
"Maaf bang pengunjung di larang masuk ." ucap seorang karyawan laki laki yang memakai seragam dengan tulisan besar kafe maharani di baju bagian belakangnya . Rangga memastikan kalau dia pasti salah satu karyawan di tempat itu juga .
"saya punya kepentingan dengan pemilik kafe ini ." ucap Rangga datar , pria itu menatap penampilan Rangga dari atas hingga bawah .
"baiklah tunggu sebentar Bang ." ucap karyawan itu lalu pergi meninggalkan Rangga . Tak berapa lama karyawan itu kembali lagi dan mempersilahkan Rangga untuk masuk .ke ruangan pimpinan nya .
"Ini bang , silahkan masuk ."ucap karyawan itu . Rangga mengumamkan kata terimakasih .tanpa mengetuk pintu Rangga langsung masuk ke dalam ruangan itu . Saat pintu terbuka Rangga melihat seorang wanita paruh baya sedang memangku Arga .
"Kamu siapa., aku tidak mengenalmu ."tanya wanita paruh baya itu saat melihat Rangga masuk .
Rangga tidak menjawab ia mendekati putranya . Arga menyambutnya dengan senyum dan uluran tangan .
"Tayahh ." ucap bayi mungil itu dengan bahagia .Air mata Rangga menetes saat putranya masih mengenalinya sebagai Ayahnya . Rangga langsung meraih Arga dan memeluk nya dengan erat .
"Iya sayang , Ini Ayah ." ucap Rangga serak sambil menciumi pipi putranya . Arga tertawa karena kegelian . Wanita paruh baya itu kebingunggan antara percaya dan tidak .
"maaf , kalau saya tidak sopan . Arga adalah putra saya , dan Indah adalah calon Istri saya ." ucap Rangga . Saya ucapkan terimakasih sebelum nya , telah membantu dan menolong mereka , sekarang saya datang untuk menjemput mereka , bolehkah saya membawa mereka pulang sekarang ." ucap Rangga . Rangga tidak ingin menunda , ia ingin membawa Indah dan Arga untuk cepat cepat pulang .
"Apa buktinya kalau kamu calon suami Indah ."tanya wanita itu yang tidak bisa langsung percaya begitu saja pada Rangga , dia takut kalau Rangga seorang penipu .Beruntung Rangga mempunyai foto foto kebersamaan mereka bertiga . Dulu ia berinisiatif untuk mengambil foto foto kebersamaan mereka berdua ternyata ada sesuatu hal yang mungkin akan terjadi . Rangga sangat bersyukur sekali .
__ADS_1
"Kalau boleh tau Indah di sini bekerja sebagai apa ." tanya Rangga sebelum ia melangkah pergi .
"Dia bekerja sebagai penyanyi , jam kerjanya hanya tiga jam . Pendapatan nya cukup lumayan kalau ada pengunjung yang memberinya tips ." ucap wanita pemilik kafe itu . Rangga mengerutkan keningnya .
"Kamu jangan berpikiran negatif dulu , Indah di sini murni hanya sebagai penyanyi tidak ada ada kerja sampingan . Niat dia hanya ingin membesarkan putra dari laki laki yang dia cintai .dan mungkin laki laki beruntung itu adalah dirimu ." ucap wanita itu .
"Lantas kenapa mereka memberi tips kepada Indah ."tanya Rangga .
"Karena suara Indah bagus . Dan mereka merasa terhibur . Jaga baik baik Indah dan putra kalian .lihat lah diriku bertahun tahun kami menikah tapi Alloh tidak memberi kami kepercayaan , lantas apa gunanya harta yang kami punya , Tanpa anak suami juga tidak mau dengan saya .karena itu dengan kedatangan Indah saya sangat bahagia ." ucap wanita pemilik kafe itu .
Rangga mengangguk dan pergi setelah mengucapkan terimakasih . Ia juga penasaran dengan suara Indah yang belum pernah ia dengar . Rangga memilih tempat duduk di antara kerumunan para pengunjung .
Memang benar suara indah sangat merdu .dia membawakan kan sebuah lagu milik lesty kejora " KU LEPAS DENGAN IKHLAS " hati Rangga bagai di serbu oleh ribuan lebah .
Rangga tenggelam dalam lamunan nya hingga sebuah tangan menyentuh bahunya .
"Mas Rangga ." panggil Indah . Indah sudah mengetahui ke datangan Rangga saat dirinya masih ada di atas panggung membawakan lagu .Rangga menoleh menatap Indah tanpa ekspresi dan berdiri sambil menggendong Arga dan berjalan keluar dari kafe tersebut setelah membayar pesanan nya .
"Mas , Tunggu ."panggil Indah , tapi Rangga tidak menghiraukan Indah , ia marah karena Indah membawa Arga bekerja di tempat seperti itu .
__ADS_1
Indah berbalik ke dalam kafe untuk mengambil barang barang nya . ia percaya Rangga pasti akan menunggunya . Indah juga harus berpamitan pada pemilik kafe yang telah baik hati menolong nya .
Rangga uring uring an sendiri melihat Indah kembali masuk bukan malah mengejar dirinya .
"Bundamu benar benar ya sayang . Ayah lagi marah , bukan ngejar Ayah malah balik lagi ke kafe . Dan lihat kamu juga di ajak , apa pantas kamu di tempat seperti Ini . Seharusnya Bundamu minta maaf sama Ayahmu ini , juga beri pelukan apa gitu , !yah dah buang buang banyak waktu untuk cari kalian ."Gumam Rangga pada Putranya .
Arga malah menyemburkan air liur nya ke Arah Rangga .kemudian tertawa tawa khas anak kecil sambil tepuk tangan .
"Iya iya kamu dan bundamu menang tidak salah , ini memang salah Ayah tidak bisa jaga kamu dan Bundamu . Maaf ." seakan Arga tau apa yang di ucapkan Ayahnya , mungkin juga bayi itu juga sudah ngantuk , Arga merangkul leher Rangga dan menyandarkan kepalanya di pundak Rangga .
Rangga cepat melangkah kembali saat melihat Indah keluar dari kafe dengan langkah buru buru . Arga yang bersandar di pundaknya pun terkejut dan bangun . Saat melihat bundanya yang jalan buru buru di belakang Ayahnya , Arga tepuk tangan kecil ia mengira Ayah dan bindanya sedang main kejar kejaran .
Rangga segera masuk ke dalam mobil . Ia menunggu Indah masuk ke dalam mobil dan memberi Indah wKtu untuk duduk dengan nyaman dulu baru Rangga menginjak gas mobilnya meninggalkan pelataran parkir kafe maharani .
"Aku minta maaf ,mas ." ucap Indah , ia tau dirinya nya salah . Ia juga tidak mengira kalau Rangga akan mencarinya hingga sejauh ini sampai ke jakarta . Indah mengira hubungan nya akan berakhir saat itu juga.
Saat sampai di kita jakarta sekitar tiga minggu yang lalu , sempat Indah menyesali keputusan nya telah meninggalkan kan Rangga . Ingin ia kembali lagi , tapi malu dan takut Rangga sudah tidak mau dan menginginkannya lagi .
Rangga tetap diam tidak membuka mulutnya . Seakan dia fokus menyetir dan tidak mendengar apa yang telah Indah katakan . Indah tau Rangga tidak membawanya pulang ke kontrakan nya . Melihat rama yang hanya diam , indah juga memutuskan untuk diam . Ia akan mengikuti apa mau pria di sampingnya itu . Setelah semua baik baik saja , ia akan bicara baik baik sama Rangga .
__ADS_1
***
Indah teringat saat ia pergi meninggalkan rumah Rangga malam itu ia pulang ke rumah peninggalan orang tuanya . Keesokan harinya Indah pergi menemui cyntia untul pinjam uang . Setelah dapat pinjaman uang Indah segera pergi ke terminal . Di sana Indah delema ia tidak tau akan pergi kemana . Hingga sampai.bus antar propinsi telah habis tinggal satu bis yaitu bis jurusan kota jakarta .maka Indah memutuskan untuk menuju kota itu .