
Angel terdiam , ia tau apa yang di katakan Nisa semua benar adanya . Tapi semua telah terjadi , Angel tidak mungkin tiba tiba menghilang dari Indira . Ia telah berjanji pada gadis kecil itu untuk selalu ada bila di butuhkan. Karena Angel sendiri juga sudah terlanjur menyayangi gadis itu .
"Aku tau Nis , tapi semua sudah terlanjur . Maka itu aku minta tolong padamu jaga rahasia ini , selama aku berusaha meluluhkan hati Arga , dan aku janji akan katakan dengan jujur semua ini pada Arga ." pinta Angel .
Anisa mengambil nafas berat , memang benar semua sudah terjadi .
"ya aku akan menjaga rahasia ini untuk mu An . Tapi kamu juga harus siap kalau suatu saat nanti pak Arga tau kamu telah menipunya . Dia pasti juga akan melarangmu untuk menemui putrinya .kamu tau siapa di sini yang akan tersakiti ,Rara kan . " ucap anis Angel menganggukan kepalanya .
"Iya itu aku tau Nis ." ucap Angel , ia sebenarnya juga takut dengan kemurkaan Arga . Tapi rencananya untuk meluluhkan hati Indira lalu mencuri hati Arga .
"Ya udah kamu yang hati hati , jangan sampai rencana kamu berantakan sebelum kamu benar benar mendapatkan hatinya pak Bos ." ucap Anisa sambil mengenggam tangan Angel . Untuk memberi semangat kepada sahabatnya itu .
"terimakasih Nis , senang sekali aku bisa berteman denganmu ." ucap Angel .
"sama sama aku akan tetap sport kamu ." ucap Anisa .
Angel merasa cukup lega mendengar sport dan janji anisa .Rahasianya memang cukup menakutkan , terang terangan ia telah berani menipu Arga . Pura pura menuruti perintah laki laki itu , tapi Angel malah merencanakan kebohongan besar.
Ini memang tidak main main . Angel melakukan sebuah kebohongan besar dengan mempertaruhkan segala galanya .tidak hanya untuk mendapatkan Arga , tapi juga untuk menyenangkan Indira yang sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu .
Melihat dari pergaulan Indira yang sangat terbatas , selalu gelisah di sisi orang yang baru di kenal . Tak bisa mempercayai orang orang di sisinya , mendengar itu saja Angel sudah merasa prihatin . Keceriaan Indira muncul bersama kedatangan nya .
"Aku ngak akan gegabah Nis . Rahasia ini akan tetap terjaga sampai aku mendapatkan cinta Arga , dan saat itu juga aku akan jujur dan minta maaf kepada Arga . ," Anis mengangguk begitu juga dengan Angel ia juga mengangguk dan berdiri sambil melepaskan tangan Anisa .
"Kamu lihat dress yang mana yang cocok aku pakai malam ini Nis . Dua duanya aku suka."tanya Angel pada Anis , ia tenteng dua gaun berwarna biru donger tadi pada Anisa .
"pilih salah satu , semua bagus untuk kamu ." ucap Anis .
__ADS_1
"Baiklah , ngomong ngomong kamu bisa masak tidak Nis , aku ingin makan masakan mu , masak yang lebih ya ." ucap Angel Anis hanya mengangguk dan melangkah menuju dapur .
"Aku ke kamar dulu ya simpan baju aku nanti kalau ada tamu buka aja suruh dia masuk ."teriak Angel .
"kamu mau ada tamu ." teriak Anis juga .
"Tamu ngak penting ." ucap Angel .
***
Sementara Andre yang duduk melamun di ruang kerja diam diam sudut mata nya berair .
"putrimu keras kepala , tidak hanya saat dia masih remaja sayang , sampai sekarang dia tidak berubah , bagaimana dia menyuruh aku untuk menikah lagi , apa pantas untuk ku , umurku tinggal berapa hari lagi juga tidak ada yang tau ." gumam Andre , sambil menghapus air matanya ia menyalakan ponselnya .Sebuah foto muncul di layar ponsel andre .
"Dia memang mirip dengan mu , tapi dia pantas jadi putriku ." ucap andre sambil meraba foto itu .Andre memejamkan matanya muncul sebuah kejadian beberapa tahun yang lalu dia pernah menabrak seorang gadis dengan rambut di cepol rapi di kepalanya .karena ulahnya yang jalan buru tanpa sengaja menabrak gadis itu . Gadis itu berputar putar , dan rambut cepolnya terurai jatuh ke bawah .
Ting..ting..ting..
Lamunan Andre buyar dengan suara deringan di ponselnya .sebuah pesan dari putrinya .
"Ayah tolong Aan ." isi pesan dari Angel . Dengan cepat kilat Andre segera meraih kunci mobilnya dan segera menuju ke apartemen putrinya . Setelah mengirim pesan Angel menon aktipkan ponselnya .
"Astaga sayang apa yang terjadi dengan mu .kenapa ponselmu tidak aktip lagi ." Andre memukul setir mobilnya .
Sementara Anis dan Angel sedang asik masak di dapur , suasana bahagia terlahir di sana . bau harum masakan steak sapi kesukaan Angel telah menggugah selera .
"hemm wangi sekali ." ucap Angel sambil membauhi bau harum steak buatan nya .
__ADS_1
"Aan kenapa kamu masak tiga porsi , apa ada yang mau datang , siapa pak Arga tidak mungkin kan .oo aku tau pasti Johan kan ...
Ting tong ting tong ..
Angel tersenyum mendengar suara pintu bel apartemennya . Ia melirik Anis sambil menaik turun kan alisnya .
"Iya aku bukain ." ucap Anisa .
Angel diam diam mengikuti langkah Anisa ." Maaf Ayah , aku tau anisa mirip dengan bunda , terutama rambut dan bentuk wajah nya anis , aku cuma ingin lihat reaksimu saat melihat nya ."gumam Angel
saat Anis membuka pintu apartemen , tanpa pikir panjang Andre mengira yang membuka pintu adalah Angel , Andre langsung memeluk Anis .
"Sayang ,kamu tidak apa apa ." ucap Andre memeluk Anis sangat erat . badan anis seketika menegang , jantungnya berdetak kencang , ini kali pertama ia di peluk oleh seseorang . Urat urat di badan nya terasa melunak.
"Hallo Ayahanda yang terhormat ." sapa Angel .Andre yang mengangkat wajahnya menatap ke arah angel .Angel tersenyum manis pada andre .
"ee jangan di lepas ayah ." teriak Angel ia tau sahabatnya tremo .
"Ayah sudah sembarangan peluk anak gadis orang , Ayah harus tanggung jawab ," benar Andre merasakan badan Anis gemetaran .
"Baik Ayah akan tanggung jawab . Apa ayah yang pertama untuknya ." tanya Andre yang berusaha menyembunyikan kegrogian nya . Ia segera mengangkat Anis dan membawanya ke meja makan .sesuai kode yang Angel berikan .
Setelah menduduk kan Anis di kursi ,maksud Andre akan mengajak Anis berkenalan tapi tatapan keduanya terpaku satu sama lain . Angel melihat keduanya hanya tersenyum dan membiarkan keduanya mengulang memorynya .
Angel dengan tenang menyelesaikan makan nya . Sampai sepotong steak Angel habis keduanya masih dalam posisi tadi .
"Ayah pinggang Ayah masih kuat ." celetuk Angel memutus pandangan mereka berdua .
__ADS_1
"kalian membuat aku iri .ya sudah Aan sudah kenyang , Aan mau tidur siang dulu .Ayah Aan titip Anis , jangan lupa nanti antar Anis pulang ya .ingat dia masih polos jangan Ayah apa apain .kalau mau halalin dulu ." ucap Angel yang berlari karena andre melemparnya dengan kotak tisue .