Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
125


__ADS_3

Hari wisuda novita pun tiba Rangga dan Indah menatap Arga dan Aan yang tatapan berat .


"Bunda kenapa begitu menatap kami . Seperti tidak akan bertemu lagi saja ." ucap Aan .


"Iya yah cepat berangkat lah , pak de joni juga ikut kan , johan juga wisuda kan ."ucap Arga .


"Iya selama kamu jadi dosen di sana , bagaimana iq johan ." tanya Rangga .


"Baik sih pa , tapi dia padaku seakan ada kebencian , sepertinya aku telah merebut barang dia yang berharga ." ucap Arga . Arga terkejut tiba tiba Aan mencengkeram erat lengan nya . Rangga dan Indah mengikuti Arah mata Arga . Arga tersenyum dan mengelus tangan istrinya .


"Baiklah kalian baik baik di rumah ya .nanti kalau Ayah dan bunda akan kembali ,pasti akan mengabari kalian ." ucap Rangga .


Rangga menuntun Indah pergi meninggalkan Aan dan Arga yang mengantarkan nya ke bandara . Setelah pulang dari bandara mereka menuju ke perusahaan GM group . Hari itu hari pertama Arga membawa Aan ke perusahaan .


Anisa gadis yang baru berumur delapan belas tahun itu membungkuk hormat kepada Arga .


"Selamat datang tuan dan nyonya Arga ." ucap Anisa dengan sopan .


" terimakasih ." ucap Aan sopan juga . Arga dengan dingin mengandeng tangan Aan ke ruang kerjanya .


"sayang besok kan hari sabtu bagaimana kalau kita ke Batam ,apa kamu dah siap.bertemu dengan Ayah dan bundamu ." tanya Arga .


"apa mereka masih mau mengakui.aku sebagai anaknya mas ." jawab Aan .


"Apapun yang penting kita sudah minta maaf ." ucap Arga .


Waktu berjalan dengan cepat , Arga membawa Aan ke Batam dengan membawa mobil sendiri , Arga menjalan kan mobilnya dengan hati hati .


"Benarkah ini rumahmu sayang ." tanya Arga sambil menghentikan mobilnya di depan sebuah rumah yang sangat mewah . Lama Aan menatap rumah itu , berulang kali Aan mengerutkan keningnya seakan ia sedang berpikir .


"Kenapa sayang apa kamu lupa , dengan rumahmu ." Arga turun dari mobilnya dan menekan bel pintu di samping pagar .


TING ...TONG....


Seorang pembantu datang membuka pintu pagar .

__ADS_1


"Maaf mau cari siapa tuan ." tanya art itu


"Maaf , apa benar ini rumah tuan Dewangga putra Abadi ." tanya Arga .


"Benar , tuan siapa ." tanya Art itu .


"Saya Arga suami dari Angel ." ucap Arga .


"Oh nona Angel , mana ." tanya Art itu . Arga menunjuk mobilnya tapi tidak ada reaksi apapun di wajah Aan melihat Art itu .


"mari tuan silahkan masuk ." ucap Art dan membukakan pintu pagar rumah majikan nya .Arga memasuk kan mobilnya.ke halaman rumah Angga .


"Silahkan masuk , saya panggil nyonya dan tuan dulu ." ucap Art itu ,tak lama kemudian Art itu pergi . Aan menatap ke sekeliling ruangan itu . Memory Aan benar benar abu abu .


"Kalau memang kamu sudah lupa.dengan tempat ini untuk apa kamu pulang ." ucap Angga yang menuruni tangga bersama Nisa . Mata Nisa berkaca kaca menatap Aan yang telah berbadan dua .


"Maaf kalau saya lupa , tapi Mas Arga bilang saya putri kalian , saya datang hanya ingin minta maaf , sebelum saya benar benar tidak bisa mengenal semuanya ." ucap Aan .


"Aan ..


"Nisa ..dia lupa dengan kita , lantas salah apa yang harus kita maaf kan , anak kita bukan saudara juga bukan . Pergilah anggap saja kamu tidak punya orang tua lagi ." Aan tersentak ucapan Angga diiringi oleh suara guntur yang akan menurunkan hujan nya , hatinya benar benar sakit .


" Maaf tuan dan nyonya , telah menganggu waktu istirahat anda ." ucap Arga sambil menuntut Aan pergi meninggalkan rumah itu . Nisa menjatuhkan badan nya ia melihat putrinya pergi lagi tanpa bisa memeluk nya .


"Maafkan bunda Nak ." gumam Nisa . Sedangkan Angga sendiri sebenarnya hatinya juga hancur melihat semua itu .


"Kenapa semua jadi begini ." tanyanya pada diri sendiri .


***


Hari ini hari kepulangan Rangga bersama keluarganya tapi Rangga tidak mau anaknya menjemputnya .ia menyuruh Arga dan Aan menunggunya di kantor . Rangga minta sopir perusahaan yangvmenjemputnya .


Aan merasa bosan di ruangan Arga ia mencoba membuka tv . Baru saja ia membuka tv ada sebuah kabar di berita kalau pesawat terbang dari bandara heatrouw inggris jurusan bandara soekarno hatta mengalami kecelakaan di saat bandara baru tinggal landas beberapa menit .


"mas , mas ...." Aan merasakan dadanya sesak seketika . Arga melihat istrinya segera meninggalkan mejanya dan membopong istrinya tidak memperdulikan para karyawan yang menatapnya .

__ADS_1


Arga melarikan Aan ke rumah sakit terdekat dengan perusahaan nya . Rumah sakit yang masih dalam naugan GM Group .


"Bagaimana keadaan Istri dan anak saya dok ." tanya Arga .


"Bisa ikut saya ke ruangan sebentar pak ." ucap Dokter .Arga mengikuti Dokter masuk ke ruangan praktek Dokter .


"Begini pak istri anda meminta pada saya Agar menyelamat kan putri anda ." ucap Dokter kandungan Aan selama ini .


"ini hasil pemeriksaan dari rumah sakit di inggris lima bulan yang lalu pak , jantung Istri anda mengalami gangguan , dokter meminta agar menggugurkan kandungan nya , tapi istri anda ingin memberi Anda kado terindah sehingga tetap mempertahankan putri anda ." jelas dokter .


"Tidak kah bisa dua duanya di selamatkan ." ucap Arga .


"Tidak bisa pak ."


"Tok tok tok


"masuk ." ucap Dokter


" Dok pesawat yang di tumpangi oleh Tian george mengalami kecelakaan , " ucap seorang suster langsung menyalakan televisi . Arga yang melihat berita itupun ikut dhock dan jatuh pingsan .


"Bapak , ya Alloh Dok ." teriak suster .


" Dok pasien harus segera di operasi jantungnya sudah melemah ." suara suster dari luar .


"Astaqfirulloh ya Alloh . Baik sus urus pasien ini ke ranjang sana ." ucap Dokter .


Dunia Arga benar benar hancur jungkir balik . Seluruh keluarganya juga istrinya pergi meninggalkan dirinya . Kini tinggal putrinya yang masih merah setia menemaninya . Dokter yang mengoperasi kelahiran putri sematang wayang nya itu . Merekomendasikan seorang suster untuk merawat putrinya .


Arga berdiri di depan lima buah makam yang masih berwarna merah . Seminggu yang lalu jasad kedua orang tuanya dan opa serta omanya telah di kirim pulang . Air mata Arga telah kering tak dapat iya keluarkan lagi . Adiknya juga syock mendengar kabar kecelakaan kedua orang tuanya . Andre yang menyuruh seseorang untuk merawat nya .


Arga tidak bisa fokus dengan pekerjaan nya . Andre juga menyuruh managernya mencari penganti Arga sementara hampir empat tahun Arga tidak fokus benar benar di perusahaan . Dah berulang kali gonta ganti pemimpin .Asisten Andre sudah sering meminta Arga untuk kembali fokus pada perusahaan .


"Tuan Arga , saya tau anda hancur , tapi tidak mungkin kan anda berlarut larut . Pikirkan masa depan putri anda ." ucap virza asisten andrean .


" Baik lah siapkan semuanya ." ucap Arga .

__ADS_1


" Alkhamdulillah ,tuan Arga perusahaan itu juga cikal bakal dari kakek Anda . Hampir empat tahun tidak ada kenaikan sama sekali . Baiklah besok kita akan menunggu kedatangan Anda ." jawab virza dan mohon diri .


"


__ADS_2