanti aku ceritakan sekarang kita lihat saja apa yang akan dia lakukan oleh pemuda itu ." ucap Andre .
"Angelia ." teriak Johan , tapi tidak satu orang pun yang perduli dengan teriakan dia , semua sibuk dengan urusan masing masing .hanya Angel dan Arga yang menoleh . Juga Andre dan Anis dari tempat persembunyian nya .
"Johan ." bola mata Angel melotot akan keluar saat melihat johan ada di tempat itu juga . Pakaian nya jugamenunjukan seorang pemuda pembisnis yang sukses . Angeltidak salah tebak , karena semua yang ada di tempat itu kebanyakan semua pengusaha pengusaha , kalau tidak mereka anak konglomerat yang datang mewakili orang tuanya .
"kira kira johan termasuk yang mana , pembisnis atau datang mewakili orang tuanya ,"gumam Angel dalam hati .
"kamu kok bisa ada di sini ."tanya Angel penasaran , Arga di sampingnya mendegus kesal ,karena mata angel tidak berkedip semenjak menatap kehadiran johan .
Jika tadi Angel yang menggandeng tangan Arga tapi sekarang Arga yang melingkarkan tangan nya di pinggang Angel . Anis yang melihat itu cekikikan sendiri di samping Andre . Membuat Andre merasa Aneh dan curiga .Anis membekap mulutnya sendiri dan yang satunya menyuruh Andre tetap mengawasinya .
Angel sempat terkejut melihat tingkah Arga . , tapi johan tetap menjawab pertanyaan Angel .
" ya , pemilik pesta ini rekan kerja papa saya ." jawab johan dengan suara lembut .
__ADS_1
"ini untuk kamu ." johan mengulurkan segelas minuman yang ada di tangan nya , mau tidak mau Angel harus menerimanya , sekilas Angel menatap Arga dimana mata Arga telah melotot . Karena tadi Arga sudah melarangnya bermacam macam