Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
212


__ADS_3

Arga terkekeh melihat wajah kesal.Angel , ia mendekati Angel dan memeluk nya dan melemparnya lagi ke air .


"Mass." sekali lagi Angel protes , tapi Arga cuma mencebik kan bibirnya . Ini hal pertama kali yang ia.lihat dari Arga . Karena itulah Angel tidak bisa marah kepada Arga . Terlebih setelah itu Arga ikut menceburkan diri .


"Mas , kenapa ikut menceburkan diri , nanti kamu sakit ." ucap Angel . Arga merasa gemas mendengar ucapan Angel ,Arga mendekati Angel meraih kepalanya dan mengecupnya dengan tiba tiba .


Kwjadian itu bukan hanya angel yang terkejut tapi Arga sendiri sebagai pelaku nya pun juga ikut terkejut .


"Bangunlah , ayo temani Indira ." ujar Arga mencairkan suasana . Ia menarik Angel yang masih begong ke tepian .


"Cie cie , basah semua ." ucap Indira . Sambil terkekeh menunjuk ke arah mama dan papanya .


Angel dan Arga saling tatap dan sama sama terkekeh mendengar godaan Indira . Kecanggungan yang menyelimuti di antara mereka pun tercairkan sudah .


Mereka kembali menatap Indira , Arga segera menggendong putrinya . " kita kembali ke penginapan dulu ya sayang , kita istirahat dulu ." Ajak Arga .


Sebenarnya Indira masih ingin di sana , tapi ia berpikir pasti Papa dan mamanya juga sudah capek .


"Nanti kita ke sini lagi , cantik ." ucap Angel yang tau ke engganan gadis kecil itu .


"Benarkah ma ." tanya Indira dengan penuh semangat .dan langsung di angguki oleh Angel .


" iya , benarkan mas ? ," Tetap saja Angel menanyakan itu kepada Arga .


" Nanti kita lihat matahari terbenam ya ." lanjut Angel. Kalau duo "N" sudah kompak menatap Arga , Arga tidak bisa berbuat apa apa , dan yang bisa ia lakukan hanyalah mengangguk kan kepala .

__ADS_1


"yeyyyyy ."Indira dan Angel kegirangan dan bertos ria .entah sudah untuk keberapa kalinya ia merasakan perasaan aneh yang menelusup di hatinya , tapi Arga masih tetap ingin menolaknya .


***


Saat sore tiba Arga menepati janjinya kepada Angel dan Indira untuk pergi ke pantai lagi dan menyaksikan mentari tenggelam . Mereka berdiri berjajar dan Indira ada di tengah tengah mereka yang di gendong oleh Arga .


Mereka bisa memeluk Indira bersamaan .Angel benar benar merasa sangat bahagia bisa menyaksikan pergantian sore ke malam hari bersama orang orang yang ia sayangi .


Hati Angel penuh dengan bunga bunga bermekaran , di penuhi cinta . sungguh tidak ada yang menakjupkan selain kebersamaan yang tercipta secara mendadak ini .


Kenapa Angel mengatakan begitu ? Karena dari semua yang Angel terima serba mendadak dan tiba tiba , berawal dari berubahnya sikap Arga yang cuek dan dingin menjadi perhatian , ciuman yang dia dapatkan di apartemen waktu itu . Dan sekarang , kebersamaan di pantai ini . Tidak pernah Angel membayang sejauh ini . Walau selama ini ia sering menggoda dan merayu Arga .


Namun sekarang semua terjadi , begitu cepat sehingga ia tak sempat untuk berpikir . Ia hanya sibuk menikmati kebahagiaan bersama Arga dan Indira .


Arga menoleh ke arah Angel dan mengangguk kan kepalanya ." iya indah sekali , cantik ." ucap Arga entah kata cantik ia tunjukkan kepada mentari yang terbenam atau pada jiwa dan raga yang ada di depan nya . Itu semua hanya Arga yang tau dan hanya dia pula yang mampu jujur atas atas apa yang ia rasakan di dalam hatinya .


Matahari terbenam telah berlalu cukup lama , sekarang mereka telah kembali ke dalam kamar masing masing . Indira ingin sekali tidur bersama dengan Angel dan Angel tidak keberatan ia malah merasa bahagia .


Sementara Arga di dalam kamar penginapan seorang diri . Ia tengah melamun seorang diri di tengah kesepian . Malam semakin larut tidak membuatnya suntuk . Justru Angin sepoi sepoi mengajaknya berkelana pada beberapa kenangan yang terjadi belakangan ini .


"Ada yang aneh ". Hanya kata kata itu yang berulang di dalam hatinya Arga . Ia menyentuh jantungnya yang berdetak pelan . Tidak seperti saat ia berada di samping Angel .


"mungkin karena aku takut ketahuan ." bisik Arga pada diri sendiri . Seperti biasa Arga berusaha untuk tidak mengakui kejujuran itu . Padahal sejak dahulu pertama kali jumpa Arga sudah memiliki perasaan yang berbeda itu pada Angel .


Kini , ketika kedekatan terjalin di antara mereka hanya karena atas dasar ingin memanfaatkan Angel . Namun rasa itu tetap menjeratnya ,menggangu tujuan nya dan berakhir hingga membuatnya ragu dan diri sendiri jadi seperti saat ini .

__ADS_1


Arga menggeleng tegas tidak ada yang boleh berubah . Ia hanya ingin berusaha memanfaatkan Angel saja untuk mendapatkan hati Ayahnya , untuk mendapatkan saham terbesar perusahaan GM Group jatuh ke tangan nya .


Arga boleh berkeras hati tanpa menghiraukan perasaan nya . Tapi Arga juga tidak lupa jika Alloh maha membolak balikkan hati , ia tidak akan bisa lari dari jerat takdir Illahi . Bila Alloh yang sudah berkendak " maka Arga bisa apa ?. Ia tidak bisa apa apa semakin ia berusaha menjauh ia akan semakin jatuh cinta .


Seberapa kuat Arga menyangkal perasaan nya tersebut , tapi Angel juga sekuat tenaga untuk mengejarnya dan Alloh juga berusaha mewujudkan nya .


Dan pada akhirnya malam itu Arga tidak bisa tidur sama sekali , hingga akhirnya Arga pergi keluar dari penginapan dan kembali ke tepi pantai .cahaya terang dari langit yang terpantul di permukaan air laut menerangi nya . Bahkan tanpa tak ia duga di sana ia bertemu dengan Angel .ternyata malam itu Angel juga tidak bisa tidur .


"Mas Arga ." sapa Angel begitu melihat kedatangan Arga dari kejauhan . Keduanya saling pandang dalam jarak yang jauh . Angel membawa langkahnya menuju ke arah Arga . Namun Arga malah berjalan mundur .Alloh telah mengatur semuanya hingga ia harus bertemu Angel di tempat itu .


Detikitu juga Arga menyadari ,bahwa ia tidak bisa lari dari kenyataan ini , takdir yang telah Alloh gariskan , untuk nya sekuat apapun ia menghindar .


"Mas kenapa ." tanya Angel heran saat melihat Arga menatapnya dengan tatapan seakan enggan. Arga seperti melihat hantu saja .


Malam itu Angel keluar dari penginapan dengan memakai baju tidur berwarna putih tipis menerawang . Tapi ia tetap memakai switer . Apakah ini yang membuat Arga menjauh darinya .


Tetapi Angel butuh penjelasan . Jawaban atas rasa penasaran nya . Dengan segera .


"Mas ." panggilnya setelah dekat .


Arga baru tersadar , ia menghapus wajahnya karena gusar . Lalu menatap Angel kembali .kali ini dengan tatapan tajam seperti dulu lagi .


"ngapain kamu di sini ?dengan pakaian seperti ini . Hahh ?." bentak Arga tidak terkendali .


Perasaan marah yang datang tiba tiba tak bisa Arga hindari , karena melihat pakaian tidur Angel yang tipis dan beterbangan di bawa oleh angin pantai yang kencang .

__ADS_1


__ADS_2