Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
203


__ADS_3

"Ann ." suara Arga tercekat di tenggorokan .


"Makanlah , jangan bicara biar tidak tersedak ." ucap Angel sambil membersihkan sudut bibir Arga . Dengan susah payah Arga menelan makanan nya . Ada sebuah dorongan juga ada sebuah tarikan . Ia harus menelan makanan itu agar tidak meninggalkan kesan buruk di mata Angel .


Tanpa terasa dan beban ,Arga menghabiskan makan siang itu tanpa beban . Karena menu yang Angel pesan juga makanan favorit Almarhumah istrinya. Dan memang benar yang di katakan Angel , restoran itu memiliki cita rasa makanan yang lumayan enak dapat memanjakan lidah para pengunjung .


Sementara Angel juga sangat menikmati makan siangnya , bahkan ia sempat tidak menghiraukan Arga .karena asik menyantap makan siangnya . Arga yang sibuk dengan pikiran nya pun tanpa sengaja melirik Angel yang sedang menikmati makanan nya .


Ada perasaan aneh di dalam hatinya saat melihat Angel yang sedang mengunyah makanan nya . Namun wajah ceria yang Angel tunjukan bisa membuat jantung Arga sedikit terganggu . Ia bahkan terkekeh tanpa sadar saat melihat ada saus di sudut bibir Angel .


"Aann ." panggil Arga .


Angel yang tengah asyik menyantap makan siangnya pun menoleh menatap Arga ." iya ." jawab Angel .


Arga menunjuk sudut bibirnya sendiri berharap Angel sadar dengan maksudnya , tapi Angel tidak mengerti .Arga tidak berani bertindak seperti Angel langsung membantunya gelap .


Arga berdecak sebal dengan spontan Arga mengelap saus di sudut bibirnya Angel , dengan mengunakan ibu jarinya dan langsung ia masukan ke dalam mulutnya sendiri . Angel terkejut dengan tindakan Arga , detak jantungnya semakin tak beraturan .


Arga yang menyadari apa yang telah ia lakukan juga merasa shock ." kenapa jadi begini , memang ini yang selalu aku lakukan pada Aan istriku , tapi aku sadar dia bukan Aan istriku , walau semua yang ada padanya adalah mirip istriku tapi aku bisa membedakan nya ."


Tatapan mata Arga mengunci matanya , Angel merasa dunianya benar benar telah berbeda . Banyak warna yang tiba tiba mengitari nya , dan hal itu membuat Angel bahagia .

__ADS_1


Arga dan Angel sama sama salah tingkah .kedua nya menjadi diam hingga kembali ke kantor .


***


Kejadian demi kejadian masih terbayang di benak Angel , Arga dan perubahan sikap Arga benar benar membuat Angel bahagia .bila ia ingat akan tersenyum sendiri . Sekarang di dalam kantor ia tidak lagi merasakan seperti tercekik . Karena Arga sekarang tidak bersikap dingin terhadapnya seperti dulu lagi . Angel sangat bahagia walau tidak tau alasan perubahan Arga . Tapi Angel tidak lupa selalu berdo'a meminta pada yang kuasa , kalsu Arga benar benar jatuh cinta padanya .


"Ahh , bahagia nya aku besok bisa bertemu dengan Indira lagi ." ucap Angel saat ia berada di toilet . Setelah pergi makan siang bersama Arga yang penuh makna , sampai kantor Angel langsung pergi ke toilet .


Bos galaknya itu sekarang telah mengijinkan nya untuk bertemu dengan Indira lagi . Angel benar benar berterimakasih karena Arga tidak lagi marah padanya , perihal apa yang telah dirinya dan Indira lakukan waktu itu .


" sumpah , beneran aku bahagia ." ucap Angel pada bayangan nya sendiri di cermin . Bayangan wajahnya di cermin benar benar mengambarkan kebahagiaan itu . Tak bisa Angel pungkiri dan tutupi lagi , sebenarnya ia juga masih bertanya tanya , kenapa Arga bisa berubah secepat ini .tetapi ia juga tak ingin tau soal itu . Biarlah ia menikmati dulu perasaan bahagia ini , nanti saja ia pikirkan alasan Arga .


***


Entahlah , hanya Arga yang tau . Dan Angel tidak mempermasalahkan hal itu .karena Angel juga tidak tau kebohongan Arga . Baginya perhatian Arga jauh lebih penting , dari pada rasa penasaran nya . Angel tidak perduli dengan hal lain nya . Yang ia tau Arga mulai membalas perasaan nya .


Dan sekarang Angel hanya memfokuskan perhatian nya , hanya pada Arga seorang , untung saja semua pekerjaan nya telah ia selesaikan sejak tadi .


"Pak mau kopi ." tanya Angel , hari memang sudah sore tapi waktu pulang Arga dan karyawan berbeda . Waktu pulang Arga masih lama . Namun Arga menggeleng kan kepala setelah menoleh padanya .


"Ngak usah , makan siang yang kita makan tadi masih membuatku kenyang sampai saat ini ." ucap Arga . Angel mengangguk pasrah , padahal ia lebih suka membuatkan minuman yang mengandung kafein itu untuk Arga . Entahlah itu seperti sudah menjadi kebiasaan untuknya .

__ADS_1


" kenapa ." tanya Arga yang melihat wajah Angel mendadak murung . Angel menggelengkan kepalanya .


"Tidak apa apa ,Pak ." jawab Angel .


Arga masih ingin bertanya lagi pada Angel , tapi ia urungkan . Ia merasa hari ini sudah cukup terlalu banyak ia berikan perhatian pada Angel . Ia ingin membiarkan Angel penasaran dulu pada dirinya . Baru Arga akan meluncurkan cinta dadakan nya .


Arga kembali menunduk , mengerjakan berkas berkasnya yang berserakan di atas mejanya . Karena itu tanggung jawabnya yang tidak bisa ia alihkan kepada Angel . Sehingga perempuan itu tidak bisa membantunya .sedangkan pekerjaan Angel telah selesai .


"kalau mau pulang , pulang saja tidak apa apa ." ucap Arga sambil tetap memfokuskan diri pada pekerjaan nya .


Angel menghela nafas berat , sudah sejak dulu Angel tidak pernah sudi pulang lebih dulu dari Arga , terlebih pada jam yang tidak seharusnya , Angel selalu takut , Arga akan mengunakan ketidak disiplinan nya sebagai alat untuk mengusirnya dari perusahaan .tapi sekarang perasaan takut itu tidak lagi ia rasakan . Tapi bukan berati Angel akan mengiyakan ucapan Arga .


" Ngak pak , jam pulang kerja masih lama kok ." jawab Angel .


Arga tidak lagi menanggapi ucapan Angel ia hanya mengangguk singkat sebagai balasan .laki laki itu kembali tenggelam dalam kesibukan nya , bahkan Angel seakan melihat tulisan di dahi Arga " jangan menganggu ."


Tidak mau cari masalah akhirnya Angel memilih diam tak lagi membuka mulutnya . Di karenakan pekerjaan nya telah selesai . Angel mencoba untuk membuka medsos ,ia membuka mbuka media sisial milik Arga .senyumnya terbit saat melihat foto profil Arga . Dia kelihatan tampan walau tiada senyum di wajahnya .


Dahi Angel berkerut , saat ia melihat Postingan terahir Arga , saat sedang renang bersama Indira . Ia sangat bahagia , akhirnya ada foto gadis kecil itu yang pertama kalinya di media sosial Arga ," syukurlah ." gumam Angel .


Angel terus menggulir layar ponselnya ke arah bawah . Dulu ia sempat melihat lihat media sosial Arga tapi belum sampai akhir . Kini ia gunakan waktunya untuk menyelesaikan apa yang belum ia selesaikan .senyumnya tak pernah lepas dari bibirnya , saat melihat foto demi foto yang ada di postingandi media sosial Arga .Banyak sekali yang menyukainya . Komentarnya juga banyak seperti seorang selebritis .

__ADS_1


__ADS_2