
Indah mengeryitkan dahinya . karena semua orderan ojek online di batalkan semua . Badan nya sudah sangat capek setelah mengantar makanan ke sana kemari . Saat order ojek onlin sampai empat kali tak ada ojek .dan akhirnya pesanan nya tak ada satupun yang di terima oleh tukang ojek . Indah menghentak kan kakinya kesal ke tanah .
Mau tidak mau Indah harus pulang memakai taxsi , dan terpaksa Indah mencari taxsi tidak mungkin dia mencari angkot di jam semalam itu .
Rangga keluar dari mobilnya setelah melihat Indah sudah pergi dengan taxsi yang di hentikan nya tadi .
"Ini belum seberapa Indah , kamu masih akan mendapatkan yang lebih berat lagi dari ini . Dan hal ini akan berakhir sampai kamu mau jujur kepadaku tentang malam itu dan tentang Arga padaku ."ucap Rangga dengan senyuman licik .
Indah telah menjalani kerja lemburnya selama lima hari .hari ini wajah Indah kelihatan sangat pucat . Setiap hari ia pulang kerja sampai jam sepuluh sampai rumah sudah jam sebelas malam . Kadang Arga malam hari tidak segera tidur dan mengajaknya bergadang , kadang juga Arga rewel tidak mau tidur dan Indah tidur di waktu menjelang pagi , sehingga ia hanya bisa tidur sekitar dua atau tiga jam saja . Dan paginya ia juga harus pergi kerja lagi . Tidak ada waktu yang cukup untuk istirahat .
"Wajah kamu pucat sekali , In " tanya cyntia kakak ipar Indah yang datang untuk menjaga Arga saat Indah pergi kerja .
"Aku ngak apa apa kok kak , aku masih kuat kok ." ucap Indah sambil memberikan Arga kepada cyntia .
" Sebaiknya hari ini kamu minta ijin saja , tidak masuk kerja . Kamu butuh istirahat lo , Arga masih butuh kasih sayang kamu , tidak hanya butuh uang mu ." ucap Cyntia . Melihat dengan kasian dengan sahabat sekaligus adik iparnya itu .
"Aku tidak apa apa ,aku baik baik saja kok . aku percaya Arga akan memahami tentang bundanya ini .dan wajah aku pucat karena aku belum dandan kok ." ucap Indah untuk menenangkan kakak iparnya itu .
Indah mengeluarkan alat maek uapnya . Dia memberikan bedak tipis tipis di wajahnya dan sentuhan terakhir Indah memoleskan Lipstik berwarna merah di bibirnya .
"Bagaimana , sudah kan tidak pucat lagi kan ." ucap Indah sambil tersenyum lebar .dan Cyntia hanya mengangguk kan kepalanya .
"Aku masih lembur lagi , dan malam ini aku juga masih pulang malam ." ucap Indah merasa tidak enak hati pada kakak iparnya itu . Karena cyntia sudah banyak membantu merawat Arga selama ini .
"Tidak apa apa , aku juga senang bisa merawat Arga ." jawab Cyntia .
__ADS_1
"Makasih ya kak ." ucap Indah .
"Ihh kayak siapa saja kamu bicara seperti itu . Sudah sana cepat pergi nanti kamu terlambat lagi ." ucap Cyntia . Indah mencium kening putranya sebelum berangkat kerja .
***
Sementara sampai di restoran Indah di suruh membersihkan ruang an kerja Rangga . Lagi lagi Indah mengerutu , ia selalu di suruh mengerjakan pekerjaan yang bukan tugasnya . Tapi Indah tetap menjalan kan dengan ikhlas . Setelah selesai membersihkan semua ruangan , sebelum Indah pergi ia menyemprotkan pewangi ruangan .
Saat makan siang Indah di panggil oleh manager restoran . Indah dapat tugas lagi mengantar makan siang Rangga . Indah sangat senang walau badan nya terasa letih dan kepalanya terasa berdenyut . Dengan senang hati Indah membawa catatan makan siang Rangga ke dapur dan ia berikan kepada chef haikal .
Setelah menunggu selama Tiga puluh menit masakan untuk makan siang Rangga telah siap . Indah segera membawanya menuju ke ruangan Rangga dengan jantung berdebar kencang .Indah segera mengetuk pintu ruangan Rangga .
"Masuk ." terdengar seruan keras dari dalam ruangan Rangga . Indah masuk ke dalam ruangan kerja Rangga . Ternyata di dalam ruangan Rangga tidak seorang diri . Ada seorang wanita yang menemani Rangga .
"Makan siang Anda pak ." ucap Indah dengan sopan .
"Apa ini ." ucap Rangga dengan marah dengan melempar makanan itu ke lantai , tepat di depan Indah yang baru saja sampai mengambil air minum . Indah terkejut dan mundur selangkah .
"kamu kira aku binatang , kamu kasih makan an mentah seperti itu ." teriak Rangga . Indah mengeryitkan keningnya . Ia ambil catatan menu makan Rangga siang itu dan mencocok kan nya . Tapi memang benar apa pesanan Rangga sesuai dengan catatan menu itu .
"Tapi ini sama , sesuai dengan catatan menu yang bapak minta ." ucap Indah takut takut .
"Saya tidak mau makan , makanan mentah seperti di catatan menu kamu itu , indah . Sebenarnya kamu pecus tidak untuk bekerja di sini ." teriak Rangga . Indah menelan Ludahnya , ini pertama kalinya Indah di teriaki seperti itu oleh Rangga .
"Maaf pak , saya akan tanyakan ini pada chef haikal ."ucap Indah .
__ADS_1
"Tidak usah kamu melimpahkan kesalahan pada orang lain ." Indah menunduk . Ia tidak tau harus mengatakan apa lagi .
"Apa yang kamu tunggu , cepat pesan kan makanan yang lain ."
"Baik pak .," ucap Indah dan buru buru melangkah pergi .
"Tunggu ." teriak Rangga , Indah kembali membalik kan badan nya .
"Iya pak ." jawab Indah .
"Kamu di sini bekerja untuk mepayani pembeli bukan untuk menggoda mereka ." ucap Rangga .
" Maksud bapak ." Indah tidak mengerti dengan maksud ucapan Rangga . Seingat nya ia bekerja sudah sesuai dengan aturan kerja .
"Lihat muka kamu . Dandan an kamu tebal sekali dan bibir kamu kenapa merah sekali ." ucap Rangga .
"Maaf pak , nanti saya akan menghapusnya ." Indah tidak mau berdebat dengan Rangga . Padahal masih ada pelayan yang lebih mencolok dandanan nya di banding dengan nya . Dan mereka baik baik saja .
"Ya sudah kamu pergi sekarang . Kamu ambil makan yang baru untuk saya dan tamu saya ." ucap Rangga . Indah segera pergi tanpa menunggu perintah yang kedua kalinya .
Indah menutup pintu ruang kerja Rangga diam diam ia menghapus air matanya . Ia segera berjalan menuruni anak tangga menuju ke dapur menemui chef Haikal . Untuk membuatkan makanan yang baru .
" mas , buatkan makanan baru untuk pak Rangga ." ucap Indah kepada chef haikal . Chef haikal mengeryitkan alis matanya .
"Memangnya makanan yang tadi kenapa ." tanya chef haikal penasaran .
__ADS_1
"Katanya makanan nya tadi mentah mas tidak layak di makan ." jawab Indah . Chef haikal geleng kepala , tidak mungkin karena masakan nya sudah sesuai dengan permintaan Bosnya . Dan itu bukan pertama kalinya Rangga minta menu seperti itu . Bahkan sudah sering memintanya dan baru kali ini pria itu komplain dengan masakan nya .
"Kami akan buatkan lagi , kamu tunggu sebentar ." ucap chef haikal dan memanggil teman teman nya untuk membantunya .