Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
216


__ADS_3

"Rara paham dengan isi surat mama ." tanya Arga sambil mencium kening putrinya yang masih setia memejamkan matanya .


"paham , dan papa sudah menemukan mama untuk Indira , dia baik sayang dengan papa dan Rara , ma ." Air mata Arga kembali jatuh


Ia tidak malu menangis di depan putrinya , karena itu Air mata bahagia . Ia juga merasa kasihan pada putrinya besar nanti baru ia akan ceritakan semuanya .


Indira benar ,Angel wanita yang baik , yang menyayanginya dan putrinya , malaikat untuk nya dan putrinya yang telah di kirim oleh istrinya . Ikatan batin mereka juga kuat .


"papa jangan sedih , kita harus terus bersama , mama ingin kita selalu bersama kan ." ucap Indira tiba tiba menepuk punggungnya penuh kasih sayang .


"Indira benar , ingin mama Aan jadi mama Rara ." tanya Arga sekali lagi . Indira melebarkan matanya mengangguk tegas .


"Rara mau pa , cepat bawa mama Aan pulang , pa ." ucap Indira , Sekali lagi Arga tak dapat membendung rasa harunya . Arga menarik putrinya ke dalam pelukan hangatnya . ia sangat bersyukur ada ikatan batin yang kuat di antara mereka .


Pagi Arga hari ini di penuhi oleh rasa haru . Mereka melepaskan pelukan nya karena Indira bilang akan pergi ke sekolah . Ia ingin sekolah biar mamanya senang di alam sana . Ia ingin jadi anak yang berbakti .Arga tertawa bahagia mendengar ucapan putrinya .


"Baiklah Ayo biar papa yang antar ." ucap Arga sambil meraih tubuh putrinya dan ia pangkul duduk di atas bahu nya , Indira sempat terkejut di buatnya . dan akhirnya ikut tertawa .


***


Sementara Angel di apartemen nya tak henti hentinya untuk tidak tersenyum . Kala mengingat perlakuan dan perhatian Arga akhir akhir ini . Walau hubungan nya tanpa ada pernyataan cinta dari Arga ,tapi Angel enjoy menikmatinya .

__ADS_1


Akhir akhir ini Arga sering berkirim pesan bila lama tak membalas Arga akan cemas seperti pagi ini. Arga segera menghubunginya , Angel sengaja mengabaikan lima panggilan dari Arga . Ia hanya ingin menguji laki laki itu .


"kemana , kenapa tidak balas pesan dan angkat telepon mas ." pertanyaan memberondong datang dari Arga . Angel hanya tersenyum senyum sendiri .


"maaf mas kan lagi di kamar mandi . Ponselnya ngak di bawa ." Angel memberikan alasan . Dengan mudah pula Arga percaya . Hal hal seperti ini sesungguhnya benar benar hal yang baru bagi angel . Tetapi sekali lagi Angel menikmatinya .


Yang lebih membuat Angel bahagia dan nyaman adalah , akhir akhir ini pulang pergi ke kantor Arga selalu mengantar dan menjemputnya dan Arga merasa tidak di repotkan . Juga itu permintaan Arga sendiri .


"Ya sudah ya , nanti tunggu mas jemput kamu setelah mas selesai bicara dengan Rara dulu . Ada yang harus mas berikan ke Rara, dan mas juga ingin katakan sesuatu untukmu saat pulang kerja nanti ." ucap Arga sebelum mengakhiri obrolan nya .


Inilah alasan Angel tersenyum senyum sepanjang pagi ini . Ia percaya Arga ingin membicarakan tentang hubungan mereka . Karena kedekatan mereka selama beberapa minggu ini di bilang lebih baik banyak yang merasa cemburu . Lebih lebih Johan yang tidak suka dengan kedekatan mereka .ada rencana licik yang ada di dalam otaknya . Karena ia melakukan sesuatu tidak pernah memakai hati .


***


Dari kejauhan Johan melihat Angel yang di jemput oleh Arga . Johan laki laki misterius banyak rahasia itu pun mengepalkan tangan nya erat erat , melihat keakraban dan kedekatan mereka berdua . Johan curiga kalau mereka mempunyai hubungan .karena johan memergoki angel di antar jemput Arga bukan sekali dua kali .


Johan curiga hubungan di antara mereka pasti ada yang tidak beres . Ada niat buruk di balik itu semua , johan segera menghubungi anak buahnya untuk mencari tau motip di balik kedekatan Arga dengan Angel .


"Bagaimana ." tanya Johan .


"benar tuan mereka memang sedang dekat ." jawab dari sebrang .

__ADS_1


"ya sudah baiklah ." jawab Johan sambil memutuskan sambungan telepon nya . Tangan nya mengepal kembali andaikan ponselnya sebuah kue talam mungkin sudah hancur berkeping keping .


"Arga indra abimana , untungnya kamu tidak memakai nama belakang adi prata . Mungkin kamu akan bernasib sama seperti Ayahmu . Tapi kini kamu tak seunggul ayahmu di keluargaku . Tapi kamu berani bersaing denganku . Mendekati cantik ku untuk mendapatkan saham George . Aku yang susah payah membunuh George tua walau hanya kebetulan satu pesawat dengan orang tau mu . Tapi itu cukup jadi bukti kalau Tuhan juga mendukung ku ." Johan tersenyum piskopat mengerikan sekali .


johan akan pergi menemui Arga untuk mengancam akan membeberkan niat awal ia mendekati Angel . Juga akan menghasut Angel biar menjauhi Arga , biar hubungan mereka berantakan


Johan segera mengirim pesan ancaman kepada Arga . Sementara Arga masih dalam perjalanan menuju ke kantor bersama Angel . Arga terkejut melihat pesan dari Johan . Arga berusaha tenang dan tidak akan memberi tau Angel . Tapi ia ingin mencari waktu dan segera menyelesaikan sendiri semua masalah yang telah ia buat .


Sampai di kantor Angel merasakan sikap aneh Arga yang begitu gelisah , seperti mempunyai masalah berat . Angel ingin bertanya tapi Arga berusaha menghindarinya , sehingga tidak ada waktu untuk mereka berdua berbicara .


Makan siang yang biasanya ia lakukan bersama . Siang ini Arga pergi dengan buru buru entah mau ke mana .Akhirnya siang itu Angel pergi makan bersama Anis . Ia juga ada yang ingin ia ceritakan dengan sahabatnya itu .


Anis yang di datangi oleh Anis mengerutkan keningnya ." tumben siang siang datang mampir ke sini ." sindir anis .


Angel tertawa dan mengangguk ." Ada yang ingin aku bicarakan dengan mu ." ucap Angel . jelas itu membuat Anis penasaran .tapi sedikit banyak anis sudah bisa menebaknya , sedikit banyak dia dah merasakan jadi seorang ibu yang harus mendengarkan keluh kesah putrinya .


"Ya udah ayo kita makan siang bersama ." ajak Anis . Angel mengangguk . Mereka berdua segera menuju ke kantin perusahaan . Mereka tidak makan di restoran karena waktu iatirahatnya sangat mepet , kalau makan keluar kembalinya pasti terlambat .


"ada apa , apa yang ingin kamu ceritakan . Sudah dapat kabar dari ayahmu . Dalam waktu dekat ia akan kembali .sepertinya dia sangat bahagia lihat kamu dekat dengan Bos ."ucap Anis .


"Dia pulang untuk halalin kamu ibu ,bukan pulang untuk aku ."ucap Angel .

__ADS_1


"kamu bicara apa .kita tidak akan menikah sebelum kamu menemukan kebahagiaan mu ." balas Anis yang hanya dapat cengiran dari Angel .


"Ada apa ceritakan ." tanya Anis sambil menyantap makan siang mereka . Begitu juga dengan Angel .


__ADS_2